Formulasi Tetrahydrozoline
Formulasi tetrahydrozoline di Indonesia adalah dalam bentuk larutan dalam botol plastik. Sediaan yang ada di Indonesia hanya untuk tetes mata, sedangkan di negara lain obat ini juga tersedia dalam bentuk nasal spray.[1-4]
Bentuk Sediaan
Di Indonesia, tetrahydrozoline hanya tersedia dalam bentuk tetes mata dengan konsentrasi 0,05%. Di negara lain, obat ini juga tersedia dalam bentuk tetes hidung dan nasal spray.[5,13]
Cara Penggunaan
Cara penggunaan dibagi menjadi penggunaan okular dan penggunaan nasal.[2,3,5]
Cara Penggunaan Okular
Di Indonesia tetrahydrozoline hanya ada dalam bentuk tetes mata, digunakan pada kasus mata merah akibat iritasi ringan. Cara menggunakannya adalah:
- Cuci tangan sebelum menyentuh kemasan.
- Lepaskan lensa kontak sebelum penggunaan.
- Gunakan secara topikal dengan meneteskan larutan ke dalam kantung konjungtiva mata sesuai dosis yang dianjurkan.
- Tunggu minimal ≥15 menit sebelum memasang kembali lensa kontak.
- Tutup kembali botol dengan rapat setelah setiap penggunaan.
Perlu diingat bahwa sediaan sebaiknya tidak lagi digunakan jika terjadi perubahan warna atau tampak keruh. Saat penggunaan tetes mata, edukasi pasien agar menghindari menyentuhkan ujung penetes (dropper) ke mata, tangan, atau permukaan lain untuk mencegah kontaminasi.[3,5]
Cara Penggunaan Nasal
Sediaan nasal tidak tersedia di Indonesia. Cara penggunaan tetrahydrozoline nasal dalam bentuk tetes dan spray adalah:
- Cuci tangan sebelum menyentuh kemasan.
- Bersihkan hidung dengan mengeluarkan sekret.
- Buka tutup kemasan.
- Tetes atau semprotkan ke masing-masing lubang hidung sesuai dosis yang ditentukan.
- Tutup kembali botol dengan rapat setelah setiap penggunaan.
Jangan gunakan larutan jika terjadi perubahan warna atau tampak keruh. Hindari menyentuhkan ujung penetes ke hidung, tangan, atau permukaan lain untuk mencegah kontaminasi.[2,3,5]
Cara Penyimpanan
Sediaan tetrahydrozoline dianjurkan disimpan pada suhu ruangan 15–30°C. Lokasi penyimpanan sebaiknya jauh dari panas berlebih dan sinar matahari langsung. Sediaan juga tidak boleh dibekukan.
Simpan dalam wadah tertutup rapat setelah digunakan. Jauhkan dari jangkauan anak-anak. Edukasi pasien untuk tidak menggunakan larutan jika terjadi perubahan warna atau tampak keruh dan buang sediaan apabila telah melewati tanggal kedaluwarsa.[2,3,5,10]
Kombinasi dengan Obat Lain
Tetrahydrozoline bekerja sebagai vasokonstriktor untuk mengurangi hiperemia konjungtiva. Obat ini juga tersedia dalam bentuk kombinasi dengan bahan seperti hypromellose, polyethylene glycol, dextran, dan polyvinyl alcohol, yang berfungsi sebagai pelumas yang menstabilkan lapisan air mata dan mengurangi iritasi.
Lebih lanjut, penambahan gliserin membantu meningkatkan hidrasi permukaan okular. Penambahan zink sulfat berperan sebagai astringen ringan yang membantu mengurangi sekresi mukosa. Kombinasi ini memberikan efek sinergis, sehingga tidak hanya mengatasi kemerahan mata tetapi juga memperbaiki kondisi dry eye dan iritasi yang sering menyertai.[2,5,13]