Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Farmakologi Kontrasepsi Darurat annisa-meidina 2026-01-30T09:16:16+07:00 2026-01-30T09:16:16+07:00
Kontrasepsi Darurat
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Farmakologi Kontrasepsi Darurat

Oleh :
dr. Alicia Pricelda
Share To Social Media:

Secara farmakologi, kontrasepsi darurat terdiri dari agen hormonal dan non-hormonal dengan mekanisme aksi yang berbeda namun berfokus pada pencegahan fertilisasi. Terdapat beberapa metode kontrasepsi darurat yang sering dipakai secara klinis, seperti levonorgestrel oral, ulipristal asetat oral, dan alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) tembaga.

Levonorgestrel merupakan progestin sintetik yang bekerja terutama dengan menghambat atau menunda lonjakan luteinizing hormone (LH) sehingga mencegah atau menunda ovulasi bila diberikan sebelum ovulasi terjadi, tanpa efek bermakna pada implantasi.

Ulipristal asetat adalah selective progesterone receptor modulator (SPRM) yang berikatan dengan reseptor progesteron dan efektif menghambat ovulasi bahkan ketika lonjakan LH telah dimulai, menjadikannya lebih efektif pada fase periovulasi.

Sementara itu, AKDR tembaga merupakan metode non-hormonal yang melepaskan ion tembaga intrauterin, bersifat spermisidal dengan mengganggu motilitas dan viabilitas sperma, serta menghambat fertilisasi. Bila fertilisasi terjadi, AKDR tembaga diharapkan menciptakan respons inflamasi endometrium yang tidak mendukung implantasi.[1-4]

Farmakodinamik

Secara umum, kontrasepsi darurat bekerja dengan mencegah terjadinya kehamilan sebelum implantasi melalui intervensi pada tahapan awal proses reproduksi. Mekanisme utamanya adalah menghambat atau menunda ovulasi dengan menekan atau memodulasi lonjakan luteinizing hormone, sehingga oosit tidak dilepaskan pada saat sperma masih viabel di traktus genital.

Selain itu, beberapa metode kontrasepsi darurat menciptakan lingkungan yang tidak kondusif bagi fertilisasi, terutama melalui efek spermisidal dan gangguan motilitas sperma di kavum uteri dan tuba falopi. Secara klinis penting ditekankan bahwa kontrasepsi darurat tidak mengganggu implantasi embrio yang telah terjadi dan tidak efektif apabila kehamilan sudah terbentuk, sehingga tidak dikategorikan sebagai abortifasien.[1-4]

Farmakokinetik

Aspek farmakokinetik kontrasepsi darurat bervariasi sesuai metodenya. Levonorgestrel (LNG) dan ulipristal asetat (UPA) diberikan per oral dan cepat diabsorpsi melalui saluran cerna. Sementara itu, AKDR tembaga memiliki karakteristik farmakokinetik yang berbeda karena bersifat lokal dan non-sistemik.[1-4,6]

Absorbsi

Levonorgestrel diserap dengan cepat dan sepenuhnya setelah pemberian oral dilakukan. Studi menunjukkan bahwa LNG tidak mengalami metabolisme lintas pertama yang signifikan. Bioavailabilitasnya bervariasi dari 85% hingga 100%. Waktu rata-rata untuk mencapai konsentrasi plasma maksimal adalah sekitar 1,6 jam±0,7 jam.[7]

Sementara itu, pada alat AKDR tembaga, ion tembaga dilepaskan secara kontinu ke dalam kavum uteri setelah pemasangan intrauterin, menghasilkan konsentrasi lokal yang tinggi dengan absorpsi sistemik yang minimal.[2,4,6]

Distribusi

Volume distribusi LNG sekitar 1,8 L/kg yang menunjukkan distribusi jaringan yang luas. Obat ini menunjukkan pengikatan protein plasma yang tinggi terutama pada globulin pengikat hormon seks, dan pada tingkat yang lebih rendah yakni albumin serum.[7]

