Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Epidemiologi Obstructive Sleep Apnea general_alomedika 2026-09-17T16:20:38+07:00 2026-09-17T16:20:38+07:00
Obstructive Sleep Apnea
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Epidemiologi Obstructive Sleep Apnea

Oleh :
dr. Novita
Share To Social Media:

Data epidemiologi obstructive sleep apnea (OSA) menunjukkan bahwa penyakit ini memengaruhi sekitar 936 juta orang di seluruh dunia, dengan rentang usia 30 hingga 69 tahun.[10]

Global

Obstructive sleep apnea (OSA) adalah penyakit yang cukup sering ditemukan bukan hanya di negara maju, namun juga di negara-negara berkembang. Sebuah studi melaporkan bahwa OSA dialami oleh hampir 1 miliar orang di seluruh dunia, di mana OSA derajat sedang–berat dialami oleh 425 juta pasien dewasa berusia 30–69 tahun.[5,10,11]

Penelitian yang dilakukan di Eropa dan Amerika Serikat memperkirakan bahwa sebanyak 14-49% laki-laki paruh baya memiliki OSA. Selain itu, sebuah studi dari National Commision on Sleep Disorder Research memperkirakan sebanyak 7-18 juta orang mengalami OSA di Amerika Serikat.

Prevalensi kasus OSA lebih tinggi seiring pertambahan usia. Laki-laki juga lebih banyak mengalami kondisi ini dibandingkan perempuan. Obesitas dan faktor genetik juga telah dilaporkan memengaruhi peningkatan kejadian OSA.[5,7,12,13]

Indonesia

Data epidemiologi mengenai obstructive sleep apnea (OSA) di Indonesia masih sangat terbatas.

Mortalitas

Mortalitas dan morbiditas pada OSA terutama berkaitan dengan dampak hipoksia intermiten dan gangguan tidur berulang yang dapat meningkatkan risiko berbagai komplikasi kardiometabolik dan neurologis. OSA yang tidak tertangani berhubungan dengan peningkatan morbiditas berupa hipertensi, atrial fibrilasi, gagal jantung, penyakit arteri koroner, dan stroke.

OSA juga telah dikaitkan dengan peningkatan risiko kecelakaan lalu lintas dan kecelakaan kerja akibat kantuk di siang hari. Lebih lanjut, OSA berat juga meningkatkan risiko mortalitas secara bermakna. Meta-analisis menunjukkan bahwa OSA berat atau sedang-berat berkaitan dengan sekitar 2 kali lipat risiko mortalitas semua penyebab.[1,4,5,9]

 

 

Direvisi oleh: dr. Bedry Qintha

Referensi

1. Tasali E, Pamidi S, Covassin N, Somers VK. Obstructive Sleep Apnea and Cardiometabolic Disease: Obesity, Hypertension, and Diabetes. Circ Res. 2025 Aug 15;137(5):764-787. doi: 10.1161/CIRCRESAHA.125.325676.
4. Javaheri S, Barbe F, Rodriguez FC, et al. Sleep apnea: types, mechanisms and clinical cardiovascular consequences. JACC. 2017; 69(7): 841-858
5. Slowik JM, Sankari A, Collen JF. Obstructive Sleep Apnea. In: StatPearls. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2025.
7. Qaseem A, et al. Management of obstructive sleep apnea in adults: a clinical practice guideline from the American College of Physicians. Ann Intern Med. 2013; 159(7): 471-483
9. Zeidler MR. Obstructive Sleep Apnea. Medscape. 2026. https://emedicine.medscape.com/article/295807-overview#a1
10. Iannella G, Pace A, Bellizzi MG, et al. The Global Burden of Obstructive Sleep Apnea. Diagnostics (Basel). 2025;15(9):1088. doi:10.3390/diagnostics15091088
12. Durgan DJ, Bryan RM. Cerebrovascular consequences of obstructive sleep apnea. J Am Heart Assoc. 2012; 1: e000091
13. Garvey JF, Pengo MF, Drakatos P, Kent BD. Epidemiological aspects of obstructive sleep apnea. J Thorac Dis. 2015; 7(5): 920-929

Etiologi Obstructive Sleep Apnea
Diagnosis Obstructive Sleep Apnea

Artikel Terkait

  • Perawatan Alat CPAP di Rumah
    Perawatan Alat CPAP di Rumah
  • Agonis Reseptor Glucagon-like Peptide-1 pada Penanganan Obstructive Sleep Apnea
    Agonis Reseptor Glucagon-like Peptide-1 pada Penanganan Obstructive Sleep Apnea
Diskusi Terkait
Anonymous
Dibalas 05 November 2024, 21:48
Sleep apnea pada anak yang sudah pernah tonsilektomi
Oleh: Anonymous
2 Balasan
Hallo dok, saya ijin konsultasi. Ada anak yang sudah pernah riwayat operasi Amandel, namun keluhannya masih mengorok dan tiba2 seperti henti nafasnya. Apa...
Anonymous
Dibalas 03 Februari 2024, 07:06
Kapan perlu merujuk pasien dengan Obstructive Sleep Apnea (OSA)?
Oleh: Anonymous
2 Balasan
Alo dokter, izin konsultasi dok saya memiliki pasien dengan curiga ke arah Obstructive Sleep Apnea (OSA) dengan score ESS 7. Yang saya tanyakan dok, kapan...
dr.Olvy Sekarsari Octaviana
Dibalas 28 April 2023, 09:09
Tata Laksana Obstructive Sleep Apnea (OSA) di layanan primer
Oleh: dr.Olvy Sekarsari Octaviana
1 Balasan
ALO Dokter, izin berdiskusi.. ketika dalam praktek layanan primer atau dalam praktek telemedicine ditemukan pasien dengan diagnosis mengarah pada OSA, terapi...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.