Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Pengawasan Klinis Tetrahydrozoline annisa-meidina 2026-08-21T14:53:59+07:00 2026-08-21T14:53:59+07:00
Tetrahydrozoline
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Pengawasan Klinis Tetrahydrozoline

Oleh :
dr.Nailla Fariq Alfiani
Share To Social Media:

Pengawasan klinis penggunaan tetrahydrozoline umumnya tidak diperlukan. Obat ini merupakan obat bebas atau over the counter (OTC) yang dapat ditoleransi dengan baik. Meski demikian, pasien perlu diedukasi agar menggunakan obat sesuai dengan anjuran petugas kesehatan atau yang tertera pada kemasan.

Pada penggunaan berulang, penggunaan jangka panjang, kelompok pasien rentan (seperti populasi anak dan lansia), serta kondisi yang berisiko mengalami komplikasi akibat aktivitas agonis α-adrenergik dan kemungkinan absorpsi sistemik obat, dapat terjadi efek samping seperti peningkatan tekanan darah dan bradikardia.[3,5,6,12]

Monitoring Penggunaan dan Durasi Terapi

Penggunaan tetrahydrozoline perlu dipantau terkait durasi dan frekuensi pemakaian, terutama pada sediaan nasal. Penggunaan secara terus-menerus atau melebihi durasi yang dianjurkan (3-5 hari) dapat menyebabkan rhinitis medikamentosa berupa kongesti hidung berulang akibat efek rebound setelah penghentian obat.[6,7,8,15]

Pemantauan Kondisi Kardiovaskular dan Penyakit Penyerta

Pada pasien dengan hipertensi, penyakit jantung, hipertiroidisme, atau diabetes melitus, perlu dilakukan pemantauan kondisi klinis selama penggunaan tetrahydrozoline karena stimulasi reseptor α-adrenergik dapat memengaruhi sistem kardiovaskular dan memerlukan pertimbangan risiko-manfaat terapi.[3,5,13]

Pemantauan Penggunaan pada Anak

Penggunaan tetrahydrozoline pada anak-anak memerlukan pengawasan khusus karena risiko paparan sistemik lebih tinggi dibandingkan dewasa, terutama akibat penggunaan dosis berlebih atau tertelan secara tidak sengaja. Pemantauan perlu dilakukan terhadap tanda-tanda toksisitas seperti perubahan kesadaran, gangguan pernapasan, gangguan denyut jantung, dan perubahan tekanan darah pada kasus paparan yang tidak disengaja.[9,12,16,17]

Potensi Penyalahgunaan Tetrahydrozoline

Tetrahydrozoline, terutama dalam bentuk sediaan tetes mata, memiliki potensi penyalahgunaan karena efek vasokonstriksi α-adrenergik yang dapat memberikan perbaikan sementara pada mata merah. Efek tersebut dapat mendorong penggunaan berulang di luar indikasi medis untuk mempertahankan tampilan mata yang jernih atau mengatasi kemerahan tanpa menangani penyebab yang mendasarinya/[12,18]

Selain penggunaan topikal yang tidak tepat, tetrahydrozoline juga berpotensi disalahgunakan melalui konsumsi oral atau pencampuran ke dalam minuman karena ketersediaannya yang luas sebagai obat bebas di beberapa negara. Paparan oral dalam jumlah besar dapat menyebabkan toksisitas akibat aktivitas agonis α-adrenergik, terutama pada anak-anak, dengan manifestasi seperti depresi saraf pusat, gangguan kardiovaskular, dan gangguan kesadaran.[12,16,17,18]

