Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Prognosis Ruptur Esofagus general_alomedika 2023-02-07T10:31:33+07:00 2023-02-07T10:31:33+07:00
Ruptur Esofagus
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Prognosis Ruptur Esofagus

Oleh :
dr. Pepi Nurapipah
Share To Social Media:

Prognosis ruptur esofagus baik bila terdiagnosis dan dilakukan tindakan kurang dari 24 jam. Prognosis ditentukan juga dari lokasi ruptur dan komplikasi yang terjadi.[6]

Komplikasi

Mortalitas ruptur esofagus meningkat karena esophagus memiliki struktur dan lokasi yang unik, yang menyebabkan bakteri dan enzim digestif dapat masuk ke mediastinum. Hal ini menyebabkan terjadinya komplikasi sebagai berikut:

  • Mediastinitis dapat menyebabkan pembentukan abses secara lokal
  • Empiema dan abses intratorakal

  • Sepsis
  • Gagal napas
  • Syok dan multiple organ dysfunction syndrome[2,6,8]

Prognosis

Prognosis ruptur esofagus memiliki morbiditas dan mortalitas yang tinggi, apabila diagnosis dan tata laksana tidak dilakukan dengan baik. Mortalitas lebih tinggi jika terjadi ruptur esofagus spontan, ruptur esofagus yang terdiagnosis >24 jam, dan pada pasien yang memiliki gangguan struktur esofagus. Prognosis ruptur iatrogenik lebih baik dibandingkan dengan ruptur esofagus spontan, karena biasanya dapat terdiagnosis lebih dini sehingga dapat ditangani dengan segera. Hasil penelitian Ryom, et al pada tahun 2011 di Denmark menyatakan bahwa ruptur esofagus servikal memiliki mortalitas yang lebih rendah dibanding ruptur esofagus di level torakal atau abdominal.[2,6,8]

Referensi

2. Mueller DK. Esophageal Rupture. 2019. Medscape. Available from : https://emedicine.medscape.com/article/425410-overview#a4
6. Triadafilopoulus G. Boerhaave syndrome: Effort rupture of the esophagus. 2020. Uptodate. Available from : https://www.uptodate.com/contents/boerhaave-syndrome-effort-rupture-of-the-esophagus
8. Ezenkwele UA. Esophageal Rupture and Tears in Emergency Medicine. 2016. Medscape. Available from : https://emedicine.medscape.com/article/775165-overview#a6

Penatalaksanaan Ruptur Esofagus
Edukasi dan Promosi Kesehatan Ru...
Diskusi Terbaru
Anonymous
Dibalas 19 menit yang lalu
Berulang-ulang...?
Oleh: Anonymous
7 Balasan
Alo dok, saya punya pasien yg kl cuci tangan harus 7x baru ngerasa bersih....kl ngunci pintu  harus dipastikan terkunci sampe 7x jegrak jegrek engsel...
dr.Eurena Maulidya
Dibalas 7 menit yang lalu
Berbahaya?! Pasien Anggap Sosial Media sebagai Klinik
Oleh: dr.Eurena Maulidya
4 Balasan
ALO Dokter. Pasien usia 28 tahun datang dengan keluhan kepala terasa ringan yang disertai dengan mual dan muntah. Pasien mengatakan sudah 2 minggu konsumsi...
Anonymous
Dibalas 14 jam yang lalu
Pasien trauma kepala, GCS 7, HR 153-155x, irama EKG atrial flutter, perlukah kardioversi sync?
Oleh: Anonymous
4 Balasan
Saya dokter iship izin bertanyaPasien trauma kepala, GCS 7, HR 153-155x, TD 121/78, selama monitor MAP > 65 mmHg,  irama EKG atrial flutter. Apakah pasien...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.