Indikasi dan Dosis Zanamivir
Indikasi zanamivir dalam bentuk inhalasi oral adalah untuk tata laksana dan profilaksis influenza A dan B. Sementara itu, zanamivir parenteral digunakan untuk tata laksana kasus influenza A dan B yang rumit. Dosis zanamivir disesuaikan dengan indikasi dan bentuk sediaannya.[2-4,10]
Tata Laksana Influenza A dan B
Untuk tata laksana influenza A dan B pada orang dewasa, zanamivir bubuk inhalasi oral diberikan dengan dosis 10 mg (2 inhalasi) sebanyak 2 kali sehari selama 5 hari melalui alat inhalasi. Terapi dimulai dalam 48 jam setelah timbulnya gejala.[2-4,8]
Untuk tata laksana influenza A dan B pada anak berusia ≥5 tahun (bukti efikasi dan keamanan pada anak berusia <7 tahun sebenarnya masih terbatas), zanamivir bubuk inhalasi oral diberikan dengan dosis 10 mg (2 inhalasi) sebanyak 2 kali sehari selama 5 hari melalui alat inhalasi. Terapi dimulai dalam 36 jam setelah timbul gejala.[2-4,8]
Untuk tata laksana influenza A dan B pada pasien dengan kasus infeksi yang rumit dan berpotensi mengancam jiwa, resisten, dan/atau tidak cocok dengan pengobatan lain, zanamivir intravena diindikasikan. Rekomendasi dosis zanamivir intravena adalah:
- Orang dewasa: 600 mg sebanyak 2 kali sehari selama 5-10 hari, diberikan melalui infus selama 30 menit
- Anak 6 bulan sampai <6 tahun: 14 mg/kgBB sebanyak 2 kali sehari, diberikan melalui infus selama 30 menit dengan durasi terapi selama 5-10 hari
- Anak ≥6 tahun: 12 mg/kgBB sebanyak 2 kali sehari, maksimal 600 mg sebanyak 2 kali sehari. Terapi diberikan melalui infus selama 30 menit dengan durasi selama 5-10 hari[2,3,10]
Profilaksis Influenza A dan B
Untuk profilaksis influenza A dan B (bila ada paparan di rumah tangga atau ada kontak dekat), zanamivir bubuk inhalasi oral diberikan dengan dosis dewasa 10 mg (2 inhalasi) sebanyak 1 kali sehari selama 10 hari melalui alat inhalasi. Sementara itu, dosis dewasa untuk profilaksis terhadap wabah di masyarakat adalah 10 mg (2 inhalasi) sebanyak 1 kali sehari hingga 28 hari melalui alat inhalasi. Profilaksis dimulai dalam 36 jam setelah kontak.[2,3,8]
Penggunaan pada Populasi Khusus
Penggunaan zanamivir memerlukan penyesuaian dosis pada populasi khusus, yakni populasi dengan gangguan renal. Zanamivir diberikan setelah sesi dialisis pada pasien yang menjalani hemodialisis intermiten atau dialisis peritoneal. Penyesuaian dosis pada pasien gangguan renal dibagi berdasarkan usia, berat, dan klirens kreatinin (CrCl).[2,3]
Tabel 2. Dosis Dewasa dan Anak ≥6 Tahun dengan Berat ≥50 kg
| CrCl (mL/ menit) | Dosis |
| <15 | Dosis awal 600 mg diikuti dengan 60 mg sebanyak 2 kali sehari, dimulai 48 jam setelah dosis awal. |
| 15-<30 | Dosis awal 600 mg diikuti dengan 150 mg sebanyak 2 kali sehari, dimulai 24 jam setelah dosis awal. |
| 30-<50 | Dosis awal 600 mg diikuti dengan 250 mg sebanyak 2 kali sehari, dimulai 12 jam setelah dosis awal. |
| 50-<80 | Dosis awal 600 mg diikuti dengan 400 mg sebanyak 2 kali sehari, dimulai 12 jam setelah dosis awal. |
Tabel 3. Dosis Anak 6 Tahun Sampai <18 Tahun dengan Berat <50 kg
| CrCl (mL/ menit) | Dosis |
| <15 | Dosis awal 12 mg/kgBB diikuti dengan 1,2 mg/kgBB sebanyak 2 kali sehari, dimulai 48 jam setelah dosis awal. |
| 15-<30 | Dosis awal 12 mg/kgBB diikuti dengan 3 mg/kgBB sebanyak 2 kali sehari, dimulai 24 jam setelah dosis awal. |
| 30-<50 | Dosis awal 12 mg/kgBB diikuti dengan 5 mg/kgBB sebanyak 2 kali sehari, dimulai 12 jam setelah dosis awal. |
| 50-<80 | Dosis awal 12 mg/kgBB diikuti dengan 8 mg/kgBB sebanyak 2 kali sehari, dimulai 12 jam setelah dosis awal. |
Tabel 4. Dosis Anak 6 Bulan Sampai <6 Tahun dengan Berat ≥42,8 kg
| CrCl (mL/ menit) | Dosis |
| <15 | Dosis awal 600 mg diikuti dengan 60 mg sebanyak 2 kali sehari, dimulai 48 jam setelah dosis awal. |
| 15-<30 | Dosis awal 600 mg diikuti dengan 150 mg sebanyak 2 kali sehari, dimulai 24 jam setelah dosis awal. |
| 30-<50 | Dosis awal 600 mg diikuti dengan 250 mg sebanyak 2 kali sehari, dimulai 12 jam setelah dosis awal. |
| 50-<80 | Dosis awal 600 mg diikuti dengan 400 mg sebanyak 2 kali sehari, dimulai 12 jam setelah dosis awal. |
Tabel 5. Dosis Anak 6 Bulan Sampai <6 Tahun dengan Berat <42,8 kg
| CrCl (mL/ menit) | Dosis |
| <15 | Dosis awal 14 mg/kgBB diikuti dengan 1,4 mg/kgBB sebanyak 2 kali sehari, dimulai 48 jam setelah dosis awal. |
| 15-<30 | Dosis awal 14 mg/kgBB diikuti dengan 3,5 mg/kgBB sebanyak 2 kali sehari, dimulai 24 jam setelah dosis awal. |
| 30-<50 | Dosis awal 14 mg/kgBB diikuti dengan 5,8 mg/kgBB sebanyak 2 kali sehari, dimulai 12 jam setelah dosis awal. |
| 50-<80 | Dosis awal 14 mg/kgBB diikuti dengan 9,3 mg/kgBB sebanyak 2 kali sehari, dimulai 12 jam setelah dosis awal. |