Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Pemeriksaan Pemulangan Neonatus general_alomedika 2026-02-04T11:46:41+07:00 2026-02-04T11:46:41+07:00
Pemeriksaan Pemulangan Neonatus
  • Pendahuluan
  • Indikasi
  • Kontraindikasi
  • Teknik
  • Komplikasi
  • Edukasi Pasien
  • Pedoman Klinis

Pendahuluan Pemeriksaan Pemulangan Neonatus

Oleh :
dr. Tanessa Audrey Wihardji
Share To Social Media:

Pemeriksaan pemulangan neonatus merupakan pemeriksaan rutin yang dilakukan pada semua bayi baru lahir sebelum pulang. Umumnya dilakukan pada bayi yang lahir tanpa komplikasi setelah 24 jam persalinan pervaginam dan setelah 96 jam persalinan sectio caesarea. Indikasi lainnya adalah ketika kondisi ibu dan neonatus sudah dinyatakan baik oleh dokter anak dan dokter obgyn, sebagai dokter penanggung jawab.[1]

Komponen yang umumnya terdapat dalam pemeriksaan pemulangan neonatus adalah anamnesis, mengumpulkan rekam medis neonatus, edukasi dan meminta tanda tangan orang tua sebagai informed consent, pemeriksaan fisik secara sistematis dan menyeluruh, mulai dari kepala hingga kaki, dan pemeriksaan tambahan, seperti skrining pendengaran, skrining retinopathy of prematurity (ROP), dan skrining hipotiroid.[2]

Depositphotos_34969475_m-2015_compressed

Menurut American Academy of Pediatrics, kriteria pemulangan neonatus cukup bulan adalah jika pemeriksaan fisik tidak menunjukkan kelainan, tanda vital dalam batas normal, neonatus sudah buang air kecil dan buang air besar secara spontan, ibu dan bayi sudah berhasil dalam pemberian ASI (dinilai dari frekuensi BAK dan warnanya), tidak ada ikterus neonatorum, tidak ada gejala sepsis, sudah mendapat vaksinasi.[2]

Sebelum pulang, orang tua juga perlu diedukasi tentang pentingnya ASI eksklusif, tanda pemberian ASI yang adekuat, waktu untuk kontrol dan vaksinasi, serta cara merawat tali pusat dan mengenali tanda infeksinya.[2]

Jika ditemukan abnormalitas, pemeriksaan lanjutan atau follow-up mungkin diperlukan sesuai temuan klinis. Namun, pemeriksaan pemulangan neonatus tidak dapat mendeteksi seluruh kelainan yang mungkin terjadi di kemudian hari. Untuk itu, pemeriksaan tumbuh kembang bayi perlu rutin dilakukan, terutama apabila ditemukan kelainan, sehingga tata laksana dapat dilakukan sedini mungkin.[1-3]

 

Direvisi oleh: dr. Ciho Olfriani

Referensi

1. World Health Organization. WHO recommendations on postnatal care of the mother and newborn. Geneva: World Health Organization; 2013. Available from: http://apps.who.int/iris/bitstream/10665/97603/1/9789241506649_eng.pdf
2. Benitz WE. Hospital stay for healthy term newborn infants. Pediatrics. 2015;135(5):948–953.
3. Queensland Government, Department of Health. Routine newborn examination. Queensland Clinical Guidelines; 2014. Available from: https://www.health.qld.gov.au/__data/assets/pdf_file/0029/141689/g-newexam.pdf

Indikasi Pemeriksaan Pemulangan ...
Diskusi Terbaru
Anonymous
Dibalas 25 menit yang lalu
Pasien minta vaksin meningitis setiap tahun dengan alasan tidak gampang terkena batuk pilek
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Alo dokter. Ijin bertanya dok. Ada pasien yang setiap tahun melakukan vaksin meningitis dengan alasan jika setelah vaksin meningitis tubuhnya merasa tidak...
Anonymous
Dibalas kemarin, 07:57
Diagnosis SOPT bagaimana alur penegakannya
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Alo dokter, adakah yg punya alur penegakan diagNosis SOPT? Setau saya itu pd pasien yg tuntas OAT...Mhn bantuan TS sekalian...terimakasih
dr. Hudiyati Agustini
Dibalas 02 September 2026, 09:11
🔥Saatnya tidak hanya menghilangkan nyeri - Ikuti e-Course "Neuropati dalam Praktik Sehari-hari: Bukan Sekedar Terapi Antinyeri"
Oleh: dr. Hudiyati Agustini
1 Balasan
ALO Dokter!Analgesik hanya meredakan nyeri. Bagaimana dengan saraf yang mengalami kerusakan? Yuk, Dokter, pelajari cara mengenali mekanisme dan penyebab...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.