Kontraindikasi dan Peringatan Paromomycin
Kontraindikasi penggunaan paromomycin adalah pada pasien dengan obstruksi intestinal atau riwayat alergi terhadap obat ini. Peringatan penggunaan diperlukan terkait risiko nefrotoksisitas, ototoksisitas, dan blokade neuromuskular.[1-3,11]
Kontraindikasi
Paromomycin dikontraindikasikan pada pasien yang memiliki hipersensitivitas atau alergi terhadap paromomycin maupun komponen obatnya. Obat ini juga tidak boleh digunakan pada pasien dengan obstruksi intestinal, karena kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko komplikasi dan mengganggu penggunaan obat secara aman melalui saluran gastrointestinal.[1]
Peringatan
Dalam penggunaan paromomycin, efek samping berupa nefrotoksisitas, ototoksisitas, dan blokade neuromuscular perlu diwaspadai. Selain itu, pastikan bahwa penggunaan antibiotik ini dilakukan secara tepat untuk mencegah perkembangan resistensi.[1-3,11]
Risiko Nefrotoksisitas, Ototoksisitas, dan Blokade Neuromuskular
Paromomycin, seperti aminoglikosida lainnya, berpotensi menyebabkan nefrotoksisitas, ototoksisitas, dan blokade neuromuskular apabila obat mengalami absorpsi sistemik. Meskipun paromomycin oral umumnya memiliki absorpsi gastrointestinal yang rendah, penggunaannya harus dilakukan dengan hati-hati pada pasien dengan lesi atau ulkus intestinal karena kerusakan mukosa dapat meningkatkan absorpsi obat dan menyebabkan toksisitas ginjal.
Ototoksisitas juga perlu menjadi perhatian khusus pada pasien dengan varian patogen pada gen MT-RNR1, yang mengkode subunit rRNA mitokondria 12S dan dapat meningkatkan kerentanan terhadap gangguan pendengaran akibat aminoglikosida. Pada pasien yang diketahui memiliki varian MT-RNR1 berisiko tinggi, penggunaan aminoglikosida sebaiknya dihindari.[1]
Risiko Superinfeksi
Penggunaan paromomycin juga dapat menyebabkan superinfeksi, yaitu pertumbuhan berlebihan organisme yang tidak sensitif terhadap obat, termasuk jamur. Oleh karena itu, pasien perlu dipantau terhadap munculnya infeksi baru selama terapi dan diberikan pengobatan yang sesuai apabila superinfeksi terjadi.[1-3]
Penggunaan Antibiotik Rasional
Paromomycin harus digunakan secara rasional dan hanya pada infeksi yang terbukti atau sangat dicurigai disebabkan oleh organisme yang sensitif untuk mengurangi risiko perkembangan resistensi. Pemilihan atau perubahan terapi sebaiknya mempertimbangkan hasil kultur dan uji kepekaan. Jika data tersebut belum tersedia, pemilihan terapi empiris perlu mempertimbangkan pola epidemiologi dan sensitivitas mikroorganisme setempat.[1]