Pengawasan Klinis Zanamivir
Pengawasan klinis yang diperlukan pada pengguna zanamivir adalah monitoring reaksi hipersensitivitas, baik pada pasien dengan atau tanpa riwayat alergi. Monitoring fungsi pernapasan secara cermat karena ada risiko terjadi bronkospasme, baik pada pasien dengan ataupun tanpa riwayat penyakit saluran pernapasan.[2,3]
Selain itu, evaluasi kemungkinan terjadinya perubahan perilaku. Hal ini dikarenakan beberapa pasien influenza yang menggunakan zanamivir pernah dilaporkan mengalami kejadian neuropsikiatri, misalnya kejang, halusinasi, delirium, dan perilaku abnormal.[2]
Referensi
(Konten ini khusus untuk dokter. Registrasi untuk baca selengkapnya)