Pengawasan Klinis Nimodipine
Pengawasan klinis pada penggunaan nimodipine dilakukan terhadap status hemodinamik. Obat ini dapat menyebabkan penurunan tekanan darah akibat efek vasodilatasi sistemik. Tekanan darah dan denyut jantung perlu dipantau rutin selama terapi, dengan frekuensi pemantauan lebih sering pada pasien dengan instabilitas hemodinamik, perdarahan subarachnoid fase akut, atau komorbid kardiovaskular.
Selain pemantauan hemodinamik, pengawasan terhadap status neurologis juga diperlukan, khususnya pada pasien perdarahan subarachnoid, untuk menilai efektivitas terapi dalam mencegah defisit neurologis iskemik tertunda serta membedakan efek penyakit dasar dari kemungkinan efek samping obat. Perubahan kesadaran atau defisit neurologis baru perlu dievaluasi, termasuk kemungkinan hipotensi terkait obat sebagai faktor yang berkontribusi.
Pemantauan fungsi hati dan ginjal juga dianjurkan, terutama pada pasien dengan gangguan organ yang telah ada sebelumnya, karena penurunan metabolisme dan klirens nimodipine dapat meningkatkan kadar plasma dan risiko efek samping.
Referensi
(Konten ini khusus untuk dokter. Registrasi untuk baca selengkapnya)