Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Epidemiologi Infeksi Saluran Pernapasan Bawah (ISPB) general_alomedika 2026-01-12T08:53:09+07:00 2026-01-12T08:53:09+07:00
Infeksi Saluran Pernapasan Bawah (ISPB)
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Epidemiologi Infeksi Saluran Pernapasan Bawah (ISPB)

Oleh :
dr.Nailla Fariq Alfiani
Share To Social Media:

Data epidemiologi menunjukkan bahwa infeksi saluran pernapasan bawah (ISPB), seperti bronkiolitis dan pneumonia, memiliki kecenderungan kejadian berdasarkan usia. Bronkiolitis lebih banyak mengenai bayi atau balita, sedangkan pneumonia cenderung terjadi pada pasien imunokompromais atau penyakit paru kronik.[6,9,12,18,19]

Global

Pneumonia komunitas memiliki insidensi berkisar antara 1 hingga 25 kasus per 1000 penduduk per tahun. Insidensi penyakit ini lebih tinggi pada laki-laki, penderita HIV, dan individu dengan penyakit penyerta, terutama penyakit paru obstruktif kronik (PPOK). Sekitar 40% pasien memerlukan rawat inap, dan 5% memerlukan perawatan intensif (ICU).[9]

Di sisi lain, bronkiolitis merupakan ISPB tersering pada bayi, terutama disebabkan oleh respiratory syncytial virus (RSV). Di Amerika Serikat, bronkiolitis merupakan penyebab utama rawat inap pada bayi di bawah 12 bulan, dengan sekitar 100.000 kasus setiap tahun dan angka rawat inap tertinggi pada bayi usia 30–60 hari.[12]

Insidensi bronkitis akut diperkirakan mencapai 44 kasus per 1000 orang dewasa per tahun. Kondisi ini lebih sering ditemukan pada populasi dengan status sosial ekonomi rendah serta mereka yang tinggal di daerah perkotaan dan industri padat. Secara demografis, bronkitis akut lebih sering didiagnosis pada anak balita, sementara bronkitis kronis lebih sering terjadi pada individu berusia di atas 50 tahun.[17]

Indonesia

Belum ada data epidemiologis spesifik untuk ISPB di Indonesia. Dalam Riset Kesehatan Dasar 2024, Kementerian Kesehatan Indonesia hanya mempublikasikan cakupan temuan pneumonia pada balita, yakni sebesar 52,7%. Selain itu, dilaporkan pula bahwa angka kematian terkait pneumonia pada bayi adalah 0,12%.[18]

Mortalitas

Sebuah penelitian di Italia yang melibatkan 683.741 kasus rawat inap terkait ISPB menunjukkan bahwa 4% pasien memerlukan perawatan di ICU. Karena penelitian ini mencakup masa saat terjadi pandemi COVID-19, dilaporkan bahwa 22% kasus kematian ISPB adalah terkait infeksi COVID-19. Sementara itu, persentase kematian ISPB karena virus non-COVID adalah 3,2%.[7]

Studi retrospektif di Amerika Serikat menunjukkan bahwa pasien ISPB rawat inap memiliki mortalitas 30 hari 5,8% dan 360 hari 18,3%. Di sisi lain, pasien rawat jalan memiliki mortalitas 30 hari 1,2% dan 360 hari 3,6%. Risiko mortalitas meningkat seiring usia dan pada pasien dengan penyakit kronis atau kondisi imunokompromais.[19]

 

 

Penulisan pertama oleh: dr. Saphira Evani

Referensi

6. Duyu M, Karakaya Z. Viral etiology and outcome of severe lower respiratory tract infections among critically ill children admitted to the PICU. Med Intensiva. 2021;45(8):447–458. doi:10.1016/j.medine.2020.04.011. 2021. https://www.medintensiva.org/en-viral-etiology-outcome-severe-lower-articulo-S2173572721001259
7. Scaglione G, Canuti M, Offer M, et al. Burden and Outcomes of Severe Lower Respiratory Tract Infections with Unknown Etiology: A Retrospective Observational Study on Epidemiological Trends Over an 8-Year Period (2016–2024). Infect Dis Ther 14, 1075–1087. 2025. https://doi.org/10.1007/s40121-025-01148-9
9. Martin-Loeches I, Torres A, Nagavci B, et al. ERS/ESICM/ESCMID/ALAT guidelines for the management of severe community-acquired pneumonia. Intensive Care Med. 2023 Jun;49(6):615-632. doi: 10.1007/s00134-023-07033-8
12. Ralston SL, Lieberthal AS, Meissner HC, et al. Clinical Practice Guideline: The Diagnosis, Management, and Prevention of Bronchiolitis. Pediatrics (2014) 134 (5): e1474–e1502.
17. Fayyaz J. Bronchitis. Medscape, 2024.https://emedicine.medscape.com/article/297108-overview#a1
18. Sulistijo E, Manullang EV, Sulistyowati D, Sakti ES, dkk. Profil Kesehatan Indonesia. 2024. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. https://share.google/tI1iYlHxxO4h3pKsl
19. Ahuva A, Reiko S, Elizabeth B, et al. Short-term and Long-term Mortality Following Hospitalized and Ambulatory Lower Respiratory Tract Illnesses Among US Adults, Open Forum Infectious Diseases, Volume 12, Issue 4, April 2025, ofaf186, https://doi.org/10.1093/ofid/ofaf186

Etiologi Infeksi Saluran Pernapa...
Diagnosis Infeksi Saluran Pernap...

Artikel Terkait

  • Perbandingan Potensi Kortikosteroid Sistemik
    Perbandingan Potensi Kortikosteroid Sistemik
  • Red Flag Noisy Breathing pada Bayi
    Red Flag Noisy Breathing pada Bayi
  • Red Flags Batuk pada Bayi dan Anak
    Red Flags Batuk pada Bayi dan Anak
  • Manajemen PPOK Menurut Pedoman GOLD 2023
    Manajemen PPOK Menurut Pedoman GOLD 2023
  • Pedoman Penanganan PPOK 2025 – Ulasan Guideline Terkini
    Pedoman Penanganan PPOK 2025 – Ulasan Guideline Terkini

Lebih Lanjut

Diskusi Terkait
Anonymous
Dibalas 25 November 2025, 09:38
Sesak napas pada anak usia 8 bulan dengan riwayat bronkopneumonia
Oleh: Anonymous
2 Balasan
Alo Dokter, Assalamualaikum.. sy memiliki pasien anak usia 8 bulan BB 7 kg. keluhan sesak disertai demam . Keluhan tanpa disertai batuk flu. Pasien punya...
Anonymous
Dibalas 25 September 2025, 18:32
Tbc reinfeksi atau bronchopneumonia? Bagaimana melakukan diagnosisnya?
Oleh: Anonymous
2 Balasan
Alo dokter, izin diskusi dok. Pasien anak 3 tahun datang dgn keluhan demam 4 mgg,batuk4 mgg, bb turun tidak ada kontak tbc skrg, kgb tdk membesar, rontgen...
dr.Meidina
Dibalas 01 Juli 2025, 22:25
Diagnosis sesak yang tepat? - ALOPALOOZA Paru-paru
Oleh: dr.Meidina
1 Balasan
Pasien laki-laki usia 62th datang ke IGD dengan keluhan utama sesak napas meningkat sejak 2 hari yll, sesak hilang timbul, sesak tidak menciut, meningkat...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.