Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Hammertoe dan Claw Toe monika-natalia 2023-12-20T10:11:15+07:00 2023-12-20T10:11:15+07:00
Hammertoe dan Claw Toe
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Pendahuluan Hammertoe dan Claw Toe

Oleh :
dr.Putra Rizki Sp.KO
Share To Social Media:

Hammertoe dan claw toe merupakan kelainan jari kaki akibat ketidakseimbangan kronis dan berkelanjutan antara kekuatan fleksi dan ekstensi pada jari-jari kaki di sekitar sendi metatarsopalangeal. Hammertoe adalah deformitas di mana falang media dan distal fleksi pada falang proksimal. Hammertoe simpleks tidak melibatkan sendi metatarsophalangeal (MTP), sedangkan hammertoe kompleks melibatkan deformitas hiperekstensi pada sendi MTP. Claw toe melibatkan deformitas hammertoe kompleks dari semua jari kaki, bukan hanya satu jari kaki.[1,2]

Penyebab timbulnya hammertoe dan claw toe bersifat multifaktor, namun komponen utama yang menyebabkan kelainan ini adalah disfungsi biomekanik jari kaki. Hammertoe dan claw toe dapat menyebabkan kalus yang menyakitkan, kesulitan memakai sepatu, dan nyeri saat ambulasi.[3-5]

Hammertoe dan Claw Toee

Diagnosis hammertoe dan claw toe ditegakkan berdasarkan temuan klinis. Walaupun dari pemeriksaan fisik dengan inspeksi menunjukkan penampakan yang sangat khas, tetap diperlukan anamnesis untuk mencari faktor penyebab penyakit, misalnya ulkus diabetikum dan rheumatoid arthritis. Pemeriksaan penunjang rontgen dan MRI dapat mengevaluasi adanya kelainan penyerta, seperti kontraktur atau kelainan jaringan lunak.

Penatalaksanaan hammertoe dan claw toe  bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup, menurunkan nyeri dan gangguan proses berjalan pada pasien. Pendekatan nonbedah menjadi pilihan awal, namun terapi pembedahan tetap merupakan tata laksana definitif. Kontraindikasi mutlak untuk operasi adalah adanya infeksi aktif dan suplai vaskular yang tidak memadai. Indikasi kosmetik bukan merupakan indikasi yang dapat diterima untuk melakukan pembedahan pada kasus hammertoe dan claw toe.[1,2]

Referensi

1. DeOrio JK. Claw toe. Medscape. 2021. https://emedicine.medscape.com/article/1232559-overview
2. Watson A. Hammertoe Deformity. Medscape. 2021. https://emedicine.medscape.com/article/1235341-overview
3. Malhotra K, Davda K, Singh D. The pathology and management of lesser toe deformities. EFORT open Rev. 2016;1(11):409–19.
4. Manganaro D, Dollinger B, Nezwek TA, Sadiq NM. Anatomy, Bony Pelvis and Lower Limb, Foot Joints. In Treasure Island (FL); 2022.
5. Goransso M, Constant D. Hammertoe. StatPearls Publishing. 2021.

Patofisiologi Hammertoe dan Claw...
Diskusi Terbaru
Anonymous
Dibalas 12 Agustus 2026, 12:04
Pasien hamil 32 mgg dengan HBeAg reaktif yang membutuhkan tes DNA HBV
Oleh: Anonymous
3 Balasan
Dok izin, expert dr Sp.PD-KGEHDok izin menanyakan terdapat pasien hamil 32 mgg sudah di rujuk ke kgeh dari 29 mgg pemeriksaan sgot sgpt usg normal dan hbeag...
dr.Elizabeth Anastasya
Dibalas 13 jam yang lalu
1.000 AP Pasti Jadi Milikmu! Ikuti Channel RSV Sebelum Periodenya Berakhir!
Oleh: dr.Elizabeth Anastasya
2 Balasan
ALO Dokter!Periode promosi berlaku dari tanggal 11 Agustus - 13 Agustus 2026. Ikuti Channel STOP RSV di  aplikasi Alomedika:Klik link ini (dari aplikasi/HP)...
dr. Hudiyati Agustini
Dibalas 11 Agustus 2026, 08:02
Siap Hadapi Pasien Agresif! Ikuti e-Course Asesmen Risiko dan Teknik De-eskalasi Verbal pada Pasien Agresif-Agitatif
Oleh: dr. Hudiyati Agustini
1 Balasan
ALO Dokter!Tidak semua pasien agresif harus langsung direstrain!Segera daftar dan ikuti e-course Asesmen Risiko dan Teknik De-eskalasi Verbal pada Pasien...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.