Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Farmakologi Zanamivir annisa-meidina 2026-01-21T11:21:41+07:00 2026-01-21T11:21:41+07:00
Zanamivir
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Farmakologi Zanamivir

Oleh :
dr. Karina Sutanto
Share To Social Media:

Secara farmakologi, zanamivir berperan sebagai inhibitor neuraminidase yang poten dan selektif, sehingga efektif digunakan untuk terapi dan profilaksis influenza A maupun B.[1-3]

Farmakodinamik

Sebagai obat antivirus influenza A dan B, zanamivir bekerja dengan cara menghambat neuraminidase secara selektif, sehingga berpotensi mengubah agregasi dan pelepasan partikel virus.[2-4]

Dengan menghambat enzim neuraminidase, maka zanamivir akan menekan pelepasan partikel virus baru yang matang (virion) yang infektif dari sel epitel saluran pernapasan. Hal ini bisa menghentikan penyebaran virus dan mencegah infeksi sel sehat lainnya, sehingga membatasi perkembangan infeksi dan memperpendek durasi penyakit.[2-4] 

Farmakokinetik

Zanamivir tersedia dalam bentuk sediaan inhalasi oral dan parenteral. Obat ini dapat terdeposit secara luas di saluran pernapasan setelah pemberian inhalasi oral. Obat ini tidak memiliki metabolit pada manusia.[3,4,10]

Absorbsi

Zanamivir diabsorbsi dengan buruk dari saluran cerna. Bioavailabilitas oral zanamivir sekitar 2%, dengan waktu puncak konsentrasi plasma sekitar 1-2 jam (inhalasi).[2-4]

Distribusi

Zanamivir terdeposit luas di seluruh saluran pernapasan setelah pemberian secara inhalasi oral, dengan volume distribusi sekitar 16 L. Dua lokasi deposisi utama terletak di orofaring dan paru-paru (masing-masing memiliki rata-rata 77,6% dan 13,2%). Ikatan protein plasma zanamivir <10% dan rasio darah terhadap plasma adalah 0,56.[2,3]

Metabolisme

Tidak ada metabolit yang terdeteksi pada manusia.[3]

Eliminasi

Zanamivir dieliminasi melalui filtrasi ginjal dengan ekskresi dosis tunggal selesai dalam 24 jam sebagai urin dalam bentuk obat yang tidak berubah. Total klirens berkisar antara 2,5-10,9 L/jam. Obat yang tidak diserap diekskresikan melalui feses. Waktu paruh yang diperlukan zanamivir setelah pemberian melalui inhalasi oral berkisar antara 2,5-5,1 jam dan sekitar 2-3 jam setelah pemberian melalui intravena.[2,3]

Referensi

1. LiverTox: Clinical and Research Information on Drug-Induced Liver Injury. Bethesda (MD): National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases. Zanamivir. 2012. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK548527/
2. MIMS. Zanamivir. 2025. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/zanamivir?mtype=generic
3. FDA. Relenza. 2018. https://www.accessdata.fda.gov/drugsatfda_docs/label/2018/021036s030lbl.pdf
4. Eiland LS, Eiland EH. Zanamivir for the prevention of influenza in adults and children age 5 years and older. Ther Clin Risk Manag. 2007 Jun;3(3):461-5.
10. Marty FM, Man CY, van der Horst C, et al. Safety and pharmacokinetics of intravenous zanamivir treatment in hospitalized adults with influenza: an open-label, multicenter, single-arm, phase II study. J Infect Dis. 2014 Feb 15;209(4):542-50.

Pendahuluan Zanamivir
Formulasi Zanamivir

Artikel Terkait

  • Efikasi Konsumsi Zinc untuk Meringankan Gejala Common Cold
    Efikasi Konsumsi Zinc untuk Meringankan Gejala Common Cold
  • Vaksin Influenza untuk Pencegahan Sekunder Infark Miokard Akut pada Pasien Risiko Tinggi
    Vaksin Influenza untuk Pencegahan Sekunder Infark Miokard Akut pada Pasien Risiko Tinggi
  • Pemberian Oseltamivir untuk Penyakit Serupa Influenza di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer – Telaah Jurnal
    Pemberian Oseltamivir untuk Penyakit Serupa Influenza di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer – Telaah Jurnal
  • Oseltamivir Tidak Bermanfaat untuk Pasien Influenza - Artikel Terkini!
    Oseltamivir Tidak Bermanfaat untuk Pasien Influenza - Artikel Terkini!
  • Vaksin Influenza: Siapakah yang Memerlukan
    Vaksin Influenza: Siapakah yang Memerlukan

Lebih Lanjut

Diskusi Terkait
Anonymous
Dibalas 24 November 2025, 09:43
Benjolan di ketiak pada ibu hamil TM 3
Oleh: Anonymous
2 Balasan
Alo dokter, izin bertanya. Jika ada pasien ibu hamil dengan keluhan batuk pilek dan terdapat benjolan di ketiak setelah flu, apakah terapi yg tepat bisa...
dr. Risna Safitri
Dibalas 21 November 2025, 17:03
Apakah akhir-akhir ini meningkat kasus influenza, covid, atau pneumonia?
Oleh: dr. Risna Safitri
5 Balasan
ALO Dokter. Akhir2 ini banyak sekali kasus demam tinggi 3 hari, sakit tenggorokan dan batuk. Tanpa disertai adanya flu. Bahkan napasnya menjadi berat, hingga...
dr. Intan Fajriani
Dibalas 13 Februari 2023, 10:35
Live Webinar Alomedika - Pengujian Kombo COVID-19 dan Influenza A/B untuk Diagnosa dan Terapi yang Cepat dan Akurat.Sabtu, 11 Februari 2023.
Oleh: dr. Intan Fajriani
7 Balasan
ALO, Dokter!Jangan lewatkan Live Webinar dengan topik, "Pengujian Kombo COVID-19 dan Influenza A/B untuk Penentuan Diagnosa dan Terapi yang Cepat dan...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.