Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Epidemiologi Sindrom Marfan general_alomedika 2023-02-24T11:12:41+07:00 2023-02-24T11:12:41+07:00
Sindrom Marfan
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Epidemiologi Sindrom Marfan

Oleh :
dr. Evelyn Ongkodjojo
Share To Social Media:

Data epidemiologi menunjukkan bahwa sindrom Marfan adalah salah satu single-gene malformation yang paling umum terjadi. Sekitar 1 dari 3.000‒5.000 individu diduga mengalami penyakit ini. Sindrom Marfan timbul di seluruh dunia tanpa kecenderungan etnis ataupun jenis kelamin, di mana 25% kasus timbul secara sporadis akibat mutasi de novo.[4]

Global

Epidemiologi pasti sindrom Marfan sulit ditentukan, karena adanya kecenderungan underestimate terhadap prevalensi. Diagnosis sindrom Marfan yang ringan sulit dilakukan dan sering terlewat, karena manifestasi klinis yang muncul tidak lazim.[1,4,6]

Estimasi insidensi sindrom Marfan di Amerika Serikat berkisar antara 1:5.000 hingga 2‒3:10.000 orang.[1]

Indonesia

Data epidemiologi sindrom Marfan secara nasional di Indonesia belum tersedia.

Mortalitas

Diseksi aorta dan gagal jantung kongestif akibat anomali katup aorta dan mitral menyumbang >90% penyebab kematian pada pasien sindrom Marfan. Saat ini, kemajuan penatalaksanaan manifestasi kardiovaskular pada pasien sindrom Marfan telah menekan angka kematian ini.[1]

 

 

Direvisi oleh: dr. Hudiyati Agustini

Referensi

1. Inna, P. Marfan Syndrome (MFS). Medscape. 2022. https://emedicine.medscape.com/article/1258926-overview
4. Salik I, Rawla P. Marfan Syndrome. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2022 Oct. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK537339/
6. Judge, DP., Dietz, HC. Marfan’s Syndrome. Lancet. 2005 December 3; 366(9501): 1965–1976.

Etiologi Sindrom Marfan
Diagnosis Sindrom Marfan
Diskusi Terbaru
dr.Eurena Maulidya
Dibalas 1 jam yang lalu
Stop Obat Diabetes saat Puasa, Berbahayakah?!
Oleh: dr.Eurena Maulidya
1 Balasan
ALO Dokter.Pasien usia 45 datang ke klinik dengan keluhan sering pipis dan merasa kehausan sejak 2 bulan yang lalu. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan:...
Anonymous
Dibalas 11 jam yang lalu
ACS pada usia muda
Oleh: Anonymous
9 Balasan
Alo dokter...Apakah TS sekalian ada yg punya hsl penelitian mengenai ACS di usia muda, terutama di Indonesia?Saya prnh jaga d klinik pratama, dapet pasien...
Anonymous
Dibalas kemarin, 06:10
Pemberian vaksin hpv dengan dosis terlambat
Oleh: Anonymous
1 Balasan
ALO Dokter, Sore, izin tanya, jadwal vaksin hpv itu 0-1/2-6 yah dok, kalo misal dosis ketiganya itu terlambat >1 tahun, baik karena kehamilan atau alasan...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.