Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Efek Samping dan Interaksi Obat Vitamin B1 (Thiamine) general_alomedika 2026-04-16T11:52:32+07:00 2026-04-16T11:52:32+07:00
Vitamin B1 (Thiamine)
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan Pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Efek Samping dan Interaksi Obat Vitamin B1 (Thiamine)

Oleh :
dr. DrRiawati MMedPH
Share To Social Media:

Vitamin B1 atau tiamin secara umum aman dikonsumsi secara oral, dan jarang menimbulkan efek samping berat. Pada pemberian parenteral, dapat terjadi reaksi anafilaksis dan henti jantung mendadak. Namun, efek samping ini jarang ditemukan.

Interaksi obat terjadi antara vitamin B1 dengan beberapa antibiotik, misalnya eritromisin, klaritromisin, dan omadacycline. Selain itu, obat-obatan seperti, furosemide dan fluorouracil dilaporkan dapat menurunkan kadar vitamin B1 dalam tubuh.

Efek Samping

Konsumsi vitamin B1 secara oral dilaporkan cukup aman. Efek samping yang dapat terjadi, meskipun jarang, pada pemberian vitamin B1 secara parenteral adalah reaksi anafilaksis dan henti jantung mendadak. Pasien yang menerima tiamin secara intravena perlu mendapat pengawasan oleh tenaga kesehatan selama terapi.[23,24]

Efek samping lain yang pernah dilaporkan, antara lain:

  • Gastrointestinal, seperti mual, rasa tercekik di tenggorokan, dan perdarahan saluran cerna
  • Kulit, seperti berkeringat, kulit hangat, ruam merah, dan nyeri atau indurasi pada tempat injeksi
  • Reaksi hipersensitivitas, seperti gatal, angioedema, urtikaria

  • Lainnya, yaitu rasa gelisah, edema pulmonal, dan sianosis[20]

Interaksi Obat

Vitamin B1 berinteraksi dengan antibiotik makrolida seperti eritromisin, klaritromisin, azitromisin, dan roxithromycin. Antibiotik tersebut dapat menurunkan efek dari vitamin B1 dengan cara mengganggu keseimbangan flora normal intestinal.[19]

Vitamin B1 juga berinteraksi dengan omadacycline, yaitu antibiotik spektrum luas golongan tetrasiklin. Vitamin B1 akan menurunkan efek omadacycline dengan menghambat penyerapannya pada lumen usus. Hal ini akan menurunkan efektivitas terapeutik dari omadacycline.[19]

Selain itu, beberapa obat-obatan lain, seperti furosemide dan fluorouracil, dapat menurunkan kadar vitamin B1 dalam tubuh. Sehingga, pasien yang menjalani pengobatan dengan obat-obatan ini perlu memantau kadar vitamin B1 dalam tubuh. Furosemide dihubungkan dengan penurunan konsentrasi vitamin B1, bahkan dapat menyebabkan terjadinya defisiensi. Hal ini disebabkan oleh peningkatan jumlah vitamin B1 yang dibuang melalui urin.[18]

Fluorouracil, suatu agen kemoterapi yang biasa dipakai untuk kanker kolorektal, diduga berhubungan dengan beberapa kasus penyakit beri-beri dan ensefalopati Wernicke. Fluorouracil diduga meningkatkan metabolisme vitamin B1, serta menghambat pembentukan bentuk aktif vitamin B1, yaitu tiamin pirofosfat (TPP). Pemberian suplementasi vitamin B1 dapat menyembuhkan keadaan ini.[18]

Pemberian vitamin B1 bersama dengan cairan IV dekstrosa dapat memperburuk gejala defisiensi tiamin, serta meningkatkan efek neuromuscular blocking agents, seperti suksinilkolin dan rocuronium.[19,20]

Interaksi dengan Makanan dan Minuman

Vitamin B1 berinteraksi dengan alkohol. Alkohol dapat menghambat penyerapan vitamin B1 di intestinal. Pada pasien dengan alkoholisme kronik, dapat terjadi defisiensi vitamin B1 hingga sindrom Wernicke-Korsakoff.

