Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Patofisiologi Neutropenia general_alomedika 2025-10-24T10:22:22+07:00 2025-10-24T10:22:22+07:00
Neutropenia
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Patofisiologi Neutropenia

Oleh :
dr. Reren Ramanda
Share To Social Media:

Patofisiologi neutropenia bervariasi berdasarkan etiologi terjadinya penyakit. Secara umum, patofisiologi neutropenia disebabkan oleh pengurangan produksi, gangguan transfer hasil produksi ke darah perifer, peningkatan marginasi-sekuestrasi dan percepatan destruksi sel.[3]

Neutropenia Akibat Obat-obatan

Pada neutropenia yang disebabkan oleh obat-obatan atau kemoterapi, neutropenia terjadi akibat terjadinya supresi sumsum tulang oleh zat kemoterapi atau obat-obatan yang dikonsumsi, yang mengakibatkan penurunan produksi neutrofil di sumsum tulang. Obat-obatan tersebut antara lain rituximab, clozapine, dapsone, methimazole, quinidine, aminopyrine, sefalosforin, sulfonamid, hydralazine dan penicillin[1,4,5]

Neutropenia Akibat Infiltrasi Tumor Padat

Tumor juga dapat menyebabkan terjadinya neutropenia bila terjadi infiltrasi tumor ke dalam sumsum tulang. Infiltrasi seperti ini biasanya terjadi pada tumor padat. Mekanisme terjadinya neutropenia adalah penurunan produksi sel neutrofil di sumsum tulang akibat penekanan dari sel tumor yang menginfiltrasi tadi sehingga terjadi defek sumsum tulang.[1,4,5]

Neutropenia Akibat Autoimun

Pada pasien dengan produksi neutrofil yang normal, neutropenia dapat terjadi akibat autoimun. Reaksi autoimun ini diperantarai oleh aktivasi limfosit T dan sitokin pro inflamasi secara berlebihan yang menginisiasi terjadinya proses apoptosis sel neutrofil yang sedang berkembang.[5-7]

Neutropenia Akibat Infeksi

Infeksi merupakan etiologi tersering terjadinya neutropenia pada pasien. Hampir semua jenis infeksi oleh bakteri, virus jamur dan parasit dapat menyebabkan neutropenia. Infeksi yang memiliki manifestasi klinis neutropenia antara lain sepsis bakterial, toxoplasmosis, brucellosis, typhoid, tuberkulosis, malaria dan demam dengue.[1,2,8,9]

Referensi

1. Vaillant, Angel A. Justiz and Zito, Patrick M. Neutropenia. 2020. Available from : https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK507702/
2.Newburger, Peter E and Dale, David C. Evaluation and Management of Patients with Isolated Neutropenia. Semin Hematol. 2013;50(3):198-206. Available from : https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3748385/#!po=10.8696
3. Celkan T, Koç BŞ. Approach to the patient with neutropenia in childhood. Turk Pediatri Ars. 2015;50(3):136-144. Available from : https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4629920/
4. Moore DC. Drug-Induced Neutropenia: A Focus on Rituximab-Induced Late-Onset Neutropenia. P T. 2016;41(12):765-768. Available from : https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5132417/
5. James RM, Kinsey SE. The investigation and management of chronic neutropenia in children. Arch Dis Child. 2006;91(10):852-858. Available from : https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2066017/#!po=25.0000
6. Zergham, Azka S. and Acharya, Utkarsh. Cyclic Neutropenia. 2020. Available from : https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK557396/
7. Dale DC, Bolyard AA. An update on the diagnosis and treatment of chronic idiopathic neutropenia. Curr Opin Hematol. 2017;24(1):46-53. Available from : https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5380401/
8. Munshi HG, Montgomery RB. Severe neutropenia: a diagnostic approach. West J Med. 2000;172(4):248-252. Available from : https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC1070837/
9.Braden, CD. Neutropenia. 2018. Medscape. Available from : https://emedicine.medscape.com/article/204821-overview#a10

Pendahuluan Neutropenia
Etiologi Neutropenia

Artikel Terkait

  • Tata Laksana Febrile Neutropenia Pasca Kemoterapi
    Tata Laksana Febrile Neutropenia Pasca Kemoterapi
  • Neutropenia Akibat Penggunaan Antipsikotik Clozapine
    Neutropenia Akibat Penggunaan Antipsikotik Clozapine
Diskusi Terbaru
dr. Hudiyati Agustini
Dibalas 21 jam yang lalu
Ikuti e-Course berSKP Kemenkes - Diagnosis dan Rencana Tata Laksana Mixed Pain
Oleh: dr. Hudiyati Agustini
1 Balasan
ALO Dokter Tahukah apa itu mixed pain? Ya, contoh mixed pain adalah nyeri pada penderita osteoartritis dan hernia diskus, di mana nyeri disebabkan oleh...
Anonymous
Dibalas 14 jam yang lalu
Pasien mengerjakan kegiatan berulang, apa diagnosisnya?
Oleh: Anonymous
12 Balasan
Alo dok, saya punya pasien yg kl cuci tangan harus 7x baru ngerasa bersih....kl ngunci pintu harus dipastikan terkunci sampe 7x jegrak jegrek engsel...
dr.Eurena Maulidya
Dibalas 23 jam yang lalu
Berbahaya?! Pasien Anggap Sosial Media sebagai Klinik
Oleh: dr.Eurena Maulidya
4 Balasan
ALO Dokter.Pasien usia 28 tahun datang dengan keluhan kepala terasa ringan yang disertai dengan mual dan muntah. Pasien mengatakan sudah 2 minggu konsumsi...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.