Indikasi dan Dosis Sulpiride
Indikasi sulpiride adalah untuk terapi skizofrenia, depresi, dan vertigo. Obat ini juga dapat digunakan pada ulkus gastrointestinal, seperti ulkus peptikum. Rentang dosis yang umum diberikan adalah 50-200 mg/hari.[4,6]
Skizofrenia
Sulpiride digunakan untuk mengatasi gejala skizofrenia pada dewasa, lansia, dan anak ≥14 tahun. Pada dosis lebih rendah, sulpiride lebih efektif memperbaiki gejala negatif. Pada dosis lebih tinggi, efek terhadap gejala positif menjadi lebih kuat.
Pada pasien dewasa dengan gejala positif yang menonjol, dosis dimulai dengan 400 mg, diberikan dua kali sehari, bisa dititrasi jika diperlukan. Dosis maksimal adalah 1200 mg.
Pada pasien dewasa dengan gejala negatif yang menonjol, dosis dimulai dengan 400 mg dua kali sehari, bisa diturunkan menjadi 200 mg dua kali sehari. Pada pasien dengan gejala campuran (positif dan negatif tidak ada yang lebih menonjol), dosis inisial bisa digunakan 400-600 mg dua kali sehari.
Pasien anak ≥14 tahun dapat menggunakan dosis yang sama dengan dewasa. Pada lansia, dosis perlu dimulai dalam rentang yang lebih rendah dan disesuaikan dengan respon klinis.[1,6]
Depresi
Untuk depresi, sulpiride umumnya digunakan dalam dosis lebih rendah, yakni 50-150 mg/hari. Meski demikian, perlu diketahui bahwa sulpiride bukan termasuk terapi yang dianjurkan dalam pedoman klinis untuk mengatasi depresi. Terapi lini pertama yang dianjurkan adalah psikoterapi. Jika akan ditambahkan farmakoterapi, maka pilihannya adalah antidepresan seperti clomipramine dan paroxetine.[9,10]
Vertigo
Sulpiride bisa digunakan untuk penanganan vertigo dalam dosis 150-300 mg/hari. Meski demikian, perlu dicatat bahwa sulpiride bukan merupakan terapi pilihan untuk vertigo. Pasien vertigo bisa diterapi dengan manuver Epley. Jika akan diberikan farmakoterapi, bisa digunakan betahistine.[4,11]
Ulkus Gatrointestinal
Pada kasus ulkus gastrointestinal, seperti ulkus peptikum, sulpiride bisa diberikan dalam dosis 150 mg/hari selama 3 minggu. Dosis lanjutan bisa berkisar 50-150 mg/hari selama 3-4 minggu. Meski demikian, obat ini bukan merupakan terapi pilihan untuk penanganan ulkus gastrointestinal.[4]