Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Patofisiologi Spermatokel general_alomedika 2023-05-30T09:53:39+07:00 2023-05-30T09:53:39+07:00
Spermatokel
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Patofisiologi Spermatokel

Oleh :
dr. Putri Anindita
Share To Social Media:

Patofisiologi spermatokel atau spermatocele berhubungan dengan dilatasi kistik pada duktus eferen, yang diperkirakan karena obstruksi distal. Bukti menunjukkan bahwa terdapat sperma motil hingga 80% pada spermatokel, hal ini mendukung teori bahwa saluran bagian proksimal tidak terhambat.[3]

Teori Obstruksi

Itoh et al, menyampaikan hipotesis bahwa peluruhan epitel tubulus seminiferus mungkin menyebabkan obstruksi duktus eferen dan akhirnya mengakibatkan dilatasi proksimal sehingga terjadi spermatokel.

Di sepanjang kehidupan, peluruhan epitel tubulus seminiferus merupakan hal yang normal. Akan tetapi, sel-sel tersebut dapat menumpuk dan menyebabkan obstruksi pada pria yang lebih tua.[2]

Teori Disgenesis Akibat Paparan Estrogen

Hormon estrogen dinilai berperan dalam peningkatan masalah reproduksi pria. Beberapa uji klinis dan eksperimental menunjukkan bahwa paparan estrogen diethylstilbestrol (DES) pada masa prenatal dapat menyebabkan terbentuknya kista epididimis. Jumlah paparan estrogen prenatal berhubungan dengan kadar lactoferrin yang ditemukan pada epididimis.[5]

 

 

Direvisi oleh: dr. Felicia Sutarli

Referensi

2. Gupta S, Gupta B, Hatwar G, Bansod P, Diyewar A. Unilateral Giant Spermatocele Mimicking Accessory Testis: A Case Report. Natl J Integr Res Med. 2020;11(3).
3. Pals VM. Spermatocele. Medscape, 2019. https://emedicine.medscape.com/article/443432-overview
5. LaRusso K, Miller J, Saad K, Steinhardt GF. Pathogenic mechanisms for spermatocele and epididymal cyst formation. Clin Surg 2016; 1. 2016;1261.

Pendahuluan Spermatokel
Etiologi Spermatokel

Artikel Terkait

  • Spermatokel: Eksisi atau Aspirasi?
    Spermatokel: Eksisi atau Aspirasi?
Diskusi Terbaru
dr.Eurena Maulidya
Dibalas 9 menit yang lalu
Kulit Sensitif & Acne-Prone Akibat Kerusakan Skin Barrier: Cukupkah dengan Pelembap Biasa?
Oleh: dr.Eurena Maulidya
2 Balasan
ALO Dokter!Begini strategi restorasi skin barrier menggunakan multi-type ceramide:...
dr.Elizabeth Anastasya
Dibalas 1 jam yang lalu
GRATIS e-Course ber SKP dengan Tukar Alomedika Point
Oleh: dr.Elizabeth Anastasya
1 Balasan
ALO Dokter. Sudah berapa Alomedika Point yang sudah Dokter kumpulkan saat ini? Tukarkan segera Alomedika Point dokter dengan voucher e-Course ber SKP!...
Anonymous
Dibalas 4 jam yang lalu
Apakah ada terapi lain untuk candidiasis vulva?
Oleh: Anonymous
4 Balasan
ALO Dokter. selamat pagi dokter ijin berdiskusi pasien perempuan 30 tahun keluhan gatal pada kemaluan dekat area klitoris sejak agustus 2025 tidak tampak...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.