Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Etiologi Mesenteric Adenitis annisa-meidina 2026-06-10T14:44:44+07:00 2026-06-10T14:44:44+07:00
Mesenteric Adenitis
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Etiologi Mesenteric Adenitis

Oleh :
dr.Nailla Fariq Alfiani
Share To Social Media:

Etiologi mesenteric adenitis berkaitan dengan proses infeksi, baik infeksi virus maupun bakteri, yang menyebabkan reaksi inflamasi pada jaringan limfoid intestinal. Faktor risiko tertentu seperti usia, status imun, dan riwayat infeksi saluran cerna atau pernapasan berperan dalam meningkatkan kemungkinan terjadinya mesenteric adenitis.[1,2,7–11]

Infeksi Virus

Infeksi virus seperti adenovirus dan virus enterik dapat menyebabkan hiperplasia jaringan limfoid di mesenterium sebagai respons terhadap infeksi saluran cerna atau saluran pernapasan atas. Proses ini menyebabkan pembesaran kelenjar getah bening mesenterika yang bersifat reaktif dan biasanya self-limiting.[1,2,8]

Infeksi Bakteri

Beberapa bakteri patogen diketahui berperan dalam etiologi mesenteric adenitis, terutama Yersinia enterocolitica, Yersinia pseudotuberculosis, Salmonella spp., Escherichia coli , dan Streptococcus spp. Infeksi bakteri ini biasanya berasal dari saluran gastrointestinal dan menyebar ke kelenjar limfe mesenterika melalui sistem limfatik.[1,8–10]

Infeksi Saluran Pernapasan Atas

Mesenteric adenitis juga dapat terjadi setelah infeksi saluran pernapasan atas. Hal ini diduga berkaitan dengan aktivasi sistem imun secara sistemik yang melibatkan jaringan limfoid, termasuk kelenjar getah bening mesenterika.[1,7]

Penyebab Non-Infeksi

Beberapa kondisi non-infeksi seperti inflammatory bowel disease atau gangguan autoimun dapat menyebabkan pembesaran kelenjar getah bening mesenterika, meskipun lebih jarang dibandingkan penyebab infeksi.[8,11]

Faktor Risiko

Faktor risiko yang dapat menyebabkan mesenteric adenitis adalah usia anak dan remaja, riwayat infeksi saluran cerna, riwayat infeksi saluran pernapasan, status imunitas, paparan lingkungan dan higienitas, serta kondisi sosio ekonomi dan epidemiologis.[1,2,7-11]

Usia Anak dan Remaja

Mesenteric adenitis lebih sering terjadi pada anak-anak dan remaja karena aktivitas jaringan limfoid yang lebih tinggi pada usia ini.[1,2,7,9]

Riwayat Infeksi Saluran Cerna

Infeksi gastrointestinal, terutama yang disebabkan oleh bakteri enterik, meningkatkan risiko penyebaran patogen ke kelenjar limfe mesenterika dan memicu inflamasi.[1,9,10]

Riwayat Infeksi Saluran Pernapasan

Infeksi saluran pernapasan atas dapat menjadi faktor predisposisi melalui mekanisme aktivasi sistem imun yang menyebabkan pembesaran kelenjar limfe secara reaktif.[1,7]

Paparan Lingkungan dan Higienitas

Paparan terhadap makanan atau air yang terkontaminasi bakteri enterik seperti Yersinia atau Salmonella dapat berperan sebagai faktor risiko, terutama pada lingkungan dengan sanitasi yang kurang baik.[9,10]

Kondisi Sosioekonomi dan Epidemiologi

Faktor lingkungan, kepadatan penduduk, serta akses terhadap layanan kesehatan dapat berhubungan dengan variasi kejadian mesenteric adenitis pada populasi anak, meskipun bukti yang mendukung kaitannya masih terbatas.[10,11]