Pasien obesitas yang sering mengonsumsi karbohidrat sederhana, akan mengalami peningkatan pemakaian vitamin B1 dalam tubuhnya. Pasien seperti ini berisiko mengalami defisiensi vitamin B1, dan membutuhkan asupan vitamin B1 yang lebih besar jumlahnya.[2,7,18]

 

 

Direvisi oleh: dr. Livia Saputra

Referensi

2. Pacei F, Tesone A, Laudi N, et al. The Relevance of Thiamine Evaluation in a Practical Setting. Nutrients. 2020 Sep 13;12(9):2810. doi: 10.3390/nu12092810.
7. Martel JL, Doshi H, Sina RE, et al. Vitamin B1 (Thiamine) [Updated 2024 Jan 31]. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2026 Jan-.
18. Polegato BF, Pereira AG, Azevedo PS, et al. Role of Thiamin in Health and Disease. Nutr Clin Pract. 2019 Aug;34(4):558-564. doi: 10.1002/ncp.10234.
19. Anonym. Thiamine. Medscape. 2022. https://reference.medscape.com/drug/vitamin-b1-thiamine-344428
20. MIMS. Thiamine. MIMS. 2026. http://www.mims.com/indonesia/drug/info/thiamine/?type=brief&mtype=generic
23. Juel J, Pareek M, Langfrits CS, Jensen SE. Anaphylactic shock and cardiac arrest caused by thiamine infusion. BMJ Case Rep. 2013 Jul 12;2013:bcr2013009648. doi: 10.1136/bcr-2013-009648.
24. Thomson A, Guerrini I, Marshall EJ. Incidence of Adverse Reactions to Parenteral Thiamine in the Treatment of Wernicke's Encephalopathy, and Recommendations. Alcohol Alcohol. 2019 Dec 1;54(6):609-614. doi: 10.1093/alcalc/agy091.

Indikasi dan Dosis Vitamin B1 (T...
Penggunaan Pada Kehamilan dan Ib...

Artikel Terkait

  • Penggunaan Vitamin B untuk Penanganan Kasus Kelelahan
    Penggunaan Vitamin B untuk Penanganan Kasus Kelelahan
  • Dampak Peresepan Vitamin B Kompleks secara Berlebihan
    Dampak Peresepan Vitamin B Kompleks secara Berlebihan
  • Suplementasi Vitamin B pada Cemas dan Depresi
    Suplementasi Vitamin B pada Cemas dan Depresi
  • Peran Vitamin B Neurotropik untuk Neuropati Perifer pada Pasien Diabetes Melitus
    Peran Vitamin B Neurotropik untuk Neuropati Perifer pada Pasien Diabetes Melitus
  • Stop Meresepkan Vitamin B Secara Berlebihan
    Stop Meresepkan Vitamin B Secara Berlebihan

Lebih Lanjut

Diskusi Terbaru
dr.Elizabeth Anastasya
Dibalas 2 jam yang lalu
Ikuti Webinar ber-SKP Kemenkes - Navigasi Kanker Payudara: Peran Terapi Multimodalitas Rabu , 20 Mei 2026 Jam:14.30 - 16.00 WIB
Oleh: dr.Elizabeth Anastasya
1 Balasan
ALO DokterPasien datang dengan keluhan benjolan pada payudara—apakah pemeriksaan yang dapat Anda lakukan sebagai langkah deteksi dini kanker payudara?...
Anonymous
Dibalas 09 Mei 2026, 22:33
Luka di sekitar anus
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Alo dokter, saya mau konsul pasien dengan keluhan perih saat BAB. Setelah diperiksa ditemukan luka seperti pada gambar. Pasien mengatakan sempat menggaruk...
dr.Eurena Maulidya
Dibalas 09 Mei 2026, 22:17
HantaVirus Outbreak 2026: Apakah ini Pandemi Berikutnya?
Oleh: dr.Eurena Maulidya
4 Balasan
ALO Dokter. Laporan terbaru mengenai klaster kasus Hantavirus Cardiopulmonary Syndrome (HCPS) di sebuah kapal pesiar pada awal tahun 2026 telah memicu alarm...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.