Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Edukasi Pasien Pemeriksaan Pemulangan Neonatus general_alomedika 2026-02-04T11:46:14+07:00 2026-02-04T11:46:14+07:00
Pemeriksaan Pemulangan Neonatus
  • Pendahuluan
  • Indikasi
  • Kontraindikasi
  • Teknik
  • Komplikasi
  • Edukasi Pasien
  • Pedoman Klinis

Edukasi Pasien Pemeriksaan Pemulangan Neonatus

Oleh :
dr. Tanessa Audrey Wihardji
Share To Social Media:

Edukasi pasien merupakan komponen yang penting dalam pemeriksan pemulangan neonatus. Persetujuan pemeriksaan didapatkan dari orang tua atau wali pasien.

Informed consent sebaiknya dilakukan secara verbal dan tertulis. serta hasil pemeriksaan dicatat dalam medical record pasien. Namun, pada kenyataannya masih banyak pemeriksaan dilakukan tanpa meminta informed consent verbal dari orang tua atau wali pasien, karena diasumsikan hal ini adalah rutinitas.

Menurut penelitian yang dilakukan di unit neonatal di Irlandia, pemeriksaan rutin infantum sebelum pemberian manajemen sebanyak 94% informed consent dilakukan secara implisit atau diasumsikan. Persentase yang tidak jauh berbeda juga terjadi pada persetujuan informed consent implisit pada: pengambilan sampel darah rutin yaitu sebesar 91%, pemeriksaan X-ray 83%, dan skrining ROP 61%.[10]

Saat informed consent, informasikan mengenai komplikasi yang dapat terjadi akibat pemeriksaan ini. Edukasi orang tua pasien juga mengenai adanya kemungkinan kelainan yang belum terdeteksi saat pemeriksaan pemulangan neonatus sehingga perlu dilakukan follow up walau tidak terdapat kelainan pada pemeriksaan pemulangan neonatus.[8,10]

 

Direvisi oleh: dr. Ciho Olfriani

Referensi

8. Tamai J, McCarthy JJ. Newborn physical examination. Medscape. Updated 2017. Available from: https://emedicine.medscape.com/article/1248135-clinical
10. Ryan MA, Ryan CA, Dempsey E, O'Connell R. Consent for routine neonatal procedures: A study of practices in Irish neonatal units. How do we compare with the gold standard BAPM guidelines? Ir Med J. 2017 Jun 9;110(6):584. PMID: 28952674.

Komplikasi Pemeriksaan Pemulanga...
Pedoman Klinis Pemeriksaan Pemul...
Diskusi Terbaru
dr.Meidina
Dibalas 18 jam yang lalu
Salah Edukasi, Kaki Pengkor Jadi Konsekuensinya!
Oleh: dr.Meidina
1 Balasan
ALO Dokter.Orang tua dari pasien balita usia 14 bulan datang untuk melakukan konsultasi terkait kaki anaknya yang baru belajar jalan. Telapak kakinya tampak...
dr.Eurena Maulidya
Dibalas 09 Februari 2026, 15:30
Ikuti Channel "Hidung Lega & Nyeri Teratasi" dan Dapatkan ALOMEDIKA POINT
Oleh: dr.Eurena Maulidya
1 Balasan
ALO Dokter.Mau Alomedika Point gratis? Ikuti channel "Hidung Lega & Nyeri Teratasi" di aplikasi ALOMEDIKA.Ikuti langkah berikut:Klik link ini (dari...
dr.Romzan Alfiriza Robby
Dibalas 09 Februari 2026, 18:24
Karier Non-Klinis bagi Lulusan S1 Kedokteran (MD)
Oleh: dr.Romzan Alfiriza Robby
1 Balasan

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.