Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui Rivastigmine annisa-meidina 2026-10-16T15:02:31+07:00 2026-10-16T15:02:31+07:00
Rivastigmine
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui Rivastigmine

Oleh :
dr.Novita Mawar Hadini, Sp.FK
Share To Social Media:

Penggunaan rivastigmine pada kehamilan dan ibu menyusui tidak dianjurkan. Obat ini masuk dalam Kategori Z oleh FDA. Sementara itu, pada ibu menyusui belum diketahui apakah rivastigmine dikeluarkan ke ASI.[1,6,7]

Penggunaan pada Kehamilan

FDA memasukkan rivastigmine dalam Kategori Z. Penggunaan pada ibu hamil sebaiknya tidak dilakukan, kecuali tidak ada pilihan lain secara klinis dan manfaat dianggap melebihi risiko.[6]

TGA memasukkan rivastigmine dalam kategori B2. Kategori ini berarti suatu obat baru dikonsumsi oleh sejumlah kecil (terbatas) wanita hamil dan wanita usia subur, tanpa disertai bukti peningkatan frekuensi malformasi atau efek merusak lainnya pada janin manusia. Selain itu, studi pada hewan mengenai obat ini masih belum memadai atau belum lengkap, tetapi data yang tersedia saat ini menunjukkan tidak ada bukti terjadinya kerusakan pada janin.[7]

Data mengenai keamanan rivastigmine pada ibu hamil masih terbatas, sehingga belum dapat dipastikan apakah penggunaannya aman selama kehamilan. Penggunaan rivastigmine pada ibu hamil sebaiknya hanya dipertimbangkan apabila manfaat yang diharapkan bagi ibu lebih besar daripada potensi risiko terhadap janin.[1,5,6]

Penggunaan pada Ibu Menyusui

Secara klinis, rivastigmine digunakan untuk penyakit Alzheimer. Keamanan penggunaan rivastigmine pada ibu menyusui belum dapat dipastikan karena belum diketahui apakah rivastigmine atau metabolitnya dapat masuk ke dalam ASI, maupun apakah obat tersebut dapat memengaruhi bayi yang disusui atau produksi ASI.

Atas dasar itu, penggunaan rivastigmine selama menyusui perlu mempertimbangkan manfaat menyusui yang diketahui, kebutuhan ibu terhadap terapi rivastigmine, serta kemungkinan terjadinya efek samping pada bayi akibat paparan obat atau kondisi penyakit ibu.[1,5,6]

Referensi

1. ASHP. Rivastigmine (Monograph). 2025. https://www.drugs.com/monograph/rivastigmine.html
5. Medscape. Rivastigmine. 2026. https://reference.medscape.com/drug/exelon-oral-solution-rivastigmine-343069#5
6. MIMS. Rivastigmine. 2026. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/rivastigmine?mtype=generic
7. TGA. Prescribing Medicine in Pregnancy Database. 2026. https://www.tga.gov.au/resources/health-professional-information-and-resources/australian-categorisation-system-prescribing-medicines-pregnancy/prescribing-medicines-pregnancy-database

Efek Samping dan Interaksi Obat ...
Kontraindikasi dan Peringatan Ri...

Artikel Terkait

  • Hubungan Agen Antikolinergik dengan Peningkatan Risiko Demensia
    Hubungan Agen Antikolinergik dengan Peningkatan Risiko Demensia
  • Hubungan Antara Olahraga dan Fungsi Kognitif Lansia
    Hubungan Antara Olahraga dan Fungsi Kognitif Lansia
  • Peranan Pencitraan Kedokteran Nuklir pada Demensia Alzheimer
    Peranan Pencitraan Kedokteran Nuklir pada Demensia Alzheimer
  • Lecanemab Memperlambat Penurunan Fungsi Kognitif pada Alzheimer Dini – Telaah Jurnal Alomedika
    Lecanemab Memperlambat Penurunan Fungsi Kognitif pada Alzheimer Dini – Telaah Jurnal Alomedika
  • 5 Obat Baru yang Paling Ditunggu di Tahun 2023
    5 Obat Baru yang Paling Ditunggu di Tahun 2023

Lebih Lanjut

Diskusi Terkait
dr.Peter Fernando
Dibuat 01 September 2023, 18:15
Mnemonic #29 : Gejala Alzheimer
Oleh: dr.Peter Fernando
0 Balasan
M - Memori (daya ingat) MenurunE - Emosi Tidak StabilM - Mengulang-UlangO - Orientasi (waktu /tempat /orang) TergangguR - Reaksi yang Lambat I - Intelektual...
Anonymous
Dibalas 30 Mei 2022, 10:43
Diagnosis Alzheimer dengan nuklir - Kedokteran Nuklir Ask the Expert
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Selamat pagi, ALO dr. Ivana SpKN.. Apakah benar, Alzheimer dapat didiagnosis dini dengan pemeriksaan nuklir? Bagaimana dengan pengobatan Alzheimer?...
dr. Clarissa Elysia
Dibalas 21 September 2019, 21:18
Perbandingan keefektifan kerja obat antara donepezil dengan gingko biloba untuk mengatasi penyakit demensia
Oleh: dr. Clarissa Elysia
8 Balasan
Selamat siang dok, sbenarnya lebih efektif yg mana pnggunaan antara donepezil 1x 5 mg dan gingko biloba 120 mg terhadap progesivitas utk pnyakit...

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.