Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Efek Samping dan Interaksi Obat Hidrogen Peroksida general_alomedika 2025-11-14T11:34:15+07:00 2025-11-14T11:34:15+07:00
Hidrogen Peroksida
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Efek Samping dan Interaksi Obat Hidrogen Peroksida

Oleh :
dr. Novita
Share To Social Media:

Efek samping umum hidrogen peroksida meliputi iritasi lokal, eritema, sensasi terbakar, dan nyeri ringan pada area aplikasi akibat aktivitas oksidatifnya. Interaksi obat bisa terjadi jika hidrogen peroksida digunakan bersama dengan antibiotik topikal, karena hidrogen peroksida bisa merusak komponen antibiotik.[3,5,6]

Efek Samping

Efek samping hidrogen peroksida umumnya bersifat lokal dan terkait dengan sifat oksidatifnya terhadap jaringan. Pada penggunaan topikal 3%, reaksi yang sering muncul meliputi sensasi terbakar, eritema, iritasi, dan rasa nyeri ringan di area aplikasi. Efek ini biasanya bersifat sementara dan hilang setelah penghentian penggunaan.

Pada penggunaan oral topikal, efek samping yang dapat muncul antara lain iritasi mukosa mulut dan sensasi perih. Pada penggunaan jangka panjang dapat terjadi perubahan epitel berupa hairy tongue. Jika tertelan, hidrogen peroksida dapat menyebabkan mual, muntah, iritasi gastrointestinal, atau pada konsentrasi tinggi menyebabkan emboli gas.

Sediaan konsentrasi tinggi tidak dianjurkan untuk penggunaan medis. Paparan hidrogen peroksida konsentrasi tinggi bisa menyebabkan ulserasi, vesikulasi, dan nekrosis jaringan. Bila terpapar ke mata dapat menyebabkan keratitis kimia hingga kebutaan.[3,5,6,13,20]

Interaksi Obat

Penggunaan cairan hidrogen peroksida bersamaan dengan antibiotik tetes atau krim dapat mengganggu atau merusak komponen dari antibiotik, sehingga penggunaan keduanya harus diberikan jeda setidaknya 30 menit.

Hidrogen peroksida sebaiknya tidak digunakan bersamaan dengan produk yang mengandung iodin, kalium permanganat, dan agen oksidan kuat lainnya karena kombinasi tersebut dapat menimbulkan reaksi kimia eksotermik yang berpotensi menyebabkan iritasi atau kerusakan jaringan.[3,6]

 

 

Direvisi oleh: dr. Bedry Qintha

Referensi

3. MIMS Indonesia. Hydrogen Peroxide. 2025. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/hydrogen%20peroxide?mtype=generic
5. Medscape. Hydrogen Peroxide (Rx). 2025. https://reference.medscape.com/drug/eskata-hydrogen-peroxide-1000183#92
6. Gabriel A. Wound Irrigation. 2021. https://emedicine.medscape.com/article/1895071-overview
13. ASHP. Hydrogen Peroxide. 2024. https://www.drugs.com/monograph/hydrogen-peroxide.html
20. Robertson S, Franko J. Hydrogen Peroxide 40% (Eskata) for Seborrheic Keratosis. Am Fam Physician. 2019;100(10):643-644

Indikasi dan Dosis Hidrogen Pero...
Penggunaan pada Kehamilan dan Ib...

Artikel Terkait

  • Pentingnya Stetoskop Individual per Ranjang Pasien dan Metode Pembersihan Instrumen Menggunakan Hidrogen Peroksida 1.4% - Telaah Jurnal
    Pentingnya Stetoskop Individual per Ranjang Pasien dan Metode Pembersihan Instrumen Menggunakan Hidrogen Peroksida 1.4% - Telaah Jurnal
  • Pertimbangan Untuk Tidak Lagi Menggunakan Hidrogen Peroksida dalam Manajemen Luka
    Pertimbangan Untuk Tidak Lagi Menggunakan Hidrogen Peroksida dalam Manajemen Luka
Diskusi Terbaru
dr.Elizabeth Anastasya
Dibalas 20 jam yang lalu
Ikuti e-Course ber SKP Kemenkes - The Art of Contraception: Personalisasi Kontrasepsi pada Kasus Sulit
Oleh: dr.Elizabeth Anastasya
1 Balasan
ALO Dokter!Link daftar: https://www.alomedika.com/ecourse/the-art-of-contraception-personalisasi-kontrasepsi-pada-kasus-sulit Link...
dr.Dita Widira
Dibalas 12 jam yang lalu
Hyperechoic regio intraabdomen pada fetus di akhir trimester 3
Oleh: dr.Dita Widira
2 Balasan
Izin bertanya dok, apakah kemungkinan yang terjadi pada janin di usia kehamilan 39 minggu jika pada pemeriksaan USG tampak gambaran hyperechoic di regio...
dr. Muhammad Raihan Farrasky
Dibalas 17 jam yang lalu
Kapan sebaiknya terminasi kehamilan pada Ibu hamil dengan HELLP Syndrome?
Oleh: dr. Muhammad Raihan Farrasky
2 Balasan
Kapan sebaiknya terminasi kehamilan pada Ibu hamil dengan Helpp Syndrome? bagaimana jika trombosit nya terlalu rendah, bahkan ditakutkan adanya perdarahan...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.