Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Kanker Lidah annisa-meidina 2026-04-16T13:31:33+07:00 2026-04-16T13:31:33+07:00
Kanker Lidah
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Pendahuluan Kanker Lidah

Oleh :
drg. Muhammad Garry Syahrizal Hanafi
Share To Social Media:

Kanker lidah adalah jenis kanker yang berasal dari sel epitel jaringan lidah. Pada kebanyakan kasus, kanker lidah merupakan karsinoma sel skuamosa (KSS). Secara klinis, kanker ini dapat diklasifikasikan ke dalam dua lokasi utama, yaitu dua pertiga anterior lidah (oral tongue) dan sepertiga posterior (pangkal lidah/orofaring).

Kanker lidah biasanya diawali oleh lesi prekanker seperti eritroplakia atau leukoplakia. Jika tidak ditangani dengan baik, lesi ganas ini akan berkembang menjadi massa infiltratif atau ulkus kronis yang menimbulkan nyeri hebat, disfagia, hingga gangguan bicara.[1-3]

Kanker Lidah, tongue cancer, oral cancer

Patofisiologi kanker lidah diawali oleh paparan karsinogen secara kronis. Paparan ini menyebabkan akumulasi mutasi genetik pada keratinosit sehingga menyebabkan disregulasi siklus sel. Paparan karsinogen kronis juga memicu mutasi gen supresor tumor, kerusakan jalur pensinyalan Epidermal Growth Factor Receptor (EGFR), aktivasi onkogen, gangguan proliferasi, dan apoptosis yang menginisiasi transformasi sel normal menjadi ganas.[4-7]

Faktor risiko utama kanker lidah meliputi kebiasaan mengonsumsi tembakau atau merokok dan konsumsi alkohol berlebihan. Faktor risiko lain meliputi infeksi virus HPV, kebersihan mulut yang buruk, iritasi kronis akibat protesa, defisiensi nutrisi, hingga paparan radiasi. Faktor genetik dan imunodefisiensi juga ditemukan pada penderita muda dan tidak merokok.[8,9]

Epidemiologi kanker lidah menunjukkan bahwa jenis kanker ini merupakan salah satu jenis karsinoma kepala dan leher yang paling umum dijumpai di dunia. Secara global, kanker ini masuk dalam sepuluh besar kanker tersering, dengan insidensi lebih tinggi dilaporkan terjadi di Asia Tenggara dan Asia Selatan.[6,10-12]

Pendekatan diagnosis dimulai dengan kecurigaan klinis pada lesi ulseratif, massa, atau plak pada lidah yang tidak sembuh-sembuh, terutama bila disertai nyeri, perdarahan, disfagia, disartria, atau pembesaran kelenjar getah bening servikal. Konfirmasi diagnosis dilakukan melalui biopsi lesi, diikuti pemeriksaan histopatologi serta pencitraan untuk menilai ekstensi lokal dan keterlibatan nodus limfa.[7,13-15]

Pada stadium awal, terapi utama meliputi reseksi bedah (glosektomi parsial) yang biasanya disertai dengan diseksi leher profilaksis pada kelenjar limfa yang berisiko. Pada stadium III dan IV, kombinasi bedah, radioterapi, dan kemoterapi diperlukan.[12,16-18]

