Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Pengawasan Klinis Sulpiride annisa-meidina 2026-06-11T10:53:44+07:00 2026-06-11T10:53:44+07:00
Sulpiride
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Pengawasan Klinis Sulpiride

Oleh :
dr. Lina Yohanes, Sp.FK
Share To Social Media:

Pengawasan klinis pada penggunaan sulpiride mencakup pemantauan kondisi neurologis karena sulpiride dapat menyebabkan gejala ekstrapiramidal seperti tremor, rigiditas, akatisia, distonia, dan diskinesia tardif, terutama pada penggunaan jangka panjang atau dosis tinggi. Dokter juga perlu mengevaluasi adanya sedasi berlebihan, perubahan perilaku, agitasi, maupun tanda neuroleptic malignant syndrome yang memerlukan penanganan segera.

Pengawasan kardiovaskular juga diperlukan karena sulpiride dapat memanjangkan interval QT dan meningkatkan risiko aritmia ventrikel seperti torsades de pointes. Pemantauan elektrokardiografi (EKG) dianjurkan terutama pada pasien lansia, pasien dengan penyakit jantung, gangguan elektrolit, atau yang menggunakan obat lain yang juga memengaruhi interval QT.

Tekanan darah perlu dipantau secara rutin karena sulpiride dapat menyebabkan hipotensi ortostatik, terutama pada awal terapi atau pada pasien usia lanjut. Selain itu, pemeriksaan elektrolit seperti kadar kalium diperlukan bila pasien menggunakan diuretik atau memiliki kondisi yang meningkatkan risiko hipokalemia.

Pada pasien diabetes atau yang memiliki faktor risiko diabetes, kadar glukosa darah perlu dipantau karena antipsikotik dapat memengaruhi metabolisme glukosa. Fungsi ginjal diperiksa secara berkala karena sulpiride terutama dieliminasi melalui ginjal dan akumulasi obat dapat terjadi pada insufisiensi ginjal.

Pemeriksaan darah lengkap dianjurkan bila muncul demam atau infeksi yang tidak jelas penyebabnya, karena sulpiride dapat menyebabkan leukopenia, neutropenia, atau agranulositosis. Pada anak-anak, pemantauan perkembangan kognitif dan kemampuan belajar dianjurkan selama penggunaan jangka panjang.[1,4,6]

 

Referensi

1. National Library of Medicine. Compound Summary Sulpiride. 2026. https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/compound/Sulpiride
4. BPOM. Dogmatil ® Sulpiride. 2025. https://registrasiobat.pom.go.id/files/assesment-reports/01776734856.pdf
6. MIMS. Sulpiride. 2026. https://www.mims.com/indonesia/drug/search?q=sulpiride&mtype=brand

Kontraindikasi dan Peringatan Su...

Artikel Terkait

  • Pencegahan Relaps pada Schizophrenia
    Pencegahan Relaps pada Schizophrenia
  • Risiko Sindrom Metabolik pada Penggunaan Antipsikotik
    Risiko Sindrom Metabolik pada Penggunaan Antipsikotik
  • Meningkatnya Risiko Penyakit Jantung pada Penderita Skizofrenia
    Meningkatnya Risiko Penyakit Jantung pada Penderita Skizofrenia
  • Pengaturan Dosis Antipsikotik untuk Optimalisasi Pencegahan Kekambuhan Schizophrenia
    Pengaturan Dosis Antipsikotik untuk Optimalisasi Pencegahan Kekambuhan Schizophrenia
  • Penggunaan Ganja dan Kaitannya dengan Gangguan Depresi Mayor, Gangguan Bipolar, dan Skizofrenia
    Penggunaan Ganja dan Kaitannya dengan Gangguan Depresi Mayor, Gangguan Bipolar, dan Skizofrenia

Lebih Lanjut

Diskusi Terkait
dr.Ni Putu Intan Sri Maharani
Dibuat 30 April 2025, 21:17
Buku psikiatri anak dan remaja beserta obat dan dosisnya
Oleh: dr.Ni Putu Intan Sri Maharani
0 Balasan
Alo dokter. Ada yang tau gak buku psikiatri anak dan remajaBerserta dosis2 obatnya?Terimakasih
Anonymous
Dibalas 16 September 2024, 09:43
Kapan obat skizofrenia dapat diturunkan dosisnya
Oleh: Anonymous
4 Balasan
Alodok, izin konsu dokter,l saya dapat pasien skizofrenia, sekitar 4 bulan yang lalu pasien tersebut dibawa berobat ke RSJ yang kemudian di beri obat...
dr.Ni Putu Intan Sri Maharani
Dibalas 29 Juli 2024, 22:27
Skizofrenia hebefrenik yang menyerang apakah bisa diberikan injeksi diazepam
Oleh: dr.Ni Putu Intan Sri Maharani
2 Balasan
Pasien mengamuk, putus obat trifluoperasoneHendak mau memberikan obat lagiTapi pasiennya mengamuk hingga memukulSaya ingin memberikan obat injeksi tapi...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.