Panduan e-Prescription Gonorrhea
Panduan e-Prescription untuk gonorrhea atau gonore ini dapat digunakan oleh dokter saat hendak memberikan terapi medikamentosa secara online.
Gonorrhea atau gonore adalah infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae. Kasus disebut sebagai gonorrhea nonkomplikata jika tidak ada bakteremia maupun penyebaran ke organ ekstragenital. Kasus nonkomplikata ini tetap perlu ditata laksana secara adekuat untuk menghindari sekuele serius.
Tanda dan Gejala
Infeksi Neisseria gonorrhoeae sering disertai dengan kopatogen lain, seperti Chlamydia trachomatis dan Mycoplasma genitalium. Kopatogen ini dapat menyebabkan servisitis pada wanita dan uretritis pada pria. Secara umum, manifestasi klinis yang dapat dialami oleh wanita adalah:
-
Servisitis dan vaginitis: ada rasa gatal pada vagina, duh vagina, menorrhagia, dan metrorrhagia
-
Uretritis: ada disuria, peningkatan urgency, dan peningkatan frekuensi berkemih
- Bartolinitis: ada nyeri pada labia dan duh
Sementara itu, pada laki-laki, manifestasi klinis yang dapat dialami adalah:
- Uretritis: ada disuria, duh uretra mukopurulen, dan nyeri saat ereksi
-
Prostatitis: ada demam, rasa tidak nyaman pada perineum atau area suprapubis, disuria, hematuria, tenesmus, retensi urine, konstipasi, dan obstipasi
-
Epididimitis: ada nyeri testis unilateral, edema testis, dan infertilitas[1-5]
Peringatan
Segera rujuk pasien ke fasilitas kesehatan jika terdapat:
-
Gonorrhea dengan komplikasi, seperti infertilitas, epididimitis, orkitis, bartolinitis, penyakit radang panggul, striktur uretra, prostatitis kronis, endokarditis infektif, atau meningitis
-
Infeksi gonokokus diseminata yang ditandai oleh trias tenosynovitis, dermatitis, dan poliartralgia[1,3]
Medikamentosa Gonorrhea Nonkomplikata
Antibiotik merupakan terapi utama untuk infeksi gonore genital, anorektal, maupun orofaringeal. Berdasarkan WHO tahun 2024, rekomendasi antibiotik adalah ceftriaxone 1 g intramuskular sebagai dosis tunggal.[16]
Namun, untuk peresepan online, pilihan antibiotik peroral adalah:
-
Cefixime 800 mg peroral sebagai dosis tunggal, lalu lakukan tes penyembuhan
-
Jika belum membaik atau tes penyembuhan tidak memungkinkan: cefixime 800 mg peroral ditambahkan azithromycin 2 g peroral, kedua obat sebagai dosis tunggal [16]
Jika resistensi, alergi, atau tidak tersedia sefalosporin, WHO menyarankan salah satu pilihan berikut:
- Spectinomycin 2 g intramuskular ditambah azithromycin 2 g peroral, kedua obat sebagai dosis tunggal
-
Gentamicin 240 mg intramuskular ditambah azithromycin 2 g peroral, kedua obat sebagai dosis tunggal [16]
Terapi pada Kehamilan
Terapi infeksi gonorrhea pada ibu hamil pada dasarnya sama dengan kelompok pasien lain. WHO merekomendasikan pemberian ceftriaxone 1 g intramuskular dosis tunggal, dengan alternatifnya cefixime 800 mg peroral dosis tunggal, lalu dilakukan tes penyembuhan.[16]
Akan tetapi, ibu hamil dengan gonorrhea sangat dianjurkan untuk mencari konsultasi dan pemeriksaan secara langsung dengan dokter.
Ditulis oleh: dr. Gabriele Kembuan
Direvisi oleh: dr. Hudiyati Agustini