Referensi

3. Cunha JP. Tetrahydrozoline. RxList. 2026. https://www.rxlist.com/tetrahydrozoline_ophthalmic/generic-drug.htm
5. ASHP. Tetrahydrozoline (Monograph). 2026. https://www.drugs.com/monograph/tetrahydrozoline.html
6. Stinson RJ and Sadofsky LR Part II – imidazolines and rhinitis medicamentosa: how can we tackle the rebound dilemma?. Front. Pharmacol. 2025. 16:1655254. doi: 10.3389/fphar.2025.1655254.
7. Zeitlin J, Shermetaro C, Sutton AE. Rhinitis Medicamentosa StatPearls Publishing; 2026. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK538318/?
8. Chi DM. Rhinitis Medicamentosa Caused by Imidazoline Topical Decongestants: Literature Review. Asian Journal of Medical Principles and Clinical Practice, 2023. 6 (2):298-304. https://journalajmpcp.com/index.php/AJMPCP/article/view/191
9. Pediatric on Call. Tetrahydrozoline. 2026. https://www.pediatriconcall.com/drugs/tetrahydrozoline/988
12. Šoša I. Ingestion of Fluids of the Ocular Surface Containing Eye Drops of Imidazole Derivatives-Alpha Adrenergic Receptor Agonists as Paragons. Pharmaceuticals (Basel, Switzerland), 2024. 17(6), 758. https://doi.org/10.3390/ph17060758
13. Drugbank. Tetrahydrozoline hydrochloride. 2026. https://go.drugbank.com/drugs/DB06764
15. Stinson RJ, Sadofsky LR. Part 1 - imidazolines and the changing face of nasal decongestants. Frontiers in pharmacology, 2025. 16, 1655252. https://doi.org/10.3389/fphar.2025.1655252
16. Euwema MS, Swanson TJ. Deadly Single Dose Agents. In StatPearls. StatPearls Publishing. 2023. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/28722879/
17. Norman K, Nappe TM. Alpha Receptor Agonist Toxicity. In StatPearls. StatPearls Publishing. 2023. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/29763199/
18. Menshawey E, Menshawey R. More than meets the eye: a scoping review on the non-medical uses of THZ eye drops. Forensic science, medicine, and pathology, 2024. 20(2), 569–578. https://doi.org/10.1007/s12024-023-00680-9

Kontraindikasi dan Peringatan Te...

Artikel Terkait

  • Memilih Sediaan Topikal Mata yang Sesuai untuk Pasien
    Memilih Sediaan Topikal Mata yang Sesuai untuk Pasien
  • Edukasi Cara Penggunaan Obat Tetes Mata dengan Benar
    Edukasi Cara Penggunaan Obat Tetes Mata dengan Benar
  • Penggunaan Obat Mata Topikal pada Anak-Anak
    Penggunaan Obat Mata Topikal pada Anak-Anak
  • Pemeriksaan Klinis Konjungtivitis Viral vs Bakterial
    Pemeriksaan Klinis Konjungtivitis Viral vs Bakterial
  • Profilaksis Oftalmia Neonatorum: Apakah Masih Relevan?
    Profilaksis Oftalmia Neonatorum: Apakah Masih Relevan?

Lebih Lanjut

Diskusi Terkait
dr. Wilda Veramita
Dibalas 27 November 2025, 20:18
Penggunaan steroid tetes mata pada anak
Oleh: dr. Wilda Veramita
4 Balasan
ALO Dokter izin bertanya. Ada anak usia 2 tahun dengan keluhan mata merah sudah 3 hari dan banyak kotoran mata. Pada kasus seperti ini apakah diperbolehkan...
dr.Eurena Maulidya
Dibalas 30 Mei 2025, 14:29
Mata gatal dan mengganjal - ALOPALOOZA Mata
Oleh: dr.Eurena Maulidya
8 Balasan
ALO Dokter, pada kasus ini, pasien mengeluhkan matanya sangat gatal dan terasa mengganjal. Pasien juga mengeluhkan adanya sekret bening. Apa ya diagnosis...
Anonymous
Dibalas 04 April 2025, 08:41
Obat apa yang tepat untuk tatalaksana konjungtivitis pada ibu hamil?
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Alo Dokter. Obat tetes mata untuk konjungtivitis pd ibu hamil apa ya?

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.