Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Formulasi Moxifloxacin general_alomedika 2026-08-25T17:29:22+07:00 2026-08-25T17:29:22+07:00
Moxifloxacin
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan Pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Formulasi Moxifloxacin

Oleh :
dr. Reren Ramanda
Share To Social Media:

Formulasi moxifloxacin di Indonesia adalah dalam bentuk kaplet, tablet, infus, dan tetes mata. Obat oral bisa diberikan sebelum atau setelah makanan. Penyimpanan dilakukan dalam suhu ruang, jauh dari sumber panas dan paparan sinar matahari langsung.[2,3,7,9,11]

Bentuk Sediaan

Moxifloxacin tersedia dalam bentuk tablet dan kaplet dengan kekuatan 400 mg. Ada pula sediaan infus intravena dengan kekuatan 400 mg dalam 250 ml.

Moxifloxacin juga tersedia dalam bentuk topikal, yaitu tetes mata 5 mg/ml dengan sediaan 5 ml.[7]

Cara Penggunaan

Dosis tidak perlu disesuaikan pada pasien dengan gangguan hati dan ginjal. Pemberian obat per oral dapat dilakukan sebelum atau setelah makan.

Penyesuaian waktu minum obat dapat dilakukan pada kasus tertentu, contohnya pemberian obat minimal 4 jam sebelum atau 8 jam setelah minum obat antasida, sukralfat, multivitamin, dan obat-obatan lainnya yang mengandung kation multivalen, karena jenis obat ini dapat menurunkan absorpsi moxifloxacin.

Moxifloxacin sediaan intravena diberikan dalam infus lambat yang habis dalam 60 menit. Pemberian moxifloxacin intravena juga sebaiknya tidak dicampurkan dengan obat lain.[3,5,9,11]

Cara Penyimpanan

Obat disimpan dalam wadah tertutup dengan suhu ruangan sekitar 25°C, dengan rentang yang direkomendasikan 15-30°C. Obat dijauhkan dari sumber panas, sebaiknya tidak disimpan di lemari pendingin, jauhkan dari sinar matahari langsung, dan disimpan pada ruangan yang kering.[2,9,11]

 

 

Direvisi oleh: dr. Bedry Qintha

Referensi

2. PubChem. Bethesda (MD): National Library of Medicine (US), National Center for Biotechnology Information; 2026. PubChem Compound Summary for CID 152946, Moxifloxacin. https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/compound/Moxifloxacin
3. FDA. Highlights of prescribing information: Avelox (Moxifloxacin). 2025. https://www.accessdata.fda.gov/drugsatfda_docs/label/2025/021085s069,021277s065lbl.pdf
5. Medscape. Moxifloxacin. 2026. https://reference.medscape.com/drug/avelox-moxifloxacin-systemic-moxifloxacin-342537
7. BPOM. Cek BPOM. Moxifloxacin. 2026. https://cekbpom.pom.go.id//home/produk/6uu07has6ga8sh0o8r4pvu20o2/all/row/10/page/1/order/4/DESC/search/1/moxifloxacin
9. MIMS. Moxifloxacin. 2026. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/moxifloxacin/
11. ASHP. Moxifloxacin. 2026. https://www.drugs.com/monograph/moxifloxacin.html

Farmakologi Moxifloxacin
Indikasi dan Dosis Moxifloxacin

Artikel Terkait

  • Tata Laksana Febrile Neutropenia Pasca Kemoterapi
    Tata Laksana Febrile Neutropenia Pasca Kemoterapi
  • Obat Baru Untuk Penatalaksanaan Tuberkulosis Resistan Obat
    Obat Baru Untuk Penatalaksanaan Tuberkulosis Resistan Obat
  • Antibiotik Oral vs Kombinasi Antibiotik Oral dan Intravena untuk Terapi Appendicitis Akut Tanpa Komplikasi – Telaah Jurnal
    Antibiotik Oral vs Kombinasi Antibiotik Oral dan Intravena untuk Terapi Appendicitis Akut Tanpa Komplikasi – Telaah Jurnal
  • Manfaat dan Pilihan Antibiotik Profilaksis untuk Penyakit Paru Obstruksi Kronik
    Manfaat dan Pilihan Antibiotik Profilaksis untuk Penyakit Paru Obstruksi Kronik
  • Menelaah Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran (PNPK) Tata Laksana Tuberkulosis 2019
    Menelaah Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran (PNPK) Tata Laksana Tuberkulosis 2019

Lebih Lanjut

Diskusi Terbaru
dr.Bellatrix Bonisa Madarja
Dibalas 2 jam yang lalu
Dementia
Oleh: dr.Bellatrix Bonisa Madarja
3 Balasan
Seorang lelaki usia 60th datang diantar oleh anaknya dengan keluhan banyak lupa terutama kepemilikan harta keluarga namun nama nama anak pasien masih ingat,...
Anonymous
Dibalas 27 Agustus 2026, 14:25
Cikunguyah
Oleh: Anonymous
2 Balasan
Sore dok izin diskusiSaya kedatangan pasien permepuan usia 36 thn mengeluhkan 3 minggu yang lalu sempat demam ± 3hari ( sekarang sdh tdk demam) di sertai...
dr.Elizabeth Anastasya
Dibalas 26 Agustus 2026, 14:12
Ikuti e-Course ber SKP Kemenkes - Infeksi Soil-Transmitted Helminth dan Protozoa
Oleh: dr.Elizabeth Anastasya
1 Balasan
ALO Dokter! Link daftar: https://www.alomedika.com/ecourse/infeksi-soil-transmitted-helminth-dan-protozoa-usus  Link LMS:...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.