Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Edukasi dan Promosi Kesehatan Tympanosclerosis general_alomedika 2023-01-11T13:20:47+07:00 2023-01-11T13:20:47+07:00
Tympanosclerosis
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Edukasi dan Promosi Kesehatan Tympanosclerosis

Oleh :
dr. Monik Alamanda
Share To Social Media:

Edukasi dan promosi kesehatan untuk mencegah tympanosclerosis berkaitan dengan manajemen otitis media sesegera mungkin. Sementara itu, pada pasien yang sudah mengalami tympanosclerosis, dokter perlu menjelaskan pentingnya pembedahan untuk menghindari gangguan pendengaran yang permanen.

Edukasi Pasien

Saat konsultasi, dokter perlu menjelaskan tingkat keparahan penyakit, pemeriksaan penunjang yang diperlukan, dan pilihan terapi yang ada. Pasien perlu diedukasi mengenai pentingnya pembedahan untuk perbaikan gangguan pendengaran.[6]

Pada pasien yang memilih untuk tidak menjalani tindakan bedah, alat bantu dengar dapat menjadi tata laksana alternatif. Namun, pasien perlu benar-benar paham bahwa tanpa pembedahan, penurunan fungsi pendengaran akan menjadi permanen. Operasi akan memperbaiki fungsi pendengaran secara signifikan.[4,6,20]

Upaya Pencegahan dan Pengendalian Penyakit

Tympanosclerosis merupakan komplikasi dari otitis media dan pemasangan ventilation tube pada membran timpani. Oleh karena itu, manajemen yang tepat dan evaluasi perjalanan penyakit otitis media serta deteksi efek samping pemasangan ventilation tube penting dilakukan agar mencegah terjadinya tympanosclerosis.[6]

Pemeriksaan fungsi pendengaran secara berkala dapat dilakukan pada pasien dengan otitis media atau pasien yang mendapatkan ventilation tube.[6]

 

 

Direvisi oleh: dr. Irene Cindy Sunur

Referensi

4. Knott L. Tympanosclerosis: Myringosclerosis Information. Patient. 2020. https://patient.info/doctor/tympanosclerosis
6. Horlbeck DM, Ng M. Tympanosclerosis, Treatment. In: Kountakis SE, editor. Encyclopedia of Otolaryngology, Head and Neck Surgery. Berlin, Heidelberg: Springer; 2013:p.2927–31. https://doi.org/10.1007/978-3-642-23499-6_744
20. Teufert DKB, Cruz DADL. Tympanosclerosis: Long-Term Hearing Results after Ossicular Reconstruction: Otolaryngology—Head and Neck Surgery. 2016. https://journals.sagepub.com/doi/10.1067/mhn.2002.122701

Prognosis Tympanosclerosis
Diskusi Terbaru
dr.Elizabeth Anastasya
Dibalas 27 Oktober 2026, 13:21
Ikuti Webinar ber-SKP Kemenkes - Glaukoma 2026: New Approach pada Mata Merah - Rabu, 11 November 2026 Jam: 14.00-15.30 WIB
Oleh: dr.Elizabeth Anastasya
1 Balasan
Kerusakan saraf optik akibat glaukoma bisa terjadi diam-diam! Pasien dapat datang tanpa keluhan, padahal kerusakan sudah berlangsung tanpa disadari. Karena...
Anonymous
Dibalas 4 jam yang lalu
Suspek PJB ASIANOTIK
Oleh: Anonymous
2 Balasan
ALo Dokter, saya nemuin bising jantung pd anak usia antara 5-7 tahunan di klinik....ini harusnya rujuk ke SpA dulu atau boleh SpJP ya? Fyi, ini klinik...
dr. Agussyah Putra, M. Ked. (K. J.), Sp. K. J.
Dibalas 27 Oktober 2026, 07:52
Edema akibat Amlodipine
Oleh: dr. Agussyah Putra, M. Ked. (K. J.), Sp. K. J.
1 Balasan
Izin konsultasi pada teman sejawat dokter spesialis penyakit dalam. Pasien wanita, usia 66 tahun. Sudah berobat ke RS, dengan diagnosis CKD dengan hipertensi...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.