Referensi

1. McCord C, Kiss A, Magalhaes MA, et al (2021) Oral squamous cell carcinoma associated with precursor lesions. Cancer Prevention Research 14:873–884. https://doi.org/10.1158/1940-6207.CAPR-21-0047
2. Tran Q, Maddineni S, Arnaud EH, et al (2023) Oral cavity cancer in young, non-smoking, and non-drinking patients: A contemporary review. Crit. Rev. Oncol. Hematol. 190
3. Divya B, Vasanthi V, Ramadoss R, et al (2023) Clinicopathological characteristics of oral squamous cell carcinoma arising from oral submucous fibrosis: A systematic review. J. Cancer Res. Ther. 19:537–542
4. Cabral LG de S, Martins IM, Paulo EP de A, et al (2025) Molecular Mechanisms in the Carcinogenesis of Oral Squamous Cell Carcinoma: A Literature Review. Biomolecules 15
5. Zhou J, Hu Z, Wang L, et al (2024) Tumor-colonized Streptococcus mutans metabolically reprograms tumor microenvironment and promotes oral squamous cell carcinoma. Microbiome 12:. https://doi.org/10.1186/s40168-024-01907-9
6. Tan Y, Wang Z, Xu M, et al (2023) Oral squamous cell carcinomas: state of the field and emerging directions. Int. J. Oral Sci. 15
7. Jagadeesan D, Sathasivam K V., Fuloria NK, et al (2024) Comprehensive insights into oral squamous cell carcinoma: Diagnosis, pathogenesis, and therapeutic advances. Pathol. Res. Pract. 261
8. Raj P, Hegde V, Bhargava M, et al (2025) Oral Squamous Cell Carcinoma-Deciphering the Etiology. Oral & Maxillofacial Pathology Journal 1:89–91
9. Pires FR, Ramos AB, de Oliveira JBC, et al (2013) Oral squamous cell carcinoma: Clinicopathological features from 346 cases from a single oral pathology service during an 8-year period. Journal of Applied Oral Science 21:460–467. https://doi.org/10.1590/1679-775720130317
10. Fatima J, Fatima E, Mehmood F, et al (2024) Comprehensive Analysis of Oral Squamous Cell Carcinomas: Clinical, Epidemiological, and Histopathological Insights With a Focus on Prognostic Factors and Survival Time. Cureus. https://doi.org/10.7759/cureus.54394
11. Alshami ML, Al-Maliky MA, Alsagban AA, Alshaeli AJ (2023) Epidemiology and incidence of oral squamous cell carcinoma in the Iraqi population over 5 years (2014–2018). Health Sci Rep 6:. https://doi.org/10.1002/hsr2.1205
12. Feller L, Lemmer J (2012) Oral Squamous Cell Carcinoma: Epidemiology, Clinical Presentation and Treatment. J Cancer Ther 03:263–268. https://doi.org/10.4236/jct.2012.34037
13. Jiromaru R, Yasumatsu R, Matsuo M, et al (2024) Clinical Analysis of Oral Squamous Cell Carcinoma: A Single-institution Experience. Cancer Diagnosis and Prognosis 4:105–110. https://doi.org/10.21873/cdp.10294
14. Yadav Y, Malhotra S, Subudhi G, Jha P (2025) Oral Squamous Cell Carcinoma in a Middle-Aged Patient: Case Report and Literature Review. Cureus. https://doi.org/10.7759/cureus.96192
15. Choudhury BK, Priyadarsini S, Mohanty S, et al (2020) Oral Squamous Cell Carcinoma: A Clinical Case Report. Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology 14:
16. Feller G, Khammissa RAG, Ballyram R, et al (2023) Tumour Genetic Heterogeneity in Relation to Oral Squamous Cell Carcinoma and Anti-Cancer Treatment. Int. J. Environ. Res. Public Health 20
17. Xue N, Wang Y, Wang Z, et al (2025) Trends in immunotherapy for oral squamous cell carcinoma. Cellular Oncology 48:1159–1179
18. Ansarin M, Bruschini R, Navach V, et al (2019) Classification of GLOSSECTOMIES: Proposal for tongue cancer resections. Head Neck 41:821–827. https://doi.org/10.1002/hed.25466

Patofisiologi Kanker Lidah
Diskusi Terbaru
dr.Eurena Maulidya
Dibalas 12 jam yang lalu
Ikuti e-Course ber SKP Kemenkes - Kupas Tuntas Otitis Media Akut: dari Teori ke Praktik Klinis
Oleh: dr.Eurena Maulidya
2 Balasan
ALO Dokter!Pasien anak datang dengan keluhan demam, susah tidur, dan rewel, apa pemeriksaan yang Anda lakukan? Apa diagnosanya?Kesalahan diagnosis sering...
Anonymous
Dibalas 14 jam yang lalu
Perlukah pap smear sebelum vaksin HPV?
Oleh: Anonymous
2 Balasan
ALO Dokter, Selamat malam dokter izin bertanya pasien usia 33 tahun sudah menikah ingin vaksin Hpv apakah wajib skrining hpv dna/papsmear terlebih dahulu ??
dr. ALOMEDIKA AI
Dibalas 9 jam yang lalu
Alomedika AI Bantu Catch Up Jurnal Terbaru dengan Mudah
Oleh: dr. ALOMEDIKA AI
2 Balasan
Segera gunakan ALOMEDIKA AI melalui aplikasi Alomedika: https://alomedika.onelink.me/qZen/2gltas91Perkembangan medis yang bergerak cepat dengan jutaan...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.