Pendahuluan Tuberkulosis Paru
Tuberkulosis paru atau TB paru adalah penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis pada paru. Saat ini, Indonesia merupakan kontributor kedua terbesar terhadap epidemi tuberkulosis global, yakni menyumbang sekitar 10% kasus tuberkulosis.
Tuberkulosis paru ditularkan melalui udara ketika penderita batuk, bersin, atau meludah sehingga bakteri terhirup orang di sekitar. Bakteri ini juga dapat menginfeksi organ lain, seperti organ pencernaan, organ limfaretikular, kulit, sistem saraf pusat, sistem muskuloskeletal, hati, dan sistem reproduksi.[1,2]
Diagnosis tuberkulosis paru ditegakkan berdasarkan pemeriksaan bakteriologis, klinis, dan pemeriksaan penunjang lainnya. Proses evaluasi diawali dengan anamnesis dan identifikasi keluhan sesuai gejala yang dialami pasien. Tanda dan gejala klinis, bila ada, umumnya bersifat tidak spesifik sehingga sering kali tidak cukup untuk menegakkan diagnosis secara pasti.[2,3]
Referensi
(Konten ini khusus untuk dokter. Registrasi untuk baca selengkapnya)