Efek Samping dan Interaksi Obat Sulfisoxazole
Efek samping dari sulfisoxazole yang perlu diwaspadai adalah reaksi alergi berat, seperti sindrom Stevens-Johnson (SJS) atau nekrolisis epidermal toksik (toxic epidermal necrolysis/TEN). Obat sulfisoxazole juga dapat berinteraksi dengan obat-obatan lain, seperti methotrexate dan warfarin.[1-3]
Efek Samping
Sulfisoxazole dapat menyebabkan efek samping ringan seperti mual, muntah, diare, serta reaksi hipersensitivitas berupa ruam kulit, pruritus, dan fotosensitivitas. Pada beberapa kasus juga dapat terjadi kristaluria yang meningkatkan risiko gangguan ginjal, terutama bila hidrasi tidak adekuat.
Namun, efek samping berat meskipun jarang perlu diwaspadai, termasuk reaksi kulit serius seperti sindrom Stevens-Johnson dan nekrolisis epidermal toksik, gangguan hematologis seperti agranulositosis dan anemia aplastik, serta hepatotoksisitas hingga nekrosis hati fulminan. Selain itu, pada bayi risiko kernikterus dapat terjadi akibat perpindahan bilirubin dari protein plasma.[1-3]
Interaksi Obat
Penggunaan sulfisoxazole bersamaan dengan beberapa obat-obatan lainnya dapat menimbulkan interaksi obat, sehingga perlu hati-hati.[1,3,5]
Warfarin
Sulfisoxazole dapat berinteraksi jika diberikan bersamaan dengan obat warfarin. Sulfisoxazole dapat meningkatkan efek warfarin, sehingga dapat meningkatkan risiko pendarahan.[1,3,10]
Methotrexate
Sulfisoxazole berinteraksi dengan obat methotrexate jika diberikan secara bersamaan. Sulfisoxazole dapat menghambat pembuangan obat methotrexate, sehingga dapat meningkatkan risiko toksisitas.[1,3,10]
Phenytoin
Sulfisoxazole dapat meningkatkan kadar phenytoin dan meningkatkan risiko toksisitas.[1,3,10]
Lainnya
Sulfisoxazole juga dapat meningkatkan efek anestesi thiopental jika diberikan secara bersamaan. Selain itu, penggunaan sulfisoxazole juga dapat meningkatkan risiko kristaluria dengan senyawa yang membuat urin menjadi asam.[1,3,10]