Referensi

1. Otto M, Nagalli S. Mesenteric Adenitis. 2026. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK560822/
2. Shrestha AL, Adhikari G. Childhood mesenteric adenitis: The spectrum of findings. Kathmandu University Medical Journal, 2021. 19(1), 47–51. https://www.researchgate.net/publication/352991603_Childhood_Mesenteric_Adenitis_-The_Spectrum_of_Findings
7. James RS, Sindhur PK. Clinical profile and management of mesenteric lymphadenitis in children. International Journal of Multidisciplinary Research and Development, 2020. 7(11), 99–101. https://www.allsubjectjournal.com/assets/archives/2020/vol7issue11/7-11-38-357.pdf
8. Roque, C. de F., Araújo, I. F. M., Guimarães, L. K. R., et al. Defining aspects of mesenteric lymphadenitis: A rare and underexplored condition. Research, Society and Development, 2024. 13(8), e13813846716. https://doi.org/10.33448/rsd-v13i8.46716.
9. Brindha S, Kumar RS, Shirley, A. S., et al. Etiology and clinical profile of mesenteric lymphadenitis in children. International Journal of Academic Medicine and Pharmacy, 2024. 6(1), 187–190. https://academicmed.org/Uploads/Volume6Issue1/36.%20[2201.%20JAMP_Alph%20Shirley]%20187-190.pdf
10. Allagadda, D. K., Appana, H., Pedada, R., Gurram, D., et al. Aetiological outcome of mesenteric lymphadenopathy and pain abdomen in paediatric population at a tertiary care hospital (MRIMS Hyderabad): A hospital-based prospective observational study. Journal of Evidence Based Medicine and Healthcare, 2021. 8(29), 2601–2608. https://www.jebmh.com/articles/aetiological-outcome-of-mesenteric-lymphadenopathy-and-painabdomen-in-paediatric-population-at-a-tertiary-care-hospital-.pdf.pdf
11. Rweyemamu, Devotha & Mwashambwa, Masumbuko. Prevalence, factors associated, and histological pattern of incidental enlarged mesenteric lymph nodes among patients undergoing laparotomy at referral hospitals in central Tanzania; a cross-sectional study. BMC Surgery. 2025. 25. 10.1186/s12893-024-02745-0.

Patofisiologi Mesenteric Adenitis
Epidemiologi Mesenteric Adenitis

Artikel Terkait

  • Pemeriksaan Appendicogram untuk Diagnosis Appendisitis
    Pemeriksaan Appendicogram untuk Diagnosis Appendisitis
  • Diagnosis Appendicitis: Sistem Skoring atau Penilaian Klinis?
    Diagnosis Appendicitis: Sistem Skoring atau Penilaian Klinis?
  • Jangan Tunda Pemberian Analgesik pada Akut Abdomen
    Jangan Tunda Pemberian Analgesik pada Akut Abdomen
  • Apendektomi Laparoskopik VS Apendektomi Terbuka pada Appendicitis Akut
    Apendektomi Laparoskopik VS Apendektomi Terbuka pada Appendicitis Akut
  • Red Flag Benjolan Leher pada Anak
    Red Flag Benjolan Leher pada Anak

Lebih Lanjut

Diskusi Terkait
Anonymous
Dibalas 09 Mei 2025, 09:40
Pembengkakan di leher kiri dengan riwayat TB
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Alo Dokter. Saya memiliki pasien, usia 2 thn muncul limfadenitis coli sinistra sejak kurang lebih 4 minggu ygll, sudah diberi antibiotik cefizime dan dexa...
Anonymous
Dibalas 17 September 2024, 11:18
Limfadenitis muncul setelah terapi OAT pada pasien perempuan 17 tahun
Oleh: Anonymous
2 Balasan
Alo dokter,izin berdiskusi dan minta pendapatnya...saya ada pasien anak perempuan umur 17 tahun dengan IMT kurang dan ada lmadenopati,dilakukan TCM dan...
Anonymous
Dibalas 01 September 2024, 06:40
Pemberian prednisone pada limfadenitis akut
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Izin diskusi dokter. Apakah boleh limfadenitis akut diterapi dengan prednison pada anak? Dan kapan perlu diberikan antibiotik dan tidak?

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.