Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Indikasi dan Dosis Diltiazem general_alomedika 2026-08-29T19:58:22+07:00 2026-08-29T19:58:22+07:00
Diltiazem
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Indikasi dan Dosis Diltiazem

Oleh :
Debtia Rahmah
Share To Social Media:

Indikasi diltiazem adalah untuk penatalaksanaan hipertensi, angina pektoris, dan aritmia. Dosis diltiazem untuk masing-masing indikasi berbeda-beda, berdasarkan bentuk sediaan. Penyesuaian dosis perlu dilakukan pada pasien geriatri, dengan menggunakan dosis inisial sebesar dosis terendah berdasarkan rekomendasi dosis dewasa.[3,5,7,9,10,12]

Hipertensi

Dosis inisial diltiazem sediaan lepas lambat untuk terapi hipertensi adalah 90–120 mg/hari, dua kali sehari. Dosis rumatan umumnya antara 120–360 mg/hari, sekali sehari. Titrasi dosis sesuai dengan respons terapi setelah 14 hari. Dosis maksimal adalah 360 mg/hari.

Dosis sediaan lepas lambat bagi pasien geriatri adalah 120 mg/hari, bisa diberikan sekali sehari atau dibagi dalam 2 dosis. Dosis dapat ditingkatkan secara bertahap, dengan mempertimbangkan respon klinis dan toleransi pasien.[7,10]

Aritmia

Diltiazem dapat digunakan untuk aritmia, seperti supraventricular tachycardia dan atrial fibrilasi. Dosis diltiazem pasien dewasa untuk aritmia adalah 0,25 mg/kg, dengan rata-rata dosis pasien dewasa sebesar 20 mg. Diltiazem diberikan secara intravena (IV) selama lebih dari 2 menit.

Setelah 15 menit, bolus dapat diulang dengan memberikan dosis sebesar 0,35 mg/kg berat badan aktual, diberikan selama 2 menit jika dosis pertama dapat ditoleransi pasien dengan baik. Rata-rata dosis pada pasien dewasa adalah 25 mg.[7-10]

Angina Pektoris

Dosis diltiazem tablet untuk angina pektoris adalah 30 mg, setiap 6 jam. Dosis dapat dinaikkan setiap 1–2 hari hingga gejala angina terkontrol. Biasanya dibutuhkan dosis antara 180–360 mg/hari. Dosis maksimal adalah 360 mg/hari.

Jika menggunakan sediaan lepas lambat, dosis inisial adalah 60 mg, diberikan 3 kali sehari. Lakukan titrasi dosis selama 7–14 hari, hingga 360 mg/hari. Dosis maksimal adalah 480 mg/hari.

Pada pasien geriatri, dosis inisial diltiazem sediaan lepas lambat adalah 120 mg/hari, bisa diberikan sekali sehari atau dibagi menjadi 2 dosis.[10]

Penyesuaian Dosis

Penggunaan diltiazem pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal atau hepar harus dilakukan dengan berhati-hati. Konsentrasi diltiazem plasma mungkin lebih tinggi pada pasien geriatri dan pasien dengan gangguan fungsi hepar atau ginjal. Pemantauan denyut jantung juga perlu dilakukan, terutama saat memulai terapi diltiazem.

Pada pasien geriatri, dosis inisial dimulai dari dosis efektif terendah dalam rentang dosis dewasa. Frekuensi terjadinya efek samping diketahui lebih tinggi 13% pada populasi geriatri. Penggunaan diltiazem pada anak belum jelas keamanan maupun efektivitasnya, sehingga tidak disarankan.[6]

 

 

Direvisi oleh: dr. Bedry Qintha

Referensi

3. Drugs.com. Diltiazem Prescribing Information. 2026. https://www.drugs.com/pro/diltiazem.html#LINK_781ca361-e6c9-4998-a1ef-7277904eaf31
5. Zhang J, Liu L, Liu C, et al. Diltiazem is a useful and effective medication for reversal of coronary artery spasm-induced complete atrioventricular block: A case report. Front Cardiovasc Med. 2023. 10:1134658. doi: 10.3389/fcvm.2023.1134658
6. Australian Product Information.Diltiazem Hydrochloride. 2025. https://www.ebs.tga.gov.au/ebs/picmi/picmirepository.nsf/pdf?OpenAgent&id=CP-2010-PI-06082-3&d=20220926172310101
7. American Society of Health-System Pharmacists. Diltiazem. Drugs.com. 2026 https://www.drugs.com/monograph/diltiazem.html
8. BPOM. Cek BPOM. 2026. https://cekbpom.pom.go.id/all-produk?query=diltiazem
9. Medscape. Diltiazem. 2026. https://reference.medscape.com/drug/cardizem-cd-diltiazem-342374#5
10. MIMS. Diltiazem. 2026. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/diltiazem?mtype=generic
12. Enge K, Tveit A, Enger S, et al. Diltiazem reduces levels of NT-proBNP and improves symptoms compared with metoprolol in patients with permanent atrial fibrillation. Eur Heart J Cardiovasc Pharmacother. 2024 Oct 4;10(6):515-525. doi: 10.1093/ehjcvp/pvae032.

Formulasi Diltiazem
Efek Samping dan Interaksi Obat ...

Artikel Terkait

  • Pedoman Diet Garam Natrium pada Hipertensi
    Pedoman Diet Garam Natrium pada Hipertensi
  • Pemilihan Obat Antihipertensi Lini Pertama
    Pemilihan Obat Antihipertensi Lini Pertama
  • Waktu Optimal Konsumsi Obat Antihipertensi: Pagi atau Malam?
    Waktu Optimal Konsumsi Obat Antihipertensi: Pagi atau Malam?
  • Pedoman Penatalaksanaan Hipertensi ESC 2024 – Ulasan Guideline Terkini
    Pedoman Penatalaksanaan Hipertensi ESC 2024 – Ulasan Guideline Terkini
  • Pedoman Pencegahan dan Manajemen Hipertensi pada Dewasa – Ulasan Guideline Terkini
    Pedoman Pencegahan dan Manajemen Hipertensi pada Dewasa – Ulasan Guideline Terkini

Lebih Lanjut

Diskusi Terkait
dr.Taufik Hidayat, SpJP, FIHA
Dibuat 12 Mei 2026, 14:05
17 Mei 2026 – Hari Hipertensi Dunia
Oleh: dr.Taufik Hidayat, SpJP, FIHA
0 Balasan
Hipertensi masih menjadi salah satu penyebab utama penyakit jantung, stroke, gagal ginjal, hingga kematian dini di dunia. Yang sering menjadi masalah,...
Anonymous
Dibalas 01 Mei 2026, 18:58
Aritmia cordis di klinik yang tidak ada EKG
Oleh: Anonymous
4 Balasan
Alo dokter, mohon insight nya....saya prktk d klinik pratama b***, pernah menemukan pasien rwyt jantung dan saya periksa BJ I-II irreguler....yg ada...
Anonymous
Dibalas 30 Januari 2026, 12:26
Obat HT seumur hidup
Oleh: Anonymous
3 Balasan
Alo dokter, untuk obat HT apakah seumur hidup harus diminum? Di lapangan, kdng saya ketemu pasien yg hanya beberapa bln saja minum obat HT tp lalu disarankan...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.