Pada AKDR tembaga, ion tembaga bekerja terutama secara lokal pada endometrium dan sperma, sehingga tidak mengalami distribusi sistemik bermakna seperti obat oral.[2,4,6]

Metabolisme

LNG mengalami metabolisme melalui hidroksilasi, konjugasi, dan reduksi di hati. LNG dimetabolisme oleh CYP3A4.[7]

Pada AKDR tembaga, ion tembaga yang terserap dalam jumlah kecil akan mengikuti metabolisme tembaga fisiologis tubuh dan diekskresikan terutama melalui empedu dan feses.[2,4,6]

Eliminasi

Sekitar 45% LNG dan metabolitnya diekskresikan melalui urin, sedangkan 32% diekskresikan dalam feses, terutama sebagai konjugat glukuronida. Waktu paruh eliminasi rata-rata adalah 24,4±5,3 jam.[7]

Referensi

1. Mierzejewska A, Walędziak M, Merks P, Różańska-Walędziak A. Emergency contraception - A narrative review of literature. Eur J Obstet Gynecol Reprod Biol. 2024 Aug;299:188-192. doi: 10.1016/j.ejogrb.2024.06.015.
2. Ranganathan S, Gupta V. Postcoital Contraception. In: StatPearls. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2023. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK559157/
3. Rudzinski P, Lopuszynska I, Pazik D, Adamowicz D, Jargielo A, Cieslik A, Kosieradzka K, Stanczyk J, Meliksetian A, Wosinska A. Emergency contraception - A review. Eur J Obstet Gynecol Reprod Biol. 2023 Dec;291:213-218. doi: 10.1016/j.ejogrb.2023.10.035.
4. Govender I, Adeleke OA, Govender LL, Omole OB. Emergency contraception in primary health care. S Afr Fam Pract. 2025; 67(1):e1-e6. doi: 10.4102/safp.v67i1.6146.
6. Dermish AI, Turok DK. The copper intrauterine device for emergency contraception: an opportunity to provide the optimal emergency contraception method and transition to highly effective contraception. Expert Rev Med Devices. 2013 Jul;10(4):477-88. doi: 10.1586/17434440.2013.811865.
7. Patel P, Bajaj T. Levonorgestrel. In: StatPearls. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2025. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK53973

Pendahuluan Kontrasepsi Darurat
Formulasi Kontrasepsi Darurat

Artikel Terkait

  • Manfaat dan Keamanan Kontrasepsi Emergensi Oral
    Manfaat dan Keamanan Kontrasepsi Emergensi Oral
  • Metode Kontrasepsi Darurat
    Metode Kontrasepsi Darurat
  • Peresepan Morning After Pill Secara Aman
    Peresepan Morning After Pill Secara Aman
  • Kontrasepsi Darurat – Panduan e-Prescription Alomedika
    Kontrasepsi Darurat – Panduan e-Prescription Alomedika
Diskusi Terbaru
Anonymous
Dibalas 8 jam yang lalu
ACS usia muda
Oleh: Anonymous
9 Balasan
Alo dok...Apakah TS sekalian ada yg punya hsl penelitian mengenai ACS di usia muda, terutama di Indonesia?Saya prnh jaga d klinik pratama, dapet pasien...
Anonymous
Dibalas kemarin, 06:10
Vaksin hpv
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Sore dokter, izin tanya, jadwal vaksin hpv itu 0-1/2-6 yah dok, kalo misal dosis ketiganya itu terlambat >1 tahun, baik karena kehamilan atau alasan lain,...
dr. Hudiyati Agustini
Dibalas 30 Januari 2026, 14:48
e-Course Rontgen Thorax - Kembali hadir atas permintaan banyak dokter!
Oleh: dr. Hudiyati Agustini
2 Balasan
ALO Dokter!e-Course - Membaca Rontgen Thorax dengan Cepat dan Mudah adalah kursus online yang hadir kembali untuk membantu Anda meningkatkan keterampilan...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.