Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Prognosis Polyhidramnion general_alomedika 2026-03-25T13:54:53+07:00 2026-03-25T13:54:53+07:00
Polyhidramnion
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Prognosis Polyhidramnion

Oleh :
dr. Reren Ramanda
Share To Social Media:

Prognosis ibu hamil dengan polyhidramnion yang tidak berhubungan dengan penyakit lainnya umumnya baik. Berbeda dengan prognosis janin, mortalitas perinatal meningkat 2-5 kali pada kasus polyhidramnion idiopatik bila dibandingkan dengan populasi umum. Komplikasi yang terjadi pada kehamilan polyhidramnion adalah akibat dari overdistensi uterus.[1,15]

Komplikasi

Kehamilan dengan polyhidramnion dapat menyebabkan overdistensi uterus. Kondisi tersebut dapat menyebabkan komplikasi obstetrik seperti berikut:

  • maternal dyspnea
  • kelahiran preterm
  • ketuban pecah dini
  • malpresentasi fetus
  • prolaps tali pusat
  • perdarahan postpartum
  • makrosomia akibat diabetes mellitus gestasional

  • hipertensi dalam kehamilan
  • infeksi saluran kemih[1,15]

Sebuah studi longitudinal prospektif pada kehamilan tunggal dengan polyhidramnion memiliki potensial komplikasi seperti meningkatnya risiko sectio caesarea karena indikasi fetus, perawatan intensif pada neonatus, berat badan lahir besar, serta menurunnya skor APGAR 5 menit.[1]

Prognosis

Perbedaan derajat polyhidramnion berhubungan dengan kondisi neonatus, dimana semakin berat derajat polyhidramnion semakin tinggi angka mortalitas fetus dan malformasi kongenital. Polyhidramnion yang terjadi sebelum usia kehamilan 30 minggu memiliki prognosis yang lebih buruk karena tinggi kemungkinan adanya kelainan neurologi fetus.

Yefet dan Spiegel, 2016, menyebutkan pada penelitiannya bahwa terlepas dari hasil pemeriksaan USG janin yang normal, polyhidramnion berkaitan dengan tingginya angka kejadian malformasi fetus, sindrom genetik, kelainan neurologi maupun keterlambatan perkembangan janin yang mungkin dapat didiagnosis setelah kelahiran.[11,14]

Polyhidramnion juga akan mempengaruhi prognosis proses persalinan karena dapat menyebabkan risiko persalinan preterm, letak janin tidak stabil, malpresentasi, prolaps tali pusat dan abrupsio plasenta.[14]

Referensi

1. Hamza A, Herr D, Solomayer EF, Meyberg-Solomayer G. Polyhydramnios: Causes, Diagnosis and Therapy. Geburtshilfe Frauenheilkd. 2013 Dec;73(12):1241-1246. doi: 10.1055/s-0033-1360163. PMID: 24771905; PMCID: PMC3964358.
11. Carter, BS. Medscape. Polyhydramnios and Oligohydramnios. 2025. Available from : https://reference.medscape.com/article/975821-overview#showall
14. Yefet, E and Spiegel, ED. Outcomes From Polyhydramnios With Normal Ultrasound. AAP News and Journals. February 2016, Volume 137 / Issue 2. Available from : https://pediatrics.aappublications.org/content/137/2/e20151948
15. Tashfeen, Kaukab and Hamdi IM. Polyhydramnios as a Predictor of Adverse Pregnancy Outcomes. Sultan Qaboos Univ Med J. 2013 Feb; 13(1): 57–62. Available from : https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3616801/

Penatalaksanaan Polyhidramnion
Edukasi dan Promosi Kesehatan Po...
Diskusi Terbaru
Anonymous
Dibalas kemarin, 12:04
Pasien hamil 32 mgg dengan HBeAg reaktif yang membutuhkan tes DNA HBV
Oleh: Anonymous
3 Balasan
Dok izin, expert dr Sp.PD-KGEHDok izin menanyakan terdapat pasien hamil 32 mgg sudah di rujuk ke kgeh dari 29 mgg pemeriksaan sgot sgpt usg normal dan hbeag...
dr.Elizabeth Anastasya
Dibalas 8 jam yang lalu
1.000 AP Pasti Jadi Milikmu! Ikuti Channel RSV Sebelum Periodenya Berakhir!
Oleh: dr.Elizabeth Anastasya
2 Balasan
ALO Dokter!Periode promosi berlaku dari tanggal 11 Agustus - 13 Agustus 2026. Ikuti Channel STOP RSV di  aplikasi Alomedika:Klik link ini (dari aplikasi/HP)...
dr. Hudiyati Agustini
Dibalas 11 Agustus 2026, 08:02
Siap Hadapi Pasien Agresif! Ikuti e-Course Asesmen Risiko dan Teknik De-eskalasi Verbal pada Pasien Agresif-Agitatif
Oleh: dr. Hudiyati Agustini
1 Balasan
ALO Dokter!Tidak semua pasien agresif harus langsung direstrain!Segera daftar dan ikuti e-course Asesmen Risiko dan Teknik De-eskalasi Verbal pada Pasien...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.