Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui Temazepam annisa-meidina 2026-01-08T14:39:46+07:00 2026-01-08T14:39:46+07:00
Temazepam
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui Temazepam

Oleh :
dr.Novita Mawar Hadini, Sp.FK
Share To Social Media:

Penggunaan temazepam pada ibu hamil tidak dianjurkan. Obat ini masuk kategori X oleh FDA dan kategori C oleh TGA. Pada ibu menyusui, temazepam diketahui dikeluarkan ke ASI.[2-4]

Penggunaan pada Kehamilan

Temazepam masuk dalam kategori X menurut FDA. Obat-obatan dalam kategori ini tidak boleh digunakan oleh wanita hamil karena studi pada manusia atau hewan menunjukkan risiko terhadap janin, dan risiko tersebut lebih besar daripada manfaat klinis yang mungkin diperoleh.

Menurut TGA, temazepam masuk dalam kategori C. Obat dalam kategori ini dilaporkan telah menyebabkan atau diduga menyebabkan efek berbahaya pada janin manusia atau neonatur tanpa menyebabkan malformasi.[2-4]

Penggunaan temazepam pada kehamilan secara umum tidak direkomendasikan, utamanya karena potensi risiko berdasarkan pengalaman dengan benzodiazepin lain. Studi pada hewan tidak menemukan peningkatan teratogenisitas, dan satu studi observasional pada 379 anak yang terpapar temazepam pada trimester pertama juga tidak menunjukkan peningkatan kejadian cacat bawaan.

Secara garis besar, data mengenai dampak temazepam terhadap luaran kehamilan lain seperti persalinan prematur atau berat badan lahir rendah masih terbatas. Meski begitu, penggunaan benzodiazepin mendekati waktu persalinan dapat menyebabkan gejala neonatal, seperti iritabilitas, tremor, gangguan pernapasan, dan hipotonia.[2]

Penggunaan pada Ibu Menyusui

Penggunaan temazepam pada ibu menyusui umumnya dianggap relatif aman karena kadar temazepam dalam ASI rendah dan waktu paruh eliminasinya relatif singkat, sehingga jumlah obat yang tertelan bayi sangat kecil dan tidak diharapkan menimbulkan efek merugikan klinis.

Pemberian dosis pada waktu tidur setelah sesi menyusui terakhir dapat membantu meminimalkan pajanan obat pada bayi, terutama pada bayi yang tidur sepanjang malam. Studi menunjukkan kadar temazepam dan metabolitnya dalam ASI serta plasma bayi umumnya tidak terdeteksi atau sangat rendah, dan tidak ditemukan efek samping yang dapat diamati pada bayi yang disusui.

Meskipun demikian, pemantauan klinis tetap dianjurkan terhadap tanda sedasi, gangguan menyusu, atau pertambahan berat badan yang tidak adekuat pada bayi, khususnya pada neonatus dan bayi muda.[6]

Referensi

2. National Center for Biotechnology Information. PubChem Compound Summary for CID 5391, Temazepam. 2025. https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/compound/Temazepam.
3. ASHP. Temazepam. 2025. https://www.drugs.com/monograph/temazepam.html
4. Drugbank. Temazepam. 2025. https://go.drugbank.com/drugs/DB00231
6. Drugs and Lactation Database (LactMed®). Bethesda (MD): National Institute of Child Health and Human Development; Temazepam. 2024. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK501256/

Efek Samping dan Interaksi Obat ...
Kontraindikasi dan Peringatan Te...

Artikel Terkait

  • Studi Literatur - Bahaya Blue Light
    Studi Literatur - Bahaya Blue Light
  • Antihistamin Tidak Disarankan untuk Penatalaksanaan Insomnia
    Antihistamin Tidak Disarankan untuk Penatalaksanaan Insomnia
  • Hindari Penghentian Diazepam secara Tiba-Tiba
    Hindari Penghentian Diazepam secara Tiba-Tiba
  • Efektivitas dan Keamanan Obat Antidepresan untuk Insomnia
    Efektivitas dan Keamanan Obat Antidepresan untuk Insomnia
  • Perbandingan Lemborexant dengan Obat Insomnia Lain
    Perbandingan Lemborexant dengan Obat Insomnia Lain

Lebih Lanjut

Diskusi Terkait
Anonymous
Dibuat 30 Juli 2025, 08:38
Zolpidem apakah dapat diresepkan oleh dokter umum?
Oleh: Anonymous
0 Balasan
ALO Dokter, selamat pagi, saya mau bertanya.Untuk pasien yang mengalami sulit memulai tidur. Sebaiknya obat apa yang diberikan? Apakah zolpidem dapat...
Anonymous
Dibalas 28 Juni 2025, 23:23
Bolehkah meresepkan obat tidur untuk pasien wanita dengan insomnia akut?
Oleh: Anonymous
2 Balasan
ALO Dokter. Saya mendapatkan pasien wanita usia 34 tahun dengan keluhan tidak dapat tidur mendadak sejak 3 hari, pasien lalu pasien merasa demam namun tidak...
Anonymous
Dibalas 01 Februari 2025, 08:46
Terapi insomnia dan ansietas pada pasien usia kerja
Oleh: Anonymous
2 Balasan
Alo Dokter, mhn arahan dan step terapi mengenai pasien usia kerja 30-35 thn dg kecenderungan insomnia dan ansietas....jika mungkin ada gangguan psikotik,...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.