Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Prognosis Sindrom Sjogren general_alomedika 2023-11-13T10:01:34+07:00 2023-11-13T10:01:34+07:00
Sindrom Sjogren
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Prognosis Sindrom Sjogren

Oleh :
dr. Reren Ramanda
Share To Social Media:

Prognosis sindrom Sjogren umumnya baik, terutama bila komplikasi berat dapat dideteksi sejak dini. Komplikasi sindrom Sjogren terbagi dua yaitu infiltrasi periepitelial dan komplikasi ekstraglandular. Mortalitas sindrom Sjogren secara umum sama dengan populasi umum, namun risiko akan meningkat pada pasien yang mengalami komplikasi berat seperti limfoma non-Hodgkin.

Komplikasi

Komplikasi sindrom Sjogren dapat dibagi menjadi dua, yaitu komplikasi infiltrasi periepitelial dan komplikasi ekstraglandular. Komplikasi infiltrasi periepitelial antara lain nefritis interstitial, gangguan hepar, dan bronkiolitis. Sementara itu, komplikasi ekstraglandular sangat berkaitan dengan hiperreaktivitas sel B, hypergammaglobulinemia, dan pembentukan formasi kompleks imun.[15]

Manifestasi klinis komplikasi ekstraglandular antara lain berupa palpable purpura, glomerulonefritis, dan neuropati perifer. Manifestasi ekstraglandular juga dapat meningkatkan risiko transformasi keganasan dengan pembentukan limfoma.  Risiko kejadian limfoma non-Hodgkin pada pasien sindrom Sjogren meningkat hingga 6 kali lipat dibanding populasi normal.[9,15,18]

Prognosis

Prognosis pasien sindrom Sjogren bergantung pada perkembangan manifestasi sistemik penyakit. Bila dibandingkan dengan populasi umum, pasien dengan sindrom Sjogren memiliki peningkatan angka mortalitas yaitu 2,86. Penyebab utama mortalitas pada pasien sindrom Sjogren terutama adalah pembentukan limfoma dan selanjutnya diikuti oleh vaskulitis, gagal ginjal sebagai komplikasi glomerulonefritis, dan infeksi setelah pemberian terapi imunosupresan.[6]

Akan tetapi, bila diagnosis limfoma dapat ditegakkan lebih dini, prognosis pasien sindrom Sjogren umumnya lebih baik dalam rentang 15 tahun dengan angka harapan hidup hingga 80%. Morbiditas yang umum dikeluhkan oleh pasien sindrom Sjogren adalah kelelahan berlebihan, nyeri hebat. dan gangguan kualitas hidup akibat manifestasi sistemik.[6,22]

Referensi

6. Both T, Dalm VA, van Hagen PM, van Daele PL. Reviewing primary Sjögren's syndrome: beyond the dryness - From pathophysiology to diagnosis and treatment. Int J Med Sci. 2017;14(3):191-200. Published 2017 Feb 23. doi:10.7150/ijms.17718
9. Patel R, Shahane A. The epidemiology of Sjögren's syndrome. Clin Epidemiol. 2014;6:247-255. Published 2014 Jul 30. doi:10.2147/CLEP.S47399
15. Ranatunga SK. Sjogren Syndrome. Medscape. 2023. https://emedicine.medscape.com/article/332125-clinical
18. Roszkowska AM, Oliverio GW, Aragona E, et al. Ophthalmologic Manifestations of Primary Sjögren's Syndrome. Genes (Basel). 2021;12(3):365. Published 2021 Mar 4. doi:10.3390/genes12030365
22. Gairy K, Knight C, Anthony P, Hoskin B. Burden of illness among subgroups of patients with primary Sjögren's syndrome and systemic involvement. Rheumatology (Oxford). 2021;60(4):1871-1881. doi:10.1093/rheumatology/keaa508

Penatalaksanaan Sindrom Sjogren
Edukasi dan Promosi Kesehatan Si...
Diskusi Terbaru
Anonymous
Dibalas kemarin, 12:04
Pasien hamil 32 mgg dengan HBeAg reaktif yang membutuhkan tes DNA HBV
Oleh: Anonymous
3 Balasan
Dok izin, expert dr Sp.PD-KGEHDok izin menanyakan terdapat pasien hamil 32 mgg sudah di rujuk ke kgeh dari 29 mgg pemeriksaan sgot sgpt usg normal dan hbeag...
dr.Elizabeth Anastasya
Dibalas kemarin, 10:38
1.000 AP Pasti Jadi Milikmu! Ikuti Channel RSV Sebelum Periodenya Berakhir!
Oleh: dr.Elizabeth Anastasya
1 Balasan
ALO Dokter!Periode promosi berlaku dari tanggal 11 Agustus - 13 Agustus 2026. Ikuti Channel STOP RSV di  aplikasi Alomedika:Klik link ini (dari aplikasi/HP)...
dr. Hudiyati Agustini
Dibalas 11 Agustus 2026, 08:02
Siap Hadapi Pasien Agresif! Ikuti e-Course Asesmen Risiko dan Teknik De-eskalasi Verbal pada Pasien Agresif-Agitatif
Oleh: dr. Hudiyati Agustini
1 Balasan
ALO Dokter!Tidak semua pasien agresif harus langsung direstrain!Segera daftar dan ikuti e-course Asesmen Risiko dan Teknik De-eskalasi Verbal pada Pasien...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.