Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Patofisiologi Epididimitis general_alomedika 2025-12-05T14:30:13+07:00 2025-12-05T14:30:13+07:00
Epididimitis
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Patofisiologi Epididimitis

Oleh :
Audric Albertus
Share To Social Media:

Patofisiologi epididimitis dapat bersifat infeksius atau noninfeksius. Epididimitis infeksius umumnya diakibatkan oleh infeksi saluran kemih yang menyebar ke epididimis, sedangkan yang tidak berhubungan dengan infeksi belum diketahui secara pasti.[2,3,5,6]

Epididimitis Infeksius

Infeksi bakteri sampai sekarang merupakan penyebab yang paling sering ditemukan pada pasien epididimitis. Epididimitis umumnya terjadi akibat infeksi menular seksual, seperti  infeksi klamidia dan gonorrhoeae, yang kemudian diikuti dengan migrasi patogen ke traktus genitourinaria.[2,5]

Rute infeksi yang sering terjadi adalah penjalaran patogen secara retrograde ascending, dari uretra dan kandung kemih menuju duktus ejakulatorius dan vas deferens. Penyebaran patogen juga dapat terjadi melalui jalur limfatik korda spermatikus.[2,5]

Epididimitis juga dapat terjadi akibat penyebab yang tidak berhubungan dengan infeksi menular seksual. Epididimitis yang berhubungan dengan infeksi saluran kemih ini dapat disebabkan oleh aliran balik atau stagnasi urine.[2,5]

Patofisiologi Epididimitis Noninfeksius

Penyebab noninfeksi sampai sekarang belum diketahui secara pasti. Pada epididimitis akibat penggunaan amiodarone, terdapat hipotesis yang mengatakan bahwa akumulasi dari konsentrasi tinggi obat amiodarone dan metabolitnya terjadi pada jaringan epididimal. Selain itu, perubahan histologis juga ditemukan, seperti fibrosis epididimal fokal dan infiltrasi limfositik.[3,6]

 

 

 

Direvisi oleh: dr. Hudiyati Agustini

Referensi

2. McConaghy JR, Panchal B. Epididymitis: An overview. Am Fam Physician. 2016;94(9):723–6.
3. Acute epididymitis - Epocrates Online. Online.epocrates.com. 2018
5. Rupp TJ, Leslie SW. Epididymitis. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing. 2023. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK430814/
6. Cicek T, Cicek Demir C, Coban G, Coner A. Amiodarone Induced Epididymitis: A Case Report. Iran Red Crescent Med J. 2014;16(1):e13929.

Pendahuluan Epididimitis
Etiologi Epididimitis
Diskusi Terbaru
dr. Hudiyati Agustini
Dibalas 2 jam yang lalu
Ikuti Webinar ber-SKP Kemenkes - Batas Aman Praktik di Media Sosial - Rabu, 4 Maret 2026 Jam: 13.30 - 16.30 WIB
Oleh: dr. Hudiyati Agustini
2 Balasan
ALO Dokter!Segera daftar webinar ber SKP KEMENKES - Batas Aman Praktik Tenaga Kesehatan di Media Sosial, disini:...
Anonymous
Dibalas 22 jam yang lalu
Expertise rontgen dan kemungkinan diagnosis?
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Laki-laki, 23 tahun Keluhan: Bengkak pada dagu, rahang bawah dan leher. Telah dilakukan pemeriksaan Rontgen Proyeksi AP dan Lateral. Bagaimana expertise...
Anonymous
Dibalas 23 jam yang lalu
Pusar berdarah pada bayi usia 2 minggu
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Alo dokter, izin bertanya saya menemukan kasus bayi usia 2 minggu pada area pusarnya mengeluarkn darah terutama saat bayi bergerak sudah dialami sekitar...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.