Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
annisa-meidina 2026-08-21T14:34:11+07:00 2026-08-21T14:34:11+07:00
Tetrahydrozoline
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Pendahuluan Tetrahydrozoline

Oleh :
dr.Nailla Fariq Alfiani
Share To Social Media:

Tetrahydrozoline adalah obat tetes mata yang digunakan untuk meredakan mata merah akibat iritasi ringan, seperti karena kelilipan dan terkena debu. Tetrahydrozoline merupakan agonis selektif reseptor α1-adrenergik (simpatomimetik). Di Indonesia, obat ini digunakan sebagai dekongestan okular untuk mengurangi hiperemia konjungtiva, tetapi obat ini juga tersedia dalam bentuk nasal spray di negara lain.[1-3]

Tetrahydrozoline, yang juga dikenal sebagai tetrahydrozoline hydrochloride atau tetryzoline, bekerja secara lokal melalui stimulasi reseptor α1-adrenergik pada pembuluh darah. Mekanisme itu menghasilkan vasokonstriksi yang menurunkan aliran darah jaringan dan berkontribusi pada reduksi hiperemia serta edema.[1–4]

Secara klinis, tetrahydrozoline digunakan sebagai terapi lini pertama untuk keluhan ringan berupa mata merah noninfeksius dan sebagai dekongestan nasal simptomatik. Efek terapinya ditandai oleh perbaikan cepat pada kemerahan dan rasa tidak nyaman melalui penurunan dilatasi vaskular dan edema jaringan.[1,2,4]

Meski demikian, efek tersebut bersifat simptomatik dan tidak memodifikasi proses etiologi yang mendasari, sehingga kondisi seperti alergi, infeksi, atau iritasi kronis tetap memerlukan terapi kausal sesuai indikasi. Pada keluhan ringan dan bersifat self-limited, obat ini dapat dipertimbangkan sebagai terapi awal untuk kontrol gejala.[1–4]

Penggunaan simpatomimetik golongan imidazoline dalam bentuk tetes nasal lebih terbatas dibandingkan sediaan okular. Hal ini disebabkan karena risiko rhinitis medikamentosa, yaitu rebound congestion akibat penggunaan dekongestan intranasal berulang, yang dapat terjadi dalam beberapa hari hingga minggu sehingga penggunaannya harus dibatasi jangka pendek.[6,7]

Selain itu, penggunaan imidazoline intranasal juga dikaitkan dengan siklus overuse yang memperburuk gejala. Sebaliknya, sediaan oftalmik tidak memiliki keterbatasan seketat ini, sehingga lebih sering digunakan dalam praktik, termasuk di Indonesia.[6–8]

Tabel 1. Deskripsi Singkat Tetrahydrozoline

Perihal Deskripsi
Kelas Simpatomimetik, agen vasokonstriktor.[1,5]
Subkelas Agonis α-adrenergik.[1,4]
Akses Obat bebas (over-the-counter/OTC) untuk sediaan oftalmik.[2,3]
Wanita Hamil

Kategori FDA: C.[2,5]

Kategori TGA: tidak tersedia (not formally assigned).[10,11]

Wanita Menyusui Data terbatas, tetapi diduga ada potensi absorpsi sistemik sehingga perlu digunakan dengan kehati-hatian.[5,4]
Anak-anak Dapat digunakan dengan hati-hati pada anak-anak usia > 6 tahun.[3,7,9]
Infant Tidak direkomendasikan karena ada risiko toksisitas sistemik.[5,7,9]
FDA

Approved.[2,5]

 

