Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Kontraindikasi dan Peringatan Clonidine general_alomedika 2026-06-15T13:28:57+07:00 2026-06-15T13:28:57+07:00
Clonidine
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan Pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Kontraindikasi dan Peringatan Clonidine

Oleh :
dr. Edwin Njoto Sp.PD MIPH MHM
Share To Social Media:

Kontraindikasi clonidine atau klonidin terutama pada pasien yang hipersensitif terhadap clonidine, dan pasien bradiaritmia berat. Selain itu, obat ini tidak dianjurkan untuk anak <6 tahun. Peringatan untuk menyesuaikan dosis pada penderita gangguan fungsi ginjal.[1-4,7]

Kontraindikasi

Clonidine tidak boleh diberikan kepada pasien yang hipersensitivitas terhadap clonidine. Obat ini juga tidak dianjurkan untuk pasien dengan bradiaritmia berat, yang disebabkan oleh sick sinus syndrome atau blok AV (atrioventrikular) derajat 2 atau 3.

Untuk pemberian injeksi epidural, obat ini tidak dianjurkan jika terdapat infeksi di tempat injeksi, terapi antikoagulan bersamaan, diatesis perdarahan, dan pemberian di atas dermatom C4.[1,7,9]

Kontraindikasi Clonidine untuk Anak <6 Tahun

Walaupun clonidine dapat digunakan untuk terapi attention deficit hyperactivity disorder (ADHD), tetapi tidak boleh diberikan untuk anak <6 tahun. Selain itu, pemberian obat ini untuk pasien anak harus dengan edukasi yang jelas kepada orang tua bahwa clonidine memiliki indeks terapi yang sempit, dan dapat menyebabkan toksisitas jika dosis digandakan tanpa petunjuk dokter.

Efek toksik clonidine pada anak yang dapat menyebabkan perawatan rumah sakit di antaranya mengantuk, bradikardia, hipotensi, agitasi, pucat, bradipnea, ataxia, dan saturasi oksigen <95%.[1,7,9,11]

Peringatan

Clonidine diekskresikan melalui urine. Oleh karena itu, dosis clonidine hendaknya disesuaikan pada penderita gangguan fungsi ginjal.[1-4,7]

Efek hipotensi dari clonidine dipengaruhi dosis obat, sehingga pemberiannya harus dari dosis inisial, kemudian dapat ditingkatkan dengan hati-hati sesuai kebutuhan pasien. Penurunan dosis juga perlahan-lahan sampai berhenti. Durasi pengobatan disesuaikan dengan efek terapi dan tingkat keparahan serangan.[1,2]

Penghentian Terapi

Salah satu perhatian utama pada penggunaan clonidine adalah risiko withdrawal atau penghentian mendadak. Jika clonidine dihentikan secara tiba-tiba, tekanan darah dapat meningkat dengan cepat (rebound hypertension), disertai gejala seperti gelisah, tremor, sakit kepala, kebingungan, dan agitasi.

Risiko ini lebih besar pada pasien yang menggunakan dosis tinggi atau yang juga mengonsumsi β-blocker. Oleh karena itu, penghentian clonidine harus dilakukan secara bertahap selama beberapa hari, dan pada pasien yang memakai β-blocker, obat tersebut biasanya dihentikan terlebih dahulu sebelum clonidine dihentikan.[1]

Efek Kardiovaskular

Clonidine juga dapat menyebabkan hipotensi dan bradikardia yang bergantung pada dosis. Penurunan tekanan darah dan denyut jantung ini dapat menjadi berbahaya terutama pada pasien dengan riwayat penyakit jantung, gangguan konduksi jantung, penyakit serebrovaskular, atau gagal ginjal kronis.[1]

Efek Sistem Saraf Pusat

Efek samping berupa sedasi dan somnolen juga cukup sering terjadi, terutama pada penggunaan untuk ADHD. Clonidine bekerja pada sistem saraf pusat sehingga dapat menyebabkan rasa kantuk, penurunan kewaspadaan, dan kelelahan.

Efek ini dapat menjadi lebih berat bila dikombinasikan dengan obat depresan SSP lain seperti benzodiazepin, barbiturat, atau fenotiazin. Karena itu, pasien perlu diingatkan untuk berhati-hati saat mengemudi atau melakukan aktivitas yang membutuhkan konsentrasi tinggi.[1]

Penggunaan Transdermal

Patch transdermal clonidine dapat menyebabkan sensitisasi lokal yang kemudian berkembang menjadi reaksi alergi sistemik, termasuk saat pasien beralih ke bentuk oral. Selain itu, patch harus dilepas sebelum MRI, defibrilasi, atau kardioversi karena kandungan aluminiumnya dapat menyebabkan gangguan konduktivitas listrik atau risiko luka bakar.[1]

Penggunaan Epidural

Clonidine epidural memiliki pembatasan penggunaan yang sangat ketat. Obat ini tidak direkomendasikan untuk analgesia obstetri, postpartum, maupun perioperatif karena risiko ketidakstabilan hemodinamik yang serius.

Sediaan konsentrat epidural juga harus diencerkan terlebih dahulu sebelum digunakan agar mencapai konsentrasi yang aman. Selain itu, clonidine epidural lebih efektif untuk nyeri neuropatik dibandingkan nyeri somatik atau visceral.[1]

 

 

Direvisi oleh: dr. Bedry Qintha

Referensi

1. ASHP. Clonidine. 2026. https://www.drugs.com/monograph/clonidine.html
2. Therapeutic Goods Administration (TGA). APO-Clonidine. Product Information. 2016. https://www.ebs.tga.gov.au/ebs/picmi/picmirepository.nsf/pdf?OpenAgent&id=CP-2016-PI-02864-1&d=201903061016933.
3. Yasaei R, Saadabadi A. Clonidine. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2026. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK459124/
4. National Center for Biotechnology Information. PubChem Compound Summary for CID 2803, Clonidine. 2026. https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/compound/Clonidine
7. MIMS. Clonidine. 2026. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/clonidine?mtype=generic
9. Medscape. Clonidine (Rx). 2026. https://reference.medscape.com/drug/catapres-tts-clonidine-342382
11. Cairns R, Brown JA, Buckley NA. Clonidine exposures in children under 6 (2004-2017): a retrospective study. Arch Dis Child. 2019 Mar;104(3):287-291. doi: 10.1136/archdischild-2018-316026.

Penggunaan Pada Kehamilan dan Ib...
Pengawasan Klinis Clonidine

Artikel Terkait

  • Pilihan Obat Antihipertensi pada Orang dengan Penyakit Kardiovaskuler
    Pilihan Obat Antihipertensi pada Orang dengan Penyakit Kardiovaskuler
  • Pilihan Obat Antihipertensi pada Pasien Diabetes Mellitus
    Pilihan Obat Antihipertensi pada Pasien Diabetes Mellitus
  • Waktu yang Tepat Penghentian Antihipertensi pada Pasien Pascastroke Akut
    Waktu yang Tepat Penghentian Antihipertensi pada Pasien Pascastroke Akut
  • Pemilihan Obat Antihipertensi Lini Pertama
    Pemilihan Obat Antihipertensi Lini Pertama
  • Waktu Optimal Konsumsi Obat Antihipertensi: Pagi atau Malam?
    Waktu Optimal Konsumsi Obat Antihipertensi: Pagi atau Malam?

Lebih Lanjut

Diskusi Terkait
Anonymous
Dibalas 10 Desember 2025, 07:01
Penggunaan obat anti-hipertensi dobel pada HT emergensi
Oleh: Anonymous
1 Balasan
ALO Dokter, jika kita salah mengenali pasien ht emergensi sebagai ht urgensi, apakah penggunaan double anti-hipertensi seperti amlodipin + captoril (yang...
Anonymous
Dibalas 02 Januari 2025, 07:52
Obat antihipertensi pada pasien gagal cabut gigi
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Alo dok, mau bertanya. Kalo misalnya kita (dr umum) dpt pasien yg dtg dengan keluhan mau cabut gigi tapi tensi nya itu tinggi. Apakah boleh saat itu juga...
Anonymous
Dibalas 27 Desember 2024, 08:18
Stop obat HT boleh atau tidak?
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Alo Dokter, saya ada px laki2 30than tanpa faktor risiko sudah dtg 2x dgn tensi sekitar 150/90, tanpa keluhan. Px kemudian diterapi dgn amlodipin 5 mg 1x1...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.