Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Etiologi Hemartrosis annisa-meidina 2026-01-09T16:01:26+07:00 2026-01-09T16:01:26+07:00
Hemartrosis
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Etiologi Hemartrosis

Oleh :
dr. Putri Kumala Sari
Share To Social Media:

Etiologi hemartrosis adalah perdarahan ke dalam rongga sendi akibat kerusakan pembuluh darah intraartikular. Etiologi tersering meliputi trauma, kelainan koagulasi seperti hemofilia, serta komplikasi pasca prosedur intraartikular.[1,3]

Hemartrosis Traumatik

Cedera traumatik adalah penyebab tersering hemartrosis. Pada hemartrosis traumatik, perdarahan intraartikular biasanya terjadi akibat cedera yang melibatkan struktur ligamen, tulang, atau kartilago yang menyebabkan akumulasi darah bercampur cairan sinovial.

Trauma akibat jatuh, olahraga, aktivitas fisik dengan risiko benturan tinggi, dan kecelakaan dapat menimbulkan perdarahan intraartikular melalui robekan pada struktur intraartikular atau pembuluh darah periartikular.[1,2]

Selain itu, hemartrosis pascaoperasi, seperti setelah tindakan artroplasti lutut total, telah dikaitkan dengan pembentukan jaringan vaskular intraartikular yang bersifat aktif secara hemodinamik sehingga menyebabkan perdarahan berulang ke dalam ruang sendi dalam beberapa bulan hingga tahun pascaoperasi.[1,3]

Hemartrosis Atraumatik

Hemartrosis atraumatik terutama terjadi akibat kelainan perdarahan. Kelainan perdarahan herediter meliputi hemofilia A dan B, dan defisiensi faktor koagulasi VIII atau IX yang menyebabkan perdarahan spontan berulang pada sendi, terutama lutut, sejak masa kanak-kanak. Perdarahan berulang dapat menimbulkan sinovitis hemofilik kronik yang berlanjut menjadi artropati hemofilik dengan nyeri, deformitas, serta disabilitas sendi.[1,2,5]

Kelainan perdarahan didapat (acquired) dapat disebabkan oleh penyakit hati atau penyakit ginjal lanjut, defisiensi vitamin K, disseminated intravascular coagulation (DIC), serta penggunaan obat antikoagulan. Pada kondisi ini, gangguan hemostasis meningkatkan kerentanan terhadap perdarahan intraartikular, bahkan tanpa adanya trauma.

Selain gangguan koagulasi, beberapa penyebab atraumatik lain meliputi:

  • Gangguan neurologi: reflex sympathetic dystrophy, diabetic neuropathic arthropathy

  • Gangguan vaskular: ruptur aneurisma arteri perifer, dan robekan degeneratif arteri perifer pada osteoartritis

  • Infeksi: artritis septik bakterial

  • Neoplasma: hemangioma sinovial jinak, pigmented villonodular synovitis, atau keganasan di sekitar rongga sendi maupun metastasis tumor lain.[1,3]

Faktor Risiko

Beberapa kondisi yang dapat meningkatkan risiko terjadinya hemartrosis antara lain osteoartritis, penyakit sel sabit (sickle cell disease), dan defisiensi vitamin C (scurvy). Pada pasien hemofilia berat, risiko terjadinya hemartrosis (annual joint bleeding rate) meningkat pada populasi usia 20-44 tahun, ras kulit putih, etnis non-hispanik, dan ketidakpatuhan terhadap terapi maupun profilaksis hemofilia.[6,7]

Referensi

1. Lombardi M, Cardenas AC. Hemarthrosis. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing, 2023.
2. Lyons LP, Weinberg JB, Wittstein JR, McNulty AL. Blood in the joint: effects of hemarthrosis on meniscus health and repair techniques. Osteoarthritis and cartilage, 2021. 29(4): 471–479. https://doi.org/10.1016/j.joca.2020.11.008
3. Potpally N, Rodeo S, So P, et al. A Review of Current Management of Knee Hemarthrosis in the Non-Hemophilic Population. Cartilage, 2021. 13(1_suppl), 116S–121S. https://doi.org/10.1177/1947603520942937
5. Mehta P, Reddivari AKR. Hemophilia. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing, 2023.
6. Manco-Johnson MJ, Le B, Acharya S, et al. Risk factors for joint bleeding in severe hemophilia A and B: analysis of the Community Counts longitudinal surveillance cohort. Blood vessels, thrombosis & hemostasis, 2025. 2(3), 100047. https://doi.org/10.1016/j.bvth.2025.100047
7. Nigrovic PA. Hemarthrosis. 2024. https://www.uptodate.com/contents/overview-of-hemarthrosis

Patofisiologi Hemartrosis
Epidemiologi Hemartrosis
Diskusi Terbaru
Anonymous
Dibalas 1 jam yang lalu
Perkiraan BB bayi atau anak sesuai usia
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Alo dokter...ijin bertanya....adakah perhitungan khusus utk memperkirakan BB bayi atau anak?Contoh kasus :Bayi usia 3 bln dibawa ortu krn kejang, kita blm...
Anonymous
Dibalas 13 jam yang lalu
Obat HT seumur hidup
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Alo dokter, untuk obat HT apakah seumur hidup harus diminum? Di lapangan, kdng saya ketemu pasien yg hanya beberapa bln saja minum obat HT tp lalu disarankan...
Anonymous
Dibalas 3 jam yang lalu
Pengurusan serkom
Oleh: Anonymous
2 Balasan
ALO DokterSelamat siang dokter semuanya 🙏🏻Izin bertanya, terkait pengurusan serkom terbaru bagaimana ya Dokter” semua ?Ke link atau website mana kita harus...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.