Referensi

1. PubChem. Bethesda (MD): National Library of Medicine (US), National Center for Biotechnology Information. PubChem Compound Summary for CID 5419, (+-)-Tetrahydrozoline; 2026. https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/compound/Tetrahydrozoline
2. Multum C. Tetrahydrozoline. 2025. https://www.drugs.com/mtm/tetrahydrozoline-ophthalmic.html
3. Cunha JP. Tetrahydrozoline. RxList. 2026. https://www.rxlist.com/tetrahydrozoline_ophthalmic/generic-drug.htm
4. NCATS. Tetrahydrozoline. National Center for Advancing Translational Sciences. 2026. https://drugs.ncats.io/drug/S9U025Y077#general
5. ASHP. Tetrahydrozoline (Monograph). 2026. https://www.drugs.com/monograph/tetrahydrozoline.html
6. Stinson RJ and Sadofsky LR Part II – imidazolines and rhinitis medicamentosa: how can we tackle the rebound dilemma?. Front. Pharmacol. 2025. 16:1655254. doi: 10.3389/fphar.2025.1655254.
7. Zeitlin J, Shermetaro C, Sutton AE. Rhinitis Medicamentosa StatPearls Publishing; 2026. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK538318/?
8. Chi DM. Rhinitis Medicamentosa Caused by Imidazoline Topical Decongestants: Literature Review. Asian Journal of Medical Principles and Clinical Practice, 2023. 6 (2):298-304. https://journalajmpcp.com/index.php/AJMPCP/article/view/191
9. Pediatric on Call. Tetrahydrozoline. 2026. https://www.pediatriconcall.com/drugs/tetrahydrozoline/988
10. Therapeutic Goods Administration. Product information (PI): Tetrahydrozoline. Australian Government, Department of Health and Aged Care. 2025. https://www.ebs.tga.gov.au/servlet/xmlmillr6?dbid=ebs/PublicHTML/pdfStore.nsf&docid=332121&agid=(PrintDetailsPublic)&actionid=1
11. Therapeutic Goods Administration. Prescribing medicines in pregnancy database. Australian Government, Department of Health and Aged Care. 2026. https://www.tga.gov.au/resources/health-professional-information-and-resources/australian-categorisation-system-prescribing-medicines-pregnancy/prescribing-medicines-pregnancy-database

Farmakologi Tetrahydrozoline

Artikel Terkait

  • Memilih Sediaan Topikal Mata yang Sesuai untuk Pasien
    Memilih Sediaan Topikal Mata yang Sesuai untuk Pasien
  • Edukasi Cara Penggunaan Obat Tetes Mata dengan Benar
    Edukasi Cara Penggunaan Obat Tetes Mata dengan Benar
  • Penggunaan Obat Mata Topikal pada Anak-Anak
    Penggunaan Obat Mata Topikal pada Anak-Anak
  • Pemeriksaan Klinis Konjungtivitis Viral vs Bakterial
    Pemeriksaan Klinis Konjungtivitis Viral vs Bakterial
  • Profilaksis Oftalmia Neonatorum: Apakah Masih Relevan?
    Profilaksis Oftalmia Neonatorum: Apakah Masih Relevan?

Lebih Lanjut

Diskusi Terkait
dr. Wilda Veramita
Dibalas 27 November 2025, 20:18
Penggunaan steroid tetes mata pada anak
Oleh: dr. Wilda Veramita
4 Balasan
ALO Dokter izin bertanya. Ada anak usia 2 tahun dengan keluhan mata merah sudah 3 hari dan banyak kotoran mata. Pada kasus seperti ini apakah diperbolehkan...
dr.Eurena Maulidya
Dibalas 30 Mei 2025, 14:29
Mata gatal dan mengganjal - ALOPALOOZA Mata
Oleh: dr.Eurena Maulidya
8 Balasan
ALO Dokter, pada kasus ini, pasien mengeluhkan matanya sangat gatal dan terasa mengganjal. Pasien juga mengeluhkan adanya sekret bening. Apa ya diagnosis...
Anonymous
Dibalas 04 April 2025, 08:41
Obat apa yang tepat untuk tatalaksana konjungtivitis pada ibu hamil?
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Alo Dokter. Obat tetes mata untuk konjungtivitis pd ibu hamil apa ya?

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.