Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Farmakologi Zidovudin general_alomedika 2026-05-21T09:31:38+07:00 2026-05-21T09:31:38+07:00
Zidovudin
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan Pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Farmakologi Zidovudin

Oleh :
dr. Karina Sutanto
Share To Social Media:

Secara farmakologi, zidovudin atau zidovudine merupakan analog nukleosida sintetik yang akan diubah oleh enzim seluler menjadi bentuk 5′-trifosfat aktif berupa zidovudin trifosfat atau ZDV-TP. Bentuk aktif ini akan menghambat DNA polimerase dalam replikasi virus.[3,4]

Farmakodinamik

Zidovudin merupakan antiretroviral golongan nucleoside reverse transcriptase inhibitor (NRTI) atau analog nukleosida sintetik. Dalam sel yang terinfeksi virus HIV, bentuk metabolit aktif zidovudin trifosfat menghambat enzim reverse transcriptase untuk memutus rantai DNA.

Kurangnya kelompok 3'-OH dalam analog nukleosida mencegah terbentuknya ikatan fosfodiester 5’ ke 3’ yang secara esensial berfungsi untuk perpanjangan rantai DNA. Hal ini menghentikan sintesis DNA dan replikasi virus.[3,4]

Farmakokinetik

Zidovudin diabsorbsi secara cepat di saluran pencernaan. Obat ini akan dimetabolisme di hepar dan dieliminasi dalam bentuk metabolit utama inactive glucuronide.[1,3]

Absorbsi

Absorpsi zidovudin berlangsung cepat dan hampir lengkap melalui saluran cerna setelah pemberian oral, tetapi bioavailabilitas sistemiknya hanya sekitar 65% akibat efek lintas pertama di hati.

Pada neonatus ≤14 hari, bioavailabilitas bisa lebih tinggi (sekitar 89%) karena fungsi metabolisme yang belum matang, lalu menurun seiring pertambahan usia. Konsumsi bersama makanan tinggi lemak dapat memperlambat dan menurunkan derajat absorpsi, meskipun secara klinis efek ini tidak selalu signifikan untuk efektivitas terapi.[3]

Distribusi

Volume distribusi zidovudin sekitar 1,6 L/kg pada pasien dengan HIV. Obat ini juga dapat mencapai cairan serebrospinal, sehingga relevan untuk menghambat replikasi virus di sistem saraf pusat. Klirens obat meningkat seiring usia pada populasi pediatrik, dari sekitar 0,65 L/jam/kg pada neonatus hingga 1,85 L/jam/kg pada anak yang lebih besar.[3]

Metabolisme

Metabolisme zidovudin terutama terjadi di hati melalui proses glukuronidasi yang dimediasi oleh enzim UGT2B7, menghasilkan metabolit utama tidak aktif yaitu zidovudin 5′-O-glukuronida (GZDV). Selain itu, sebagian kecil dimetabolisme melalui jalur sitokrom P450 menjadi metabolit lain seperti AMT.

Di dalam sel, zidovudin mengalami fosforilasi bertahap menjadi bentuk aktif zidovudin trifosfat, yang berperan dalam menghambat enzim reverse transcriptase virus HIV. Dengan demikian, aktivitas antivirusnya bergantung pada aktivasi intraseluler, bukan hanya konsentrasi plasma.[3]

Eliminasi

Eliminasi zidovudin terutama melalui ginjal, baik sebagai obat utuh maupun dalam bentuk metabolit GZDV. Setelah pemberian oral, sekitar 63–95% dosis ditemukan dalam urin dalam 6 jam, dengan hanya 14–18% dalam bentuk tidak berubah dan sebagian besar sebagai metabolit.

Waktu paruh eliminasi relatif singkat, sekitar 1 jam pada dewasa, tetapi lebih panjang pada neonatus karena fungsi eliminasi yang belum matang. Pada pasien dengan gangguan ginjal, kadar metabolit dapat meningkat dan waktu paruh memanjang, sehingga diperlukan penyesuaian dosis dan pemantauan ketat untuk mencegah toksisitas.[3]

 

 

Direvisi oleh: dr. Bedry Qintha

Referensi

1. Medscape. Zidovudine. 2026. https://reference.medscape.com/drug/retrovir-zdv-zidovudine-342639
3. PubChem. Zidovudine. 2026. https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/compound/Zidovudine
4. ASHP. Zidovudine (Monograph). 2025. https://www.drugs.com/monograph/zidovudine.html

Pendahuluan Zidovudin
Formulasi Zidovudin

Artikel Terkait

  • Penanganan TB-HIV
    Penanganan TB-HIV
  • Hasil Positif Palsu pada Pemeriksaan HIV Generasi Keempat
    Hasil Positif Palsu pada Pemeriksaan HIV Generasi Keempat
  • Mencegah dan Mengatasi Needle Stick Injury
    Mencegah dan Mengatasi Needle Stick Injury
  • Rekomendasi Pemeriksaan HIV Menurut WHO
    Rekomendasi Pemeriksaan HIV Menurut WHO
  • Manifestasi Penyakit Kulit pada Pasien HIV/AIDS
    Manifestasi Penyakit Kulit pada Pasien HIV/AIDS

Lebih Lanjut

Diskusi Terkait
Anonymous
Dibalas 15 Desember 2025, 07:42
Akurasi tes rapid HIV
Oleh: Anonymous
1 Balasan
ALO dokter, selamat sore. izin tanya, pasien saya datang untuk cek rapid anti hiv karena melakukan tindakan beresiko 2 thn yll, setelahnya dia sudah tobat...
Anonymous
Dibalas 28 Mei 2025, 20:49
HIV AIDS IO TB PARU, apa terapi yang tepat yang dapat diberikan?
Oleh: Anonymous
3 Balasan
Alo dokter, saya memiliki pasien B20+TB Paru, dengan sesak napas, batuk 1 bulan, keluhan lain sakit kepala, teriak2 dan tidak bisa diajak berkomunikasi....
Anonymous
Dibalas 27 Mei 2025, 12:30
Tes HIV Non Reaktif , 5 bulan pasca berhubungan apakah sudah akurat ?
Oleh: Anonymous
1 Balasan
ALO Dokter, Izin bertanya dok, pasien melakukan Tes HIV dengan hasil Non Reaktif , di 5 bulan pasca berhubungan apakah sudah akurat ? Dan apakah perlu...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.