Efek Samping dan Interaksi Obat Paromomycin
Efek samping umum paromomycin oral, terutama pada dosis >3 g/hari, meliputi mual, kram atau nyeri abdomen, dan diare. Dalam hal interaksi obat, belum ada interaksi obat khusus yang dilaporkan, tetapi paromomycin dianjurkan untuk tidak diberikan bersama obat yang juga memiliki risiko ototoksisitas dan nefrotoksisitas.[1,8]
Efek Samping
Secara klinis, paromomycin digunakan pada kasus infeksi protozoa intestinal, seperti amebiasis. Efek samping paromomycin umumnya berupa gangguan gastrointestinal, seperti mual, kram atau nyeri abdomen, dan diare. Efek ini terutama dilaporkan pada penggunaan oral dengan dosis tinggi (>3 g/hari).
Meskipun absorpsi paromomycin dari saluran cerna relatif rendah, efek samping berat dapat terjadi jika obat terserap secara sistemik. Efek yang perlu diwaspadai adalah nefrotoksisitas, ototoksisitas, dan blokade neuromuskular. Risiko ototoksisitas dapat lebih tinggi pada individu dengan varian gen MT-RNR1.[1]
Interaksi Obat
Tidak terdapat studi formal mengenai interaksi paromomycin dengan obat lain. Meski begitu, paromomycin sebaiknya tidak diberikan bersamaan dengan obat yang dapat menimbulkan ototoksisitas dan nefrotoksisitas.[1,8]