Pendahuluan Sulpiride
Sulpiride adalah obat resep yang digunakan untuk penanganan skizofrenia, depresi, dan vertigo. Obat ini juga terkadang digunakan pada kasus gastrointestinal, seperti ulkus peptikum. Sulpiride bekerja sebagai antagonis reseptor dopamin. Sulpiride tidak memiliki efek pada reseptor adrenergik, kolinergik, gamma-aminobutyric acid, histamine, dan serotonergik.[1-4]
Penggunaan sulpiride telah dikaitkan dengan berbagai efek samping berat, termasuk stroke dan dementia. Penggunaan sulpiride harus berhati-hati pada pasien yang memiliki faktor risiko stroke dan populasi geriatri.[4]
Pada uji klinis yang membandingkan sulpiride dengan haloperidol, sulpiride memberikan efek peningkatan kadar prolaktin yang signifikan dibandingkan haloperidol. Meski demikian, sulpiride berkaitan dengan gejala ekstrapiramidal yang lebih sedikit.[5]
Penggunaan sulpiride dikontraindikasikan pada pasien dengan prolactin-dependent tumor, seperti kanker payudara dan adenoma pituitari, serta pada pasien dengan pheochromocytoma. Sulpiride juga tidak boleh dikombinasikan dengan cabergoline, citalopram, escitalopram, dan domperidone.[4]
Di Indonesia, sulpiride tersedia dalam merek dagang Dogmatil®.[4,6]
Tabel 1. Deskripsi Singkat Sulpiride
| Perihal | Deskripsi |
| Kelas | Antipsikotik.[1] |
| Subkelas | Benzamide.[1] |
| Akses | Resep.[4] |
| Wanita hamil | Kategori FDA: Tidak tersedia.[1,6] Kategori TGA: Tidak tersedia.[7] |
| Wanita menyusui | Dikeluarkan ke ASI.[4] |
| Anak-anak | Digunakan pada usia ≥14 tahun.[6] |
| Infant | Tidak direkomendasikan.[6] |
| FDA | Not approved.[1] |