Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Transcatheter Aortic Valve Implantation (TAVI) annisa-meidina 2026-03-17T11:38:25+07:00 2026-03-17T11:38:25+07:00
Transcatheter Aortic Valve Implantation (TAVI)
  • Pendahuluan
  • Indikasi
  • Kontraindikasi
  • Teknik
  • Komplikasi
  • Edukasi Pasien
  • Pedoman Klinis

Pendahuluan Transcatheter Aortic Valve Implantation (TAVI)

Oleh :
dr.Nailla Fariq Alfiani
Share To Social Media:

Transcatheter aortic valve implantation (TAVI) merupakan prosedur jantung minimal invasif untuk menggantikan katup aorta pada pasien dengan stenosis aorta berat tanpa memerlukan pembedahan jantung terbuka. TAVI telah menjadi terapi standar berbasis bukti yang secara signifikan memperbaiki prognosis pasien stenosis aorta. Berbeda dengan dahulu di mana surgical aortic valve replacement (SAVR) menjadi pilihan terapi.[1,2]

Dahulu, TAVI hanya diperuntukkan bagi pasien stenosis aorta berat yang inoperable atau berisiko bedah tinggi. Meski begitu, kini TAVI direkomendasikan pada spektrum risiko yang lebih luas, termasuk pasien dengan risiko menengah hingga rendah. Penentuan strategi terapi tidak lagi semata-mata berbasis risiko bedah, tetapi juga mempertimbangkan usia, status fungsional, komorbiditas, serta karakteristik anatomi katup dan akses vaskular.

Pedoman Penanganan Kelainan Katup Jantung

Keberhasilan prosedur TAVI sangat bergantung pada kemajuan teknik implantasi dan perencanaan prosedural. Akses transfemoral saat ini menjadi pilihan karena bersifat paling minimal invasif dan berhubungan dengan luaran klinis yang lebih baik dibandingkan akses lainnya. Pemanfaatan pencitraan berperan penting dalam evaluasi anatomi, pemilihan ukuran katup, serta penurunan risiko komplikasi.

Risiko komplikasi tindakan TAVI mencakup gangguan sistem konduksi, kebocoran paravalvular, komplikasi vaskular, dan kejadian serebrovaskular. Oleh karena itu, identifikasi faktor risiko, pemahaman mekanisme komplikasi, serta penerapan strategi pencegahan dan penanganan yang tepat menjadi penting.

Keterlibatan Heart Team sangat menentukan dengan kolaborasi multidisiplin antara kardiolog intervensi, bedah jantung, radiolog, dan anestesiolog, tim ini dapat menilai risiko individual, menyesuaikan rencana prosedur, serta memantau pasien untuk memaksimalkan manfaat klinis TAVI.[3–5]

Referensi

1. Ciardetti, N.; Ciatti, F.; Nardi, G.; Di Muro, F.M.; et al. Advancements in Transcatheter Aortic Valve Implantation: A Focused Update. Medicina 2021, 57, 711. https://doi.org/10.3390/medicina57070711
2. Monteiro, J. P., Brugaletta, S., Freixa, X., Regueiro, A., Rijo, D., & Sabaté, M. The roadmap to transcatheter aortic valve implantation. Revista Portuguesa de Cardiologia, 42(9), 733–739. (2023). https://doi.org/10.1016/j.repc.2022.09.004
3. Postolache, A., Sperlongano, S., & Lancellotti, P. TAVI after More Than 20 Years. Journal of clinical medicine, 12(17), 5645. (2023). https://doi.org/10.3390/jcm12175645
4. Webb, J. G., Blanke, P., Akodad, M., et al. TAVI in 2022: remaining issues and future direction. Archives of Cardiovascular Diseases, 115 (4), 235–242. (2022). https://doi.org/10.1016/j.acvd.2022.04.001
5. Rahman, F., & Resar, J. R. TAVI Beyond 3 Years: Durability and Predictors for Survival. Innovations (Philadelphia, Pa.), 16(5), 417–425. (2021). https://doi.org/10.1177/15569845211017558

Indikasi Transcatheter Aortic Va...

Artikel Terkait

  • Metode Penutupan Celah Ventricular Septal Defect dan Pertimbangan Pemilihannya
    Metode Penutupan Celah Ventricular Septal Defect dan Pertimbangan Pemilihannya
  • Manajemen Kehamilan pada Wanita dengan Penyakit Jantung Bawaan
    Manajemen Kehamilan pada Wanita dengan Penyakit Jantung Bawaan
  • Aman Tidaknya Pasien Atrial Septal Defect Berolahraga
    Aman Tidaknya Pasien Atrial Septal Defect Berolahraga
  • Serba-serbi Pembedahan Minimal Invasif Katup Mitral Jantung
    Serba-serbi Pembedahan Minimal Invasif Katup Mitral Jantung
  • Pedoman Penanganan Kelainan Katup Jantung – Ulasan Guideline Terkini
    Pedoman Penanganan Kelainan Katup Jantung – Ulasan Guideline Terkini

Lebih Lanjut

Diskusi Terkait
dr.Eurena Maulidya
Dibuat 24 Juni 2025, 08:16
Tatalaksana pusing pada pasien MR - ALOPALOOZA Jantung
Oleh: dr.Eurena Maulidya
0 Balasan
ALO Dokter, saya ada pasien laki-laki usia 78 tahun datang dengan keluhan pusing yang dirasa semakin memberat 2 hari SMRS, muncul tiba-tiba dan pasien...
Anonymous
Dibalas 25 Februari 2025, 13:59
Tata laksana pada pasien stenosis mitral
Oleh: Anonymous
2 Balasan
Alo Dokter, Izin diskusi nya dok, px wanita 54 thun riwayat stenosis mitral dari spjp dn di berikan obat bisoprolol 1x1/2, furosemid 1x1/2, atorvastatin 1x1,...
Anonymous
Dibalas 24 Agustus 2024, 11:46
Pasien CHF dengan regurgitasi mitral
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Selamat siang dokter, izin konsul. Saya mendapat pasien di IGD, Tn. T usia 52 tahun datang keluhan batuk sesak dan pusing, ada riwayat HT dan DM.Pemeriksaan...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.