Penatalaksanaan Perdarahan Postpartum
Penatalaksanaan perdarahan postpartum atau postpartum hemorrhage (PPH) dilakukan secara cepat dan simultan melalui stabilisasi hemodinamik, transfusi darah bila diperlukan, serta pemantauan kondisi pasien. Tata laksana selanjutnya difokuskan pada penyebab perdarahan, seperti pemberian uterotonika untuk atonia uteri, perbaikan laserasi jalan lahir, evakuasi sisa jaringan plasenta, atau koreksi gangguan koagulasi.[1-3,5,7,15,16]
Tata Laksana Umum
Tindakan awal untuk pasien perdarahan postpartum adalah penilaian dan penanganan kegawatdaruratan, termasuk tanda-tanda syok hipovolemik. Tata laksana umum meliputi:
Referensi
(Konten ini khusus untuk dokter. Registrasi untuk baca selengkapnya)