Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Vulvodinia annisa-meidina 2026-01-08T11:32:21+07:00 2026-01-08T11:32:21+07:00
Vulvodinia
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Pendahuluan Vulvodinia

Oleh :
dr. Alicia Pricelda
Share To Social Media:

Vulvodinia adalah suatu kondisi nyeri pada vulva, yakni bagian terluar alat kelamin wanita, yang setidaknya sudah berlangsung selama 3 bulan tanpa penyebab lain yang dapat diidentifikasi meskipun terdapat faktor potensial yang mungkin berkontribusi. Vulvodinia dianggap sebagai salah satu nyeri idiopatik. Gejalanya dapat secara signifikan memengaruhi kehidupan sehari-hari terutama dalam kehidupan seksual.[1]

Vulvodinia ditandai oleh nyeri terbakar, perih, tertusuk, atau hipersensitivitas yang dapat dipicu oleh sentuhan ringan maupun terjadi spontan. Etiologi vulvodinia belum sepenuhnya dipahami, tetapi diduga melibatkan faktor neurologis, inflamasi, hormonal, gangguan otot dasar panggul, hingga faktor psikososial. Teori patofisiologi mencakup hipersensitisasi saraf perifer, peningkatan densitas serabut saraf, serta respons inflamasi lokal abnormal.[1-3]

Vulvodinia

Diagnosis vulvodinia ditegakkan secara eksklusi setelah menyingkirkan infeksi, kelainan kulit, trauma, dan gangguan neurologis lain. Anamnesis mencakup lokasi, durasi, pencetus nyeri, riwayat infeksi, penggunaan produk topikal, aktivitas seksual, serta kondisi nyeri kronis lain. Pemeriksaan fisik mencakup inspeksi vulva, uji cotton-swab untuk memetakan area nyeri, dan pemeriksaan dasar panggul untuk menilai ketegangan otot.

Pemeriksaan tambahan dilakukan untuk menyingkirkan diagnosis banding. Pemeriksaan penunjang bisa mencakup pemeriksaan pH vagina, tes infeksi (misalnya kandidiasis atau bakterial vaginosis), kultur jika perlu, serta dermatoskopi atau biopsi pada kasus yang dicurigai memiliki kelainan kulit.[2,4,5]

Penatalaksanaan vulvodinia mencakup edukasi pasien, modifikasi faktor pencetus, serta eliminasi iritan topikal. Terapi konservatif meliputi perawatan vulva, fisioterapi dasar panggul, terapi topikal, dan obat neuromodulator. Pada kasus refrakter, dapat dipertimbangkan blok saraf, injeksi botulinum toksin, atau pembedahan selektif seperti vestibulektomi pada pasien dengan vestibulodinia terlokalisasi.[2,4-6]

Referensi

1. Faye RB, Mikes BA. Vulvodynia. In: StatPearls. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2025 Jan-. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK430792/
2. Vasileva P, Strashilov SA, Yordanov AD. Aetiology, diagnosis, and clinical management of vulvodynia. Prz Menopauzalny. 2020 Mar;19(1):44-48. doi: 10.5114/pm.2020.95337.
3. Akopians AL, Rapkin AJ. Vulvodynia: The Role of Inflammation in the Etiology of Localized Provoked Pain of the Vulvar Vestibule (Vestibulodynia). Semin Reprod Med. 2015 Jul;33(4):239-45. doi: 10.1055/s-0035-1554919.
4. Lountzi AZ, Abhyankar P, Durand H. A scoping review of vulvodynia research: Diagnosis, treatment, and care experiences. Women’s Health. 2025;21. doi:10.1177/17455057251345946
5. Sadownik LA. Etiology, diagnosis, and clinical management of vulvodynia. Int J Womens Health. 2014 May 2;6:437-49. doi: 10.2147/IJWH.S37660.
6. Merlino L, Titi L, Pugliese F, D’Ovidio G, Senatori R, Rocca CD, Piccioni MG. Vulvodynia: Pain Management Strategies. Pharmaceuticals. 2022; 15(12):1514. https://doi.org/10.3390/ph15121514

Patofisiologi Vulvodinia

Artikel Terkait

  • Red Flags Dispareunia
    Red Flags Dispareunia
  • Strategi Mengatasi Disfungsi Seksual Akibat Terapi Antidepresan
    Strategi Mengatasi Disfungsi Seksual Akibat Terapi Antidepresan
  • Peran Terapi Fisik dalam Penanganan Dispareunia
    Peran Terapi Fisik dalam Penanganan Dispareunia
Diskusi Terkait
dr. Natalia Christine Go
Dibalas 10 Maret 2022, 10:22
Hubungan dispareunia dan tubektomi apakah ada hubungannya - Obgyn Ask the Expert
Oleh: dr. Natalia Christine Go
1 Balasan
Alo dr. Utomo Budidarmo, Sp.OG, M.Kes. Izin konsul dok, ada pasien yang mengeluhkan dispareunia 2 minggu setelah operasi tubektomi. Apakah memang berhubungan...
dr.Siti Chasanah Syariatin
Dibalas 19 Mei 2021, 14:24
Dispareunia apakah selalu disebabkan oleh vaginismus - Andrologi Ask The Expert
Oleh: dr.Siti Chasanah Syariatin
3 Balasan
Selamat siang Prof. Wimpie.. Apakah dispareunia selalu vaginismus? Sebenarnya pemeriksaan apa yang perlu dilakukan untuk kasus tersebut? Terimakasih
dr. Ayudhea Tannika
Dibalas 29 September 2019, 07:31
Tenaga kesehatan yang tepat untuk menangani kasus vaginismus
Oleh: dr. Ayudhea Tannika
17 Balasan
Alo dokter, Izin bertanya, ada user yang menyampaikan bahwa beliau tidak dapat melakukan penetrasi saat berhubungan intim dengan pasangan, karena otot-otot...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.