Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Indikasi dan Dosis Amikacin general_alomedika 2025-12-19T10:22:57+07:00 2025-12-19T10:22:57+07:00
Amikacin
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan Pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Indikasi dan Dosis Amikacin

Oleh :
Yelvi Levani
Share To Social Media:

Indikasi pemberian amikacin adalah untuk infeksi gram negatif berat, seperti pneumonia yang berkaitan dengan ventilator, endoftalmitis, dan sepsis. Selain itu, amikacin bisa juga digunakan untuk infeksi saluran kemih yang disebabkan bakteri gram negatif yang resisten terhadap antibiotik lain, serta untuk TB MDR (Multi Drug Resistant Tuberculosis).[4,9,14]

Infeksi Bakteri Gram Negatif Berat

Amikacin dapat digunakan pada infeksi bakteri gram negatif yang berat, misalnya pneumonia yang berkaitan dengan ventilator atau rumah sakit (ventilator acquired/hospital acquired pneumonia), endoftalmitis, meningitis, serta bakterimia akibat bakteri gram negatif atau sepsis.

  • Dosis dewasa: 15 mg/kg 1 kali sehari atau dibagi menjadi dua dosis. Dapat diberikan secara intramuskular dan intravena secara perlahan dalam 2-3 menit, atau menggunakan drip selama 30-60 menit. Dosis maksimal 1,5 g/hari. Lama durasi terapi 7-10 hari.
  • Dosis untuk neonatus: dosis inisial 10 mg/kg diikuti 7,5 mg/kg setiap 12 jam. Dapat diberikan secara intramuskular dan intravena secara perlahan dalam 2-3 menit, atau menggunakan drip selama 1-2 jam. Dosis maksimal 1 g/hari. Lama durasi terapi 7-10 hari.
  • Dosis untuk bayi prematur: 7,5 mg/kg setiap 12 jam. Dapat diberikan secara intramuskular dan intravena secara perlahan dalam 2-3 menit, atau menggunakan drip selama 1-2 jam. Dosis maksimal 1 g/hari. Lama durasi terapi 7-10 hari.
  • Dosis untuk usia 4 minggu sampai 12 tahun: 15-20 mg/kg sekali sehari atau dibagi menjadi 2 dosis. Dapat diberikan secara intramuskular dan intravena secara perlahan dalam 2-3 menit, atau menggunakan drip selama 1-2 jam. Dosis maksimal 1 g/hari. Lama durasi terapi 7-10 hari.[4,9,14]

Infeksi Saluran Kemih

Amikacin dapat diberikan pada pasien dengan infeksi saluran kemih komplikata, yang disebabkan bakteri gram negatif yang resisten terhadap antibiotik lain. Dosis untuk dewasa adalah 7,5 mg/kg sekali sehari atau dibagi menjadi 2 dosis.[4,9,13]

TB MDR

Pada pasien dewasa dengan fungsi ginjal normal, amikacin dapat diberikan untuk terapi tuberkulosis resistan, dalam dosis 15-20 mg/kg diberikan 2-3 kali/minggu intamuskular.

Pada pasien dewasa dengan gangguan fungsi ginjal (klirens kreatinin < 30 ml/menit), dosis disesuaikan menjadi 12-15 mg/kg 2-3 kali/minggu intramuskular.[3]

Febrile Neutropenia

Pada febrile neutropenia, amikacin digunakan off-label sebagai bagian dari terapi empiris infeksi bakteri, khususnya untuk cakupan bakteri gram-negatif termasuk Pseudomonas aeruginosa. Amikacin diberikan bersama antibiotik antipseudomonal lain seperti sefalosporin generasi ketiga/keempat, penisilin spektrum luas, atau karbapenem. Dosis yang digunakan adalah 7,5 mg/kgBB intravena setiap 12 jam.[13]

 

 

Direvisi oleh: dr. Bedry Qintha

Referensi

3. WHO. Treatment of Tuberculosis Guideline – Fourth Edition. 2010. http://whqlibdoc.who.int/publications/2010/9789241547833_eng.pdf
4. MIMS Indonesia. Amikacin. 2025. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/amikacin/?type=brief&mtype=generic
9. Sizar O, Sundareshan V. Amikacin. Statpearls. 2018. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK430908/
13. ASHP. Amikacin (Monograph). 2025. https://www.drugs.com/monograph/amikacin.html
14. Ehrmann S, Barbier F, Demiselle J, et al; Reva and CRICS-TRIGGERSEP F-CRIN Research Networks. Inhaled Amikacin to Prevent Ventilator-Associated Pneumonia. N Engl J Med. 2023 Nov 30;389(22):2052-2062. doi: 10.1056/NEJMoa2310307.

Formulasi Amikacin
Efek Samping dan Interaksi Obat ...

Artikel Terkait

  • Pentingnya Terapi Tuberkulosis Pada Kehamilan untuk Mencegah Transmisi ke Janin
    Pentingnya Terapi Tuberkulosis Pada Kehamilan untuk Mencegah Transmisi ke Janin
  • Pendekatan Diagnosis Tuli Mendadak
    Pendekatan Diagnosis Tuli Mendadak
Diskusi Terbaru
dr. Hudiyati Agustini
Dibalas 54 menit yang lalu
😱 KESEMPATAN LANGKA! BONUS 1.000 AP, Follow Channel Perlindungan Kulit Sensitif
Oleh: dr. Hudiyati Agustini
2 Balasan
ALO Dokter!🔥 Hanya berlaku 3 HARI !!! Segera ikuti Channel Perlindungan Kulit Sensitif dan Berjerawat di  aplikasi Alomedika:Klik link ini (dari aplikasi/HP)...
dr. Hudiyati Agustini
Dibalas 04 Agustus 2026, 14:06
🚨Ikuti e-Course & Dapatkan SKP Gratis "Perdarahan Pascapersalinan: Dari Evidence ke Praktik, Mengapa Masih Gagal"
Oleh: dr. Hudiyati Agustini
2 Balasan
ALO Dokter!🚨 Every Birth is at Risk! Don't Wait for Heavy Bleeding!Perdarahan pascapersalinan (PPH) masih menjadi salah satu penyebab utama kematian ibu....
dr. ALOMEDIKA
Dibalas 03 Agustus 2026, 12:10
Link SKP Webinar Alomedika di LMS - Agustus 2026!
Oleh: dr. ALOMEDIKA
1 Balasan
ALO Dokter!Yuk, ikuti webinar ber SKP Kemenkes Alomedika di bulan Agustus 2026!18 Agustus 2026 - AI untuk Dunia Bedah Masa KiniPerdarahan vs. Pembekuan — tes...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.