Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Kontraindikasi dan Peringatan Sulpiride annisa-meidina 2026-06-11T10:52:55+07:00 2026-06-11T10:52:55+07:00
Sulpiride
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Kontraindikasi dan Peringatan Sulpiride

Oleh :
dr. Lina Yohanes, Sp.FK
Share To Social Media:

Kontraindikasi sulpiride adalah penggunaan pada pasien dengan kanker payudara dan adenoma pituitari. Peringatan diperlukan terkait risiko efek samping berat, termasuk hiperprolaktinemia dan aritmia, serta adanya peningkatan risiko stroke dan dementia.[4,6]

Kontraindikasi

Sulpiride dikontraindikasikan pada pasien yang memiliki hipersensitivitas terhadap sulpiride atau komponen penyusunnya karena dapat memicu reaksi alergi yang serius. Obat ini juga tidak boleh digunakan pada pasien dengan tumor yang bergantung pada prolaktin, seperti adenoma pituitari penghasil prolaktin dan kanker payudara, karena sulpiride meningkatkan kadar prolaktin dalam darah.

Selain itu, sulpiride kontraindikasi pada pasien dengan pheochromocytoma yang diketahui atau dicurigai karena dapat memicu pelepasan katekolamin secara berlebihan dan menyebabkan krisis hipertensi yang berbahaya. Penggunaan sulpiride juga tidak dianjurkan pada pasien dengan porfiria akut karena dapat memperburuk kondisi tersebut.

Kontraindikasi lain berkaitan dengan interaksi obat yang dapat menimbulkan efek serius, terutama gangguan irama jantung dan antagonisme dopaminergik. Sulpiride tidak boleh digunakan bersama agonis dopamin non-Parkinson seperti cabergoline dan quinagolide. Kombinasi dengan citalopram, escitalopram, hydroxyzine, domperidone, dan piperaquine juga dikontraindikasikan karena dapat meningkatkan risiko pemanjangan interval QT dan torsades de pointes.[1,4]

Peringatan

Pada pasien lanjut usia dengan dementia, penggunaan antipsikotik dikaitkan dengan peningkatan mortalitas. Sementara itu, pada pasien dengan faktor risiko stroke diperlukan pemantauan ketat karena obat ini diduga dapat meningkatkan risiko kejadian serebrovaskular. Sulpiride juga dapat meningkatkan kadar prolaktin sehingga penggunaannya perlu diawasi pada pasien dengan riwayat pribadi atau keluarga kanker payudara.

Selain itu, obat ini dapat menurunkan motilitas usus dan menyebabkan konstipasi berat, ileus, bahkan iskemia usus, terutama bila dikombinasikan dengan obat antikolinergik. Pasien harus segera diperiksa bila muncul nyeri perut, muntah, atau diare. Risiko diskinesia tardif juga perlu diperhatikan, khususnya pada lansia meskipun digunakan dalam dosis rendah.

Pada pasien diabetes atau berisiko diabetes, kadar glukosa darah perlu dipantau secara berkala karena antipsikotik dapat memengaruhi metabolisme glukosa. Pada epilepsi, sulpiride dapat menurunkan ambang kejang sehingga meningkatkan risiko konvulsi. Karena eliminasi utamanya melalui ginjal, dosis harus disesuaikan pada pasien dengan insufisiensi ginjal dan pemantauan klinis diperketat.

Lansia juga lebih rentan mengalami hipotensi ortostatik, sedasi, dan efek ekstrapiramidal. Selain itu, penggunaan sulpiride bersama alkohol atau obat lain yang memanjangkan interval QT sebaiknya dihindari karena dapat meningkatkan risiko efek samping serius, termasuk depresi saraf pusat dan aritmia jantung.[4]

Referensi

1. National Library of Medicine. Compound Summary Sulpiride. 2026. https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/compound/Sulpiride
4. BPOM. Dogmatil ® Sulpiride. 2025. https://registrasiobat.pom.go.id/files/assesment-reports/01776734856.pdf
6. MIMS. Sulpiride. 2026. https://www.mims.com/indonesia/drug/search?q=sulpiride&mtype=brand

Penggunaan pada Kehamilan dan Ib...
Pengawasan Klinis Sulpiride

Artikel Terkait

  • Pencegahan Relaps pada Schizophrenia
    Pencegahan Relaps pada Schizophrenia
  • Risiko Sindrom Metabolik pada Penggunaan Antipsikotik
    Risiko Sindrom Metabolik pada Penggunaan Antipsikotik
  • Meningkatnya Risiko Penyakit Jantung pada Penderita Skizofrenia
    Meningkatnya Risiko Penyakit Jantung pada Penderita Skizofrenia
  • Pengaturan Dosis Antipsikotik untuk Optimalisasi Pencegahan Kekambuhan Schizophrenia
    Pengaturan Dosis Antipsikotik untuk Optimalisasi Pencegahan Kekambuhan Schizophrenia
  • Penggunaan Ganja dan Kaitannya dengan Gangguan Depresi Mayor, Gangguan Bipolar, dan Skizofrenia
    Penggunaan Ganja dan Kaitannya dengan Gangguan Depresi Mayor, Gangguan Bipolar, dan Skizofrenia

Lebih Lanjut

Diskusi Terkait
dr.Ni Putu Intan Sri Maharani
Dibuat 30 April 2025, 21:17
Buku psikiatri anak dan remaja beserta obat dan dosisnya
Oleh: dr.Ni Putu Intan Sri Maharani
0 Balasan
Alo dokter. Ada yang tau gak buku psikiatri anak dan remajaBerserta dosis2 obatnya?Terimakasih
Anonymous
Dibalas 16 September 2024, 09:43
Kapan obat skizofrenia dapat diturunkan dosisnya
Oleh: Anonymous
4 Balasan
Alodok, izin konsu dokter,l saya dapat pasien skizofrenia, sekitar 4 bulan yang lalu pasien tersebut dibawa berobat ke RSJ yang kemudian di beri obat...
dr.Ni Putu Intan Sri Maharani
Dibalas 29 Juli 2024, 22:27
Skizofrenia hebefrenik yang menyerang apakah bisa diberikan injeksi diazepam
Oleh: dr.Ni Putu Intan Sri Maharani
2 Balasan
Pasien mengamuk, putus obat trifluoperasoneHendak mau memberikan obat lagiTapi pasiennya mengamuk hingga memukulSaya ingin memberikan obat injeksi tapi...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.