Pasien gagal weaning hari ke 9 rencana tracheostomy - Diskusi Dokter

general_alomedika

Izin diskusi dok pasien gagal weaning hari ke 9 rencana tracheostomy, dengan keadaan seprti berikut:S/ kontak inadekuat, ttv cenderung stabilRiwayat...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Pasien gagal weaning hari ke 9 rencana tracheostomy

    Dibalas 1 jam yang lalu

    Izin diskusi dok pasien gagal weaning hari ke 9 rencana tracheostomy, dengan keadaan seprti berikut:

    S/ kontak inadekuat, ttv cenderung stabil

    Riwayat perawatan:

    - Pasien tiba- tiba tidak sadar, tidak bisa diajak komunikasi , lemas(+) pada pukul 7 malam kemarin tanggal 12/9/2026. pasien post amputasi pedis karena ulkus dm hari 2 minggu lalu

    Ku: tampak sakit berat

    Kes: E2M2Vtube

    Terpasang ETT No. 7,5

    (terpasang dari tanggal 13/09/2026. Pukul 10.15)

    BB : 21 Cm


    TD: 109/65 mmhg

    Hr: 101x/menit

    Suhu: 37.6°C

    Rr: 26x/menit

    Spo2 : 100% on venti fio2 30%


    A/

    1. NSTEMI high risk

    2. ⁠Gagal napas spontan on ventilator ec edema paru akut kardiogenik

    3. ⁠stroke infark akut

    4. Hiponatremia

    5. DM tipe 2 post amputasi pedis sinistra etc gangren DM

    6. CAD2VD post PCI


    P/

    * Vemflon

    * NaCl 3% 500/ 24 jam

    * (E10) Ceftriaxone 1x2 gr

    * (E9) Levofloxacin 1x750 mg

    * Citicoline 2x500 mg

    * Mecobalamin 2x500 mg

    * Ranitidine 2x50 mg

    * Paracetamol 3x1gr

    * furosemide 1x40 mg


    Enteral:

    * Asam folat 2x1 cap

    * Aspilet 1x100 m


    1. Edema paru berkurang tapi tetap gagal weaning apa penyebab terbesar pada pasien, harus tatalaksana apa lagi dok tindak lanjut yg harus dilakukan ?

    +1
1 jam yang lalu

ALO Dokter Euis Kurniawati, berikut strategi weaning:

1. Resolusi penyakit - foto toraks masih menunjukkan konsolidasi paru yang signifikan, baik akibat edema maupun kemungkinan aspirasi/VAP.

Pneumonia/VAP terkontrol: jika penanda infeksi (leukosit, demam) sudah tampak perbaikan, produksi sputum sudah dapat dikelola, dan konsolidasi paru mulai membaik. Antibiotik disesuaikan dengan hasil kultur; jika belum ada maka berikan antibiotik untuk organisme penyebab aspirasi umumnya. Manajemen sekresi/dahak termasuk menilai seberapa sering pasien memerlukan suction (jika > setiap 2 jam, pasien belum siap untuk ekstubasi); gunakan cara lain untuk membersihkan sputum - fisioterapi dada, nilai refleks batuk.

Edema Paru / Optimalisasi Status Cairan: Pasien harus dalam kondisi euvolemik secara klinis atau cairan keluar lebih banyak dari pada yang masuk (net negative) melalui diuresis atau ultrafiltrasi. Iskemia jantung aktif atau gagal jantung akut dekompensasi harus distabilkan. Jika memungkinkan, pantau perbaikan PCWP; tetapi jika tekanan wedge tidak dapat diperoleh, gunakan parameter lain untuk menilai keberhasilan diuretik, seperti: keseimbangan cairan, berat badan harian, tekanan nadi, dan JVP. Lakukan bedside USG untuk menilai fungsi jantung - fraksi ejeksi dan B-lines.

2. Pengaturan ventilator - Persyaratan support ventilator minimal:

  • FiO2 0,40 - 0,50
  • PEEP 5 - 8 cmH2O
  • Rasio PaO2/FiO2 > 150 - 200

3. Penilaian neurologis - pasien harus sadar dan mampu mengikuti perintah

4. Hemodinamik - tidak ada atau sangat minimal dukungan vasopresor.

Untuk weaning trial, siapkan rencana bertahap. Jangan beralih ke tahap berikutnya jika target belum tercapai. Pastikan rencana pasca-ekstubasi (NIV, HFNC, atau lainnya) sudah siap di samping tempat tidur pasien.