Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Efek Samping dan Interaksi Obat Pentoxifylline general_alomedika 2026-08-29T17:05:55+07:00 2026-08-29T17:05:55+07:00
Pentoxifylline
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Efek Samping dan Interaksi Obat Pentoxifylline

Oleh :
dr.Dina Fauziah
Share To Social Media:

Efek samping pentoxifilin atau pentoxifylline terutama pada sistem gastrointestinal, yaitu mual dan muntah. Pemberian pentoxifylline bersama warfarin diduga dapat menyebabkan interaksi obat yang meningkatkan risiko perdarahan.[1,4]

Efek Samping

Efek samping yang paling sering dilaporkan adalah gangguan gastrointestinal dan sistem saraf pusat ringan. Keluhan yang paling umum meliputi mual, muntah, dispepsia, nyeri atau rasa tidak nyaman pada perut, kembung, diare, pusing, dan sakit kepala.

Pada sistem kardiovaskular dapat terjadi flushing (kemerahan pada wajah), sedangkan efek yang lebih jarang meliputi nyeri dada, palpitasi, takikardia, aritmia, hipertensi, hipotensi, dan sesak napas. Sebagian besar efek samping ini bersifat ringan hingga sedang dan sering kali dapat dikurangi dengan mengonsumsi obat setelah makan atau dengan menurunkan dosis.

Meski jarang (<1%), pentoxifylline dapat menimbulkan efek samping serius dan berpotensi fatal. Reaksi hipersensitivitas berat seperti anafilaksis dan angioedema dapat terjadi dan memerlukan penghentian obat segera. Efek hematologis berat meliputi trombositopenia, leukopenia, pansitopenia, dan anemia aplastik.

Efek neurologis serius yang pernah dilaporkan antara lain kejang dan meningitis aseptik, sedangkan pada hati dapat terjadi hepatitis dan peningkatan enzim hati. Pada pasien dengan penyakit jantung atau serebrovaskular yang mendasari, terdapat laporan angina, hipotensi berat, dan aritmia.[1,4,5]

Interaksi Obat

Pentoxifylline dapat memperkuat efek antihipertensi dari beta blocker, diuretik, nifedipine, captopril, dan obat antihipertensi lain, sehingga berpotensi menyebabkan penurunan tekanan darah yang berlebihan.

Pentoxifylline juga dapat meningkatkan efek obat antidiabetes oral seperti glibenklamid dan metformin, sehingga meningkatkan risiko hipoglikemia dan memerlukan pemantauan kadar glukosa darah serta kemungkinan penyesuaian dosis obat antidiabetes.

Selain itu, pentoxifylline dapat meningkatkan risiko perdarahan bila digunakan bersama antikoagulan seperti warfarin atau antiplatelet seperti aspirin dan clopidogrel. Pentoxifylline juga dapat meningkatkan kadar plasma teofilin dengan menurunkan klirensnya, sehingga meningkatkan risiko toksisitas teofilin.

Penggunaan bersamaan dengan ketorolac sebaiknya dihindari karena dapat semakin meningkatkan risiko perdarahan gastrointestinal maupun sistemik.[1,4,5]

Tabel 1. Interaksi Obat Pentoxifilin

 Interaksi Obat

 Nama Obat

 Meningkatkan konsentrasi obat

 Cimetidine, Amiodarone, Ciprofloxacin, Duloxetine, Fluvoxamine, Methoxsalen, Mexiletine, Ofloxacin, Primaquine, Zileuton

 Meningkatkan Prothrombin Time secara signifikan

 Warfarin

 Saling meningkatkan efek terapi masing-masing

 Amifostine, Benazepril, Captopril, Insulin

 Meningkatkan toksisitas obat dan risiko perdarahan

 Fluoxetine, Fluvoxamine

 Meningkatkan toksisitas obat dan risiko hipotensi

 Nifedipine

 Meningkatkan efek antiglikemik

 Glibenklamid, Metformin

Sumber: dr. Dizi Bellari Putri, Alomedika, 2022.

 

 

Direvisi oleh: dr. Bedry Qintha

Referensi

1. ASHP. Pentoxifylline. 2025. https://www.drugs.com/monograph/pentoxifylline.html
4. Pentoxifilin (Rx). Medscape. 2026. https://reference.medscape.com/drug/trental-pentoxil-Pentoxifilin-342179.
5. Annamaraju P, Patel P, Baradhi KM. Pentoxifylline. In: StatPearls. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2026. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK559096/

Indikasi dan Dosis Pentoxifylline
Penggunaan pada Kehamilan dan Ib...

Artikel Terkait

  • Perbandingan Revaskularisasi Endovaskular dan Latihan Fisik untuk Penanganan Klaudikasio Intermiten
    Perbandingan Revaskularisasi Endovaskular dan Latihan Fisik untuk Penanganan Klaudikasio Intermiten
  • Efikasi dan Keselamatan Penggunaan Kolkisin Dosis Rendah Setelah Infark Miokardium: Colchicine Cardiovascular Outcomes Trial – Telaah Jurnal
    Efikasi dan Keselamatan Penggunaan Kolkisin Dosis Rendah Setelah Infark Miokardium: Colchicine Cardiovascular Outcomes Trial – Telaah Jurnal
  • Kadar HDL Tinggi Bisa Meningkatkan Risiko Penyakit Kardiovaskular
    Kadar HDL Tinggi Bisa Meningkatkan Risiko Penyakit Kardiovaskular
  • Regresi Plak Aterosklerosis: Mungkinkah?
    Regresi Plak Aterosklerosis: Mungkinkah?
  • Apakah Semua Pasien Hiperkolesterolemia Perlu Mendapat Statin?
    Apakah Semua Pasien Hiperkolesterolemia Perlu Mendapat Statin?

Lebih Lanjut

Diskusi Terkait
dr. Bakry R.S., Sp.JP FIHA
Dibuat 10 Agustus 2025, 14:38
Pemberian Acetyl Cysteine (antioksidan) dapat menurunkan progresivitas aterosklerosis
Oleh: dr. Bakry R.S., Sp.JP FIHA
0 Balasan
ALO Dokter. Berikut saya lampirkan hasil penelitian saya terkait pemberian antioksidan (acetyl cysteine) terhadap kelompok tikus...
dr. Hudiyati Agustini
Dibalas 29 Desember 2022, 16:17
Manfaat suplemen omega untuk pasien dengan skor kalsium tidak nol - Jantung Ask the Expert
Oleh: dr. Hudiyati Agustini
1 Balasan
ALO dr. Farhanah SpJP(K), apakah ada manfaat suplemen omega dalam mencegah perburukan atherosklorosis koroner?Terimakasih
Anonymous
Dibalas 09 Oktober 2022, 22:26
Pasien usia 48 tahun dengan tidak nyaman ketika berdiri maupun berjalan, kaki jadi dingin bila berdiri lama
Oleh: Anonymous
6 Balasan
Alo dokter, konsul pasien usia 48 tahun dengan keluhan rasa tidak nyaman bila berdiri, membaik bila duduk dan istirahat, memberat bila berjalan. Kaki pasien...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.