Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Formulasi Amitriptyline general_alomedika 2023-02-24T14:03:36+07:00 2023-02-24T14:03:36+07:00
Amitriptyline
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Formulasi Amitriptyline

Oleh :
dr.Adrian Prasetio SpKJ
Share To Social Media:

Formulasi amitriptyline yang ada di Indonesia adalah sediaan tablet oral. Absorpsinya tidak dipengaruhi makanan, sehingga dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan. Amitriptyline dianjurkan dikonsumsi malam hari sebelum tidur karena efek sedasinya.

Bentuk Sediaan

Di Indonesia, amitriptyline tersedia dalam bentuk oral. Sediaan yang memiliki ijin edar adalah tablet 25 mg dan 50 mg.[3]

Cara Mengonsumsi

Secara klinis, amitriptyline digunakan pada penanganan gangguan depresi mayor, nyeri neuropatik, profilaksis sakit kepala tipe tegang kronis (CTTH), dan migraine pada orang dewasa. Amitriptyline juga digunakan untuk enuresis nokturnal jika penyebab organik telah disingkirkan pada anak usia 6 tahun ke atas.

Konsumsi amitriptyline dilakukan per oral. Amitriptyline dianjurkan dikonsumsi sebelum tidur karena obat ini memiliki efek sedasi. Bila pasien melewatkan 1 dosis amitriptyline, segera diminum saat ingat, atau dilewatkan apabila sudah dekat dengan jadwal minum obat selanjutnya.[1-4]

Cara Penyimpanan

Penyimpanan dilakukan dalam suhu ruang antara 20-25 C. Jauhkan dari tempat lembab dan sinar matahari langsung. Jangan disimpan dalam kamar mandi.[1-4]

 

 

Penulisan pertama oleh: dr. Immanuel Natanael Tarigan 

Referensi

1. Thour A, Marwaha R. Amitriptyline. [Updated 2022 May 15]. In: StatPearls. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2022 Jan-. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK537225/
2. National Center for Biotechnology Information. PubChem Compound Summary for CID 2160, Amitriptyline. https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/compound/Amitriptyline. 2022.
3. PIONAS. AMITRIPTILIN HIDROKLORIDA. 2022. http://pionas.pom.go.id/monografi/amitriptilin-hidroklorida
4. MIMS.com. Amitriptyline: Indication, Dosage, Side Effect, Precaution. 2020. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/candesartan?mtype=generic

Farmakologi Amitriptyline
Indikasi dan Dosis Amitriptyline

Artikel Terkait

  • Penilaian Risiko Pasien Bunuh Diri
    Penilaian Risiko Pasien Bunuh Diri
  • Waktu dan Cara yang Tepat untuk Menghentikan Antidepresan
    Waktu dan Cara yang Tepat untuk Menghentikan Antidepresan
  • Efektivitas Kuesioner PHQ-9 Sebagai Skrining Deteksi Dini Depresi
    Efektivitas Kuesioner PHQ-9 Sebagai Skrining Deteksi Dini Depresi
  • Suplementasi Vitamin B pada Cemas dan Depresi
    Suplementasi Vitamin B pada Cemas dan Depresi
  • Perbedaan Natrium Diklofenak dan Kalium Diklofenak
    Perbedaan Natrium Diklofenak dan Kalium Diklofenak

Lebih Lanjut

Diskusi Terkait
dr. Hudiyati Agustini
Dibalas 24 Februari 2026, 08:54
Ikuti e-Course berSKP Kemenkes - Diagnosis dan Rencana Tata Laksana Mixed Pain
Oleh: dr. Hudiyati Agustini
1 Balasan
ALO DokterTahukah apa itu mixed pain? Ya, contoh mixed pain adalah nyeri pada penderita osteoartritis dan hernia diskus, di mana nyeri disebabkan oleh...
Anonymous
Dibalas 09 Desember 2025, 16:55
nyeri kaki pada anak usia setelah aktivitas,apa pemeriksaan yang dapat dilakukan?
Oleh: Anonymous
4 Balasan
ALO Dokter, izin konsul dok, jika pada anak usia 12 tahun 2 bulan mengeluhkan nyeri kaki , nyeri kaki pindah2, kadang kiri kadang kanan. durasi 5 menit,...
Anonymous
Dibalas 09 Oktober 2025, 13:25
Jika pasien mengatakan ia lebih muda dari umurnya, apakah ada masalah kejiwaan?
Oleh: Anonymous
2 Balasan
Alo dokter, saya ada kasus...seorang pasien yg mengaku umurnya lebih muda dari yg asli...bahkan sampai 9 thn lebih muda....yg saya pertanyakan, apakah...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.