Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Edukasi dan Promosi Kesehatan Toxic Nodular Goiter annisa-meidina 2026-03-13T10:47:42+07:00 2026-03-13T10:47:42+07:00
Toxic Nodular Goiter
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Edukasi dan Promosi Kesehatan Toxic Nodular Goiter

Oleh :
dr.Nailla Fariq Alfiani
Share To Social Media:

Edukasi dan promosi kesehatan terkait toxic nodular goiter (TNG) atau Plummer disease berfokus pada pemahaman bahwa kondisi ini disebabkan oleh nodul tiroid yang menghasilkan hormon berlebih secara autonom. Pasien juga perlu diberi penjelasan mengenai pilihan terapi, serta pentingnya kontrol rutin untuk memantau fungsi tiroid.[1,8,15,22]

Edukasi Pasien

Jelaskan bahwa kondisi ini merupakan bentuk hipertiroidisme akibat nodul tiroid yang berfungsi autonom dan menghasilkan hormon tiroid secara berlebihan. Pasien harus memahami gejala klinis yang umum seperti palpitasi, intoleransi panas, tremor, penurunan berat badan, kelemahan otot, serta risiko komplikasi kardiovaskular bila penyakit tidak terkontrol.

Selain itu, edukasi harus mencakup pilihan terapi yang tersedia, termasuk pilihan terapi definitif, kapan pembedahan dianjurkan, serta terapi yang bisa digunakan untuk mengatasi gejala. Jelaskan manfaat dan risiko dari terapi radioiodine dan pembedahan, termasuk kemungkinan hipotiroid yang memerlukan terapi sulih hormon seumur hidup.

Pasien juga perlu diinformasikan mengenai pentingnya kepatuhan terapi, pemantauan fungsi tiroid berkala, serta kewaspadaan terhadap efek samping obat. Edukasi juga mencakup anjuran menghindari paparan iodium berlebihan, misalnya dari kontras radiologi, karena dapat memperburuk tirotoksikosis.[1,8,15,22,23]

Upaya Pencegahan dan Pengendalian Penyakit

Promosi kesehatan toxic nodular goiter bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan kelenjar tiroid dan dampak gangguan tiroid terhadap kualitas hidup. Meskipun angka kematian akibat kanker tiroid relatif rendah, deteksi dini diperlukan untuk mencegah komplikasi hipertiroidisme, mendukung diagnosis tepat waktu, serta mendorong perilaku sehat terkait pemeliharaan fungsi tiroid.

Pencegahan bisa dilakukan dengan memastikan asupan iodium yang adekuat untuk mencegah pembentukan nodul tiroid, serta deteksi dan pemantauan dini nodul tiroid melalui evaluasi klinis dan ultrasonografi pada kelompok berisiko.

Selain itu, pencegahan eksaserbasi tirotoksikosis dapat dilakukan dengan menghindari paparan iodium berlebihan pada pasien dengan nodul tiroid yang telah teridentifikasi, serta melakukan pemantauan fungsi tiroid secara berkala untuk memungkinkan intervensi dini sebelum timbul komplikasi kardiovaskular dan skeletal.[22,31]

Referensi

1. Khalid N, Can AS. Plummer disease. StatPearls Publishing; 2025 Jan-. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK565856/
8. A.D.A.M. Toxic Nodular Goiter. 2024. https://ssl.adam.com/content.aspx?productid=143&isarticlelink=false&pid=1&gid=000317&site=chifranciscan.adam.com&login=chi_1977
15. Blick C, Nguyen M, Jialal I. Thyrotoxicosis. StatPearls Publishing; 2025 Jan https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK482216/
22. Gravila A. Thyroid Cancer: Global long-term thyroid cancer death rate trends over the past 30 years. Clinical Thyroidology® for the Public, 2020. Volume 13 | Issue 6 | 2020. https://www.thyroid.org/wp-content/uploads/publications/ctfp/volume13/issue6/ct_public_v136_3_4.pdf
23. Stanford Medicine. Thyroid Exam. Stanford Medicine. 2026. https://med.stanford.edu/stanfordmedicine25/the25/thyroid.html
31. Staff Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta. Hari Tiroid Sedunia. Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta. 2025. https://dinkes.jogjaprov.go.id/berita/detail/hari-tiroid-sedunia-2025-meningkatkan-kesadaran-tentang-kesehatan-kelenjar-tiroid

Prognosis Toxic Nodular Goiter

Artikel Terkait

  • Peran Thyroid Scintigraphy dalam Mendiagnosis Kelainan Tiroid
    Peran Thyroid Scintigraphy dalam Mendiagnosis Kelainan Tiroid
  • Manajemen Hipertiroid Dalam Kehamilan
    Manajemen Hipertiroid Dalam Kehamilan
  • Efikasi dan Keamanan Methimazole dan Propylthiouracil pada Hipertiroid – Telaah Jurnal Alomedika
    Efikasi dan Keamanan Methimazole dan Propylthiouracil pada Hipertiroid – Telaah Jurnal Alomedika
Diskusi Terkait
Anonymous
Dibuat 15 Juli 2025, 10:18
Cara Tappering Down obat pada pasien Hipertiroid
Oleh: Anonymous
0 Balasan
ALO Dokter. Selamat pagi dok, izin diskusi mengenai pasien Hipertiroid, Laki laki 39 Tahun dengan pengobatan Tryzol selama 5 bulan dan didapatkan kadas FT4...
Anonymous
Dibalas 02 Mei 2025, 14:30
Apakah pasien dengan hipertiroid tidak boleh minum Teh dan Kopi?
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Alo Dokter, Maaf dok izin bertanya, Apakah hipertiroid tidak boleh minum Teh dan Kopi ?
Anonymous
Dibalas 26 Januari 2024, 07:55
Keluhan jantung berdabar, mudah berkeringat, namun hasil TSH normal
Oleh: Anonymous
5 Balasan
Selamat pagi rakn sejawatIzin bertanya, ada pasien perempuan 32 tahun memiliki gejala jantung berdebar2 SD 4 hari keringat jika melakukan pekerjaan kecil sjj...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.