Panduan e-Prescription Sindrom Zollinger-Ellison
Panduan e-prescription sindrom Zollinger-Ellison ini bisa digunakan oleh Dokter saat hendak meresepkan terapi medikamentosa secara online.
Sindrom Zollinger-Ellison adalah kelainan yang disebabkan oleh tumor gastrinoma penghasil gastrin berlebihan sehingga terjadi hipersekresi asam lambung yang menimbulkan ulkus peptikum rekuren, diare, dan gejala refluks gastroesofageal.
Penatalaksanaan meliputi pengendalian hipersekresi asam lambung dengan proton pump inhibitor (PPI) dosis tinggi, serta eradikasi atau pengendalian gastrinoma melalui reseksi bedah bila memungkinkan. Terapi online hanya bersifat sementara untuk meredakan gejala dan ketidaknyamanan pasien, dan selanjutnya pasien tetap perlu dirujuk untuk pemeriksaan langsung.
Tanda dan Gejala
Diagnosis sindrom Zollinger-Ellison tidak dapat dilakukan secara online, tetapi kecurigaan terhadap penyakit ini diperlukan pada pasien dengan keluhan gastritis atau ulkus peptikum yang rekuren atau refrakter terhadap terapi standar, terutama jika tidak ditemukan faktor risiko gastritis seperti infeksi Helicobacter pylori maupun penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS).
Gejala nyeri ulu hati, nyeri perut, penurunan berat badan, dan diare kronis berlemak merupakan yang sering dikeluhkan pasien. Pasien bisa juga menyampaikan bahwa sudah menggunakan proton pump inhibitor (PPI) jangka panjang, tetapi gejala kambuh atau memberat saat PPI dikurangi atau dihentikan.[5,7]
Peringatan
Pemberian PPI pada sindrom Zollinger-Ellison bukan merupakan terapi definitif. Meski demikian, penghentian PPI secara tiba-tiba dapat menyebabkan peningkatan sekresi asam lambung dan komplikasi ulkus berat seperti perforasi dan perdarahan.
Pemberian PPI dosis tinggi jangka panjang dapat menyebabkan defisiensi vitamin B12 akibat hipoklorhidria yang berkepanjangan. Pemantauan kadar vitamin B12 serum diperlukan pada pasien yang mendapat PPI jangka panjang.
Pemberian medikamentosa secara online pada sindrom Zollinger-Ellison hanya bertujuan untuk meringankan keluhan pasien. Pemberian terapi ini harus selalu diikuti dengan rujukan ke fasilitas kesehatan untuk pemeriksaan dan terapi lebih lanjut.[1-3,5,7]
Medikamentosa
PPI merupakan farmakoterapi pilihan untuk sindrom Zollinger-Ellison:
Omeprazole 60 mg sekali sehari, per oral, dapat ditingkatkan hingga 120 mg/hari tetapi diberikan dalam dosis terbagi.[15]
Esomeprazole 40 mg dua kali sehari per oral, dapat ditingkatkan hingga 120 mg dua kali sehari.[18]
Lansoprazole 60 mg sekali sehari, per oral, bisa ditingkatkan hingga 90 mg dua kali sehari.[19]
Pemberian pada Ibu Hamil
FDA tidak memasukkan omeprazole, esomeprazole, dan lansoprazole dalam kategori kehamilan tertentu. FDA menyatakan bahwa data keamanan penggunaan obat-obat tersebut dalam kehamilan masih belum jelas.
Meski demikian, TGA Australia memasukkan ketiga obat tersebut dalam kategori B3. Ini berarti bahwa obat hanya dikonsumsi oleh sejumlah kecil wanita hamil dan wanita usia subur, tanpa adanya peningkatan frekuensi malformasi atau efek berbahaya langsung maupun tidak langsung lain pada janin manusia. Studi pada hewan telah menunjukkan bukti peningkatan kejadian kerusakan janin, tetapi signifikansinya dianggap belum jelas pada manusia.[15